Connect with us

UTAMA

Polisi Bubarkan Pelantikan Pejabat Politani Kupang

Published

on

Pihak Polsek Kelapa Lima saat membubarkan acara pelantikan pejabat Politani Negeri Kupang, Kamis (2/4/2020).

Kupang, penatimor.com – Aparat keamanan Polsek Kelapa Lima, Polres Kupang Kota menghentikan dan membubarkan kegiatan pelantikan pejabat dan pengambilan sumpah janji jabatan di lingkungan Politeknik Pertanian (Politani) Negeri Kupang, Kamis (2/4/2020).

Langkah tegas ini diambil polisi karena pelantikan pejabat dilakukan ditengah upaya seluruh pihak mengantisipasi virus Corona dan menghindari perkumpulan orang dalam jumlah banyak.

Pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat dipimpin Direktur Politani Negeri Kupang, Ir Thomas Lapenangga, MS., dihadiri sejumlah pejabat Politani Kupang di Aula Study Centre, Kampus Politani Kupang, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Pembubaran dan penghentian acara pelantikan dilakukan Kapolsek Kelapa Lima, AKP Andri Setiawan, SH., SIK., sekitar pukul 10.15 Wita saat pengukuhan oleh rohaniawan pendamping mulai dilakukan kepada pejabat yang baru dilantik.

Delapan pejabat yang dilantik oleh Direktur Politani Kupang masing-masing Melinda RS Moata, SP., MS., PhD., sebagai Wakil Direktur IV Bidang Kerja Sama, Rikka W. Sir, S.Si.,M.Sc., selaku Kepala Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjamin Mutu, Esa Eli Zacharias S.Sos., MSi., sebagai Kepala Bagian Umum dan Keuangan, Philomena G Sada, SE., sebagai Kepala Sub Bagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni.

Berikutnya Robynson WO A Seke, S.Kom., MSc., sebagai Kepala Bagian Akademik Kemahasiswaan dan Perencanaan, Remigius Rangga, STP., sebagai Kepala Sub Bagian Hukum dan Kepegawaian, Yohanes L. Sajo, SH., sebagai Kepala Sub Keuangan dan Krisna Setiwan, SP., MS., sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politani Negeri Kupang.

Ipda Hendro Purnomo, Kanit Binmas mengimbau kepada panitia penyelenggara pelantikan pejabat dan pengambilan sumpah janji jabatan di Politani Kupang agar menghentikan kegiatan tersebut terkait dengan pencegahan virus Covid-19.

Yohanis Yeremias, SPT., MSi., (Wakil Direktur II blBagian Umum dan Keuangan Politani Kupang, beralasan kalau pihak Politani Kupang menyelenggarakan kegiatan sudah melalui prosedur dimana gedung atau aula yang dipakai sudah dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Peserta yang dilantik berjumlah 8 orang dan sudah disiapkan tempat cuci tangan dengan sabun sebelum masuk ruangan serta tetap sesuai SOP dengan menjaga jarak para peserta pelantikan,” ujar Yohanis memberikan alasan.

Pelantikan pejabat dan pengambilan sumpah janji jabatan di Politani Negeri Kupang tetap dilaksanakan berdasarkan SK Direktur Politani Negeri Kupang Nomor 73 tahun 2020 tanggal 1 April 2020 tentang pengangkatan pejabat Politani Negeri Kupang.

Dari 10 mata acara yang ada, hanya digelar tiga acara yakni pembukaan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya diikuti pembacaan SK Direktur Politeknik Pertanian (Politani) Negeri Kupang.

Pada saat pembacaan SK ini, lagi-lagi polisi meminta agar acara tersebut dihentikan. Petugas pun hanya membacakan satu nama pejabat yang dilantik.

Saat pengambilan sumpah/janji oleh direktur dan pengukuhan oleh rohaniawan, polisi pun secara tegas meminta acara dihentikan dan diikuti pihak penyelenggara.

Praktis acara penandatanganan berita acara sumpah/janji jabatan, pelantikan oleh direktur, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, sambutan direktur, doa dan ramah tamah ditiadakan.

Dalam pelantikan acara tersebut tidak mengundang suami atau Istri/pendamping, tamu undangan dan kegiatan dilakukan dalam waktu singkat hanya dalam waktu 15 menit dengan jumlah peserta yang hadir 16 orang dengan tetap menjaga jarak.

Kapolsek Kelapa lima AKP Andri Setiawan, SH., SIK., langsung mengambil alih dengan memberikan imbauan terkait pencegahan terhadap penyebaran Virus Corona (Covid-19).

“Agar segala bentuk kegiatan masyarakat yang mengumpulkan orang banyak untuk sementara ditiadakan sesuai dengan petunjuk dan arahan dari pemerintah,” tegas Kapolsek.

Para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut langsung membubarkan diri dengan keluar satu per satu dan langsung kembali ke rumah masing masing.

Kapolsek mengimbau agar semua pihak taat pada aturan dan imbauan.

“Jangan ada lagi (acara) kumpul-kumpul. Karena (pelantikan) melibatkan banyak orang maka kita bubarkan,” tambah Kapolsek Kelapa Lima. (mel/wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UTAMA

Kajari Rote Ndao Meninggal karena Gula Darah dan Gagal Jantung

Published

on

Kajari Rote Ndao, Indra Hidayanto, SH.,MH.
Continue Reading

UTAMA

In Memoriam Sumral Buru Manoe

Published

on

Sumral Buru Manoe, SH.,MH., semasa hidup.
Continue Reading

HUKRIM

Bagi-bagi Tanah Pemkab Mabar, Penerimanya Oknum Petinggi Pusat, Estimasi Kerugian Rp 3 Triliun

Published

on

Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim.
Continue Reading
loading...