Connect with us

HUKRIM

Seorang Honorer Warga RSS Baumata-Kupang Babakbelur Dianiaya di Rumahnya

Published

on

Kapolsek Kupang Tengah Ipda Elpidus Kono Feka.

Kupang, penatimor.com – Seorang honorer di Kupang menjadi korban tindak pidana penganiayaan di rumah nya sendiri.

Kasus penganiayaan ini dengan korban Marsputradi I. Game (27), yang juga warga RSS Baumata, Desa Baumata Barat, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang.

Korban dianiaya di rumahnya, tepatnya RSS Baumata Blok B. No 10, RT 002/RW 002, pada Rabu (8/4/2020), sekitar pukul 19.20 Wita.

Adapun dua orang saksi, masing-masing Andre W. Game (19) seorang mahasiswa dan Martje Balle (53), seorang ibu rumah tangga. Kedua saksi juga merupakan warga Desa Baumata Barat.

Kapolsek Kupang Tengah Ipda Elpidus Kono Feka, ketika dikonfirmasi wartawan via ponsel, Jumat (9/4/2020) petang, membenarkan kasus ini.

Dikatakan Kapolsek, kasus ini berawal sekira pukul 17.30 Wita, ketika korban datang dan diberitahu oleh saksi Andre W. Game bahwa pelaku datang ke rumah mereka dan memukulinya.

Tidak terima, korban lalu keluar menuju teras rumah untuk bertemu dengan terlapor, dengan maksud ingin bertanya ada keperluan apa dan kenapa memukul saksi Andre.

Namun tiba-tiba saja pelaku langsung menyerang, dengan membenturkan keningnya ke wajah korban sehingga mengenai hidung.

Korban juga dipukul pelaku berulang kali di bagian wajah dan kepala menggunakan kepalan tangan.

“Akibat dari pukulan tersebut, pelapor mengalami rasa sakit di telinga kiri, kepala bagian belakang dan memar pada pipi selebah kiri,” sebut Kapolsek.

Atas kejadian tersebut, korban datang melapor ke Polsek Kupang Tengah, Polres Kupang, guna diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Menindaklanjuti laporan korban, Polsek Kupang Tengah telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif kasus penganiayaan tersebut.

Pelaku dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara.

“Korban juga sementara belum bisa diambil keterangan, karena pada waktu datang melapor, masih sakit. Kami juga sudah jadwalkan akan lakukan pemeriksaan pelapor bersama saksi-saksi yang lain pada Sabtu (11/4/2020),” kata Kapolsek Kupang Tengah. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Mantan Kacab Bank NTT Surabaya Dihukum 10 Tahun Penjara, JPU-Terdakwa Banding

Published

on

Sidang virtual dengan agenda pembacaan putusan majelis hakim untuk terdakwa Dedakus Leba di Pengadilan Tipikor Kupang, Jumat (20/11/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kejati NTT Pulihkan Kerugian Negara Rp 128 M, Dikembalikan Seluruhnya dalam Bentuk Uang dan Aset

Published

on

Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim.
Continue Reading

HUKRIM

JPU Kejati NTT Tuntut Siswanto Kodrata Dipenjara 8 Tahun, Bayar Denda Rp 750 Juta

Published

on

Sidang virtual dengan agenda pembacaan tuntutan JPU untuk terdakwa Siswanto Kodrata di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (26/11/2020).
Continue Reading