Connect with us

UTAMA

FGBMFI dan PSMTI Salurkan Bantuan Sembako kepada 600 Lansia di Kupang

Published

on

Tim dari panitia maupun sesepuh FGBMFI dan PSMTI NTT menyerahkan secara simbolis bantuan kepada Wali Kota Kupang, DR Jefri Riwu Kore di ruang kerja Wali Kota.

Kupang, penatimor.com – Pandemi Covid-19 kian berdampak biasnya pada beberapa sendi kehidupan masyarakat.

Segmen yang paling merasakan dampak dari pendemi ini adalah masyarakat menengah ke bawah.

Untuk membantu meringankan beban ekonomi tersebut, maka dua organisasi besar di Provinsi NTT, masing-masing Fullgospel Business Men’s of Fellowship International (FGBMFI) Regional NTT bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) NTT, melakukan aksi bhakti sosial.

Ide ini muncul dari beberapa diskusi panjang di dua organisasi ini, diantaranya pemikiran dari salah satu penggagas kegiatan, yakni Vice Regional President FGBMFI NTT, Krissantus Fulbertus, yang juga salah satu tokoh PSMTI NTT, bahwa saat ini, di tengah pendemi Covid-19, saatnya pengusaha menaruh empati, bukannya mencari untung tetapi berbagi untung kepada mereka yang terdampak. Terutama para janda, duda, buruh dan mereka yang sangat membutuhkan.

Dua tokoh besar dalam organisasi ini, J. Don Putra Gotama sebagai Regional President FGBMFI NTT, dan Hengky Lianto sebagai Ketua PSMTI NTT, memberikan mandat kepada panitia bersama yang dipimpin oleh Leopoldo Anang, dibantu Injo Setiawan dan Djemi Lassa sebagai wakil ketua, Bayu Budiarso sebagai sekretaris dan Yosef Lukman sebagai bendahara, dibantu dr. Andree Hartanto (koordinator logistik), Yusack Benu (koordinator distribusi) bekerja selama sebulan untuk mengumpulkan donasi dari anggota.

Untuk memperlancar pelaksanaan bhakti sosial tersebut, maka Kamis 23 April 2020, tim dari panitia maupun sesepuh FGBMFI dan PSMTI NTT bertemu Wali Kota Kupang, DR Jefri Riwu Kore di ruang kerjanya untuk menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut.

Tim ini terdiri dari Leopoldo Anang (ketua panitia), Alain Niti Sutanto (ketua PSMTI Kota Kupang), serta Yusak Benu dan Andree Hartanto dari FGBMFI NTT, dan Sonny Tamara.

Adapun paket yang akan diserahkan adalah beras, mie instant, sabun mandi, minyak goreng, serta masker.

Paket ini diserahkan secara simbolis kepada Wali Kota, kemudian penyerahan ke setiap penerima, akan dikoordinasikan oleh PSMTI dan FGBMFI NTT dengan lurah terkait.

Dijadwalkan, penyerahan ke lansia penerima akan dilaksanakan pada Jumat dan Sabtu besok. Dan, panitia akan mendatangi setiap penerima di rumahnya, untuk memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran.

Regional President FGBMFI NTT, J. Don Putra Gotama menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk kasih sayang dari sesama warga Kota Kupang.

“Ini adalah sebuah wujud kasih sayang dari kami, sebagai organisasi yang meyakini dan mengimani setiap ajaran dari Yesus Kristus. Dan seperti yang ditekankan oleh Yesus, junjungan kita, bahwa yang terbesar dari semua adalah kasih, sehingga dengan kegiatan kecil ini, kami ingin melakukan mempraktekkan ajaran mulia itu. Kami sadar, bantuan ini sangat sedikit dari yang dibutuhkan. Namun kami memberi dengan harapan, ini sedikit meringankan beban,” tegasnya.

Ada beberapa pihak ikut mengulurkan tangan, seperti Ardian Kristianto, National President FGBMFI.

Ardian adalah pimpinan tertinggi FGBMFI di Indonesia, sehingga Don Putra Gotama memberi penghargaan yang tinggi atas keterlibatan aktif semua pihak yang sudah memberi.

Dia pun mengajak semua pihak untuk benar-benar menerapkan pola hidup sehat, mematuhi protokol kesehatan.

Ketua PSMTI NTT, Hengky Lianto dalam pernyataannya, menegaskan bahwa PSMTI ikut peduli terhadap pembangunan di NTT, dan saat ini yang terjadi adalah dunia dilanda pendemi sehingga PSMTI NTT pun ikut ambil andil. Menyatakan kepeduliannya terhadap masalah kemanusiaan ini.

Senada disampaikan Ketua PSMTI Kota Kupang, Alain Niti Susanto saat pertemuan dengan Wali Kota, menegaskan sejauh ini PSMTI sudah beri andil, seperti PSMTI NTT dan Kota Kupang, membuat aksi tanggap Covid sebagai instruksi PSMTI pusat.

Aksi itu berupa pembagian cairan disinfektan cuma-cuma, sosialisasi di radio, serta bekejasama dengan FGBMFI untuk bhakti sosial dan kedepan, akan ada pembagian 3000 masker gratis kepada warga.

“Dana ini dikumpulkan dari anggota, dengan harapan, sedikit dari bantuan ini meringankan beban masyarakat,” tegasnya.

Leopoldo Anang, ketua panitia pelaksana bersama Yusack Benu menjelaskan bahwa untuk pendataan penerima bantuan, pihak panitia tidak bekerja sendiri melainkan melibatkan lurah sehingga mereka yang menerimanya pun tepat sasaran.

Akan ada tim teknis yang mendistribusikan bantuan ini, sehingga diharapkan sedikit meringankan beban masyarakat.

Bantuan akan diberikan dalam tiga tahap, dan tahap pertama 200 orang penerima. Seluruhnya lansia.

Wali Kota Kupang, DR. Jefri Riwu Kore, saat itu berterima kasih kepada FGBMFI dan PSMTI NTT yang sudah membantu meringankan beban masyarakat.

“Saya atas nama pemerintah kota Kupang, sangat berterima kasih kepada PSMTI dan Fullgospel yang sudah ikut merasakan sepenanggungan dengan kami. Saya bersyukur karena dua organisasi ini sudah ikut peduli. Memang dampak Covid ini sangat besar, sehingga kita alokasikan anggaran yang cukup besar pula. Namun tidak berarti, menyelesaikan masalah. Karena itu kami berharap dukungan ini, meringankan beban masyarakat kami,” tegas Jefri.

Dia menambahkan, selama ini, Fullgospel dan PSMTI sudah banyak membantu baik dalam kerohanian maupun aksi-aksi sosial. Karena itu dia berharap agar kegiatan ini tidak saja berhenti disini melainkan berlanjut.

Untuk diketahui, FGBMFI adalah perkumpulan usahawan Injil Sepenuhnya Internasional yang ada di regional NTT memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung, terlibat dan berpartisipasi dalam upaya-upaya pemerintah pusat maupun daerah untuk memerangi pandemi Covid-19 secara bergotong royong.

Sedangkan PSMTI adalah sebuah paguyuban sosial marga Tionghoa, yang juga organisasi nasional, yang bergerak melakukan kegiatan-kegiatan sosial. (*/wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PENDIDIKAN

Tetap Semangat Sekolah, Bocah Satu Kaki di Kupang Dambakan Kaki Palsu

Published

on

Yessi Ndun, siswa SD di Desa Tuapanaf, RT 006/RW 003, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang rajin ke sekolah walau hanya memiliki satu kaki.
Continue Reading

UTAMA

Pasien Positif Covid-19 di NTT Meningkat, Penambahan di Ende dan Sikka

Published

on

Ilustrasi Covid-19. (net)
Continue Reading

UTAMA

Satlantas Polresta Kupang Bantu Warga Air Bersih, Pelayanan PDAM Dikeluhkan

Published

on

Anggota Satlantas Polres Kupang Kota membagikan air bersih secara gratis kepada masyarakat di Kelurahan Manutapen.
Continue Reading
loading...