Connect with us

HUKRIM

Berkas Perzinahan Oknum ASN Pemprov NTT Segera Rampung

Published

on

Pasangan selingkuh Petrik Andriyani Umbu Dondu alias Ani (34) dan Falix A. Tiwu Loda alias Adi diamankan di Polsek Oebobo, Selasa (10/3) dinihari.

Kupang, penatimor.com – Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polsek Oebobo, Polres Kupang Kota, segera merampungkan berkas perkara dugaan perzinahan oleh oknum pegawai swasta dan oknum ASN di Badan Kesbangpol Provinsi NTT.

Setelah rampung, penyidik berencana dalam minggu ini akan melimpahkan berkas perkara untuk tahap pertama ke jaksa peneliti Kejari Kota Kupang.

Sebelumnya, kasus perzinahan ini dilaporkan oleh Epen Toelnai, setelah istrinya digerebek oleh Ketua RT 14/RW 01 Kelurahan Liliba beserta warga dan Babinkamtibmas Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo.

Saat digerebek, istri dari Epen Toelnai lagi berduaan dengan pria idaman lain (PIL) nya di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Liliba, (10/3/2020) sekitar pukul 01.15 Wita.

Diketahui, salah satu dari pasangan selingkuh ini sudah menikah, yaitu Patrik Andriyani Umbu Dondu alias Ani (34) yang adalah ASN di Badan Kesbangpol Provinsi NTT. Ani juga sudah memiliki tiga orang anak.

Sedangkan, PIL nya adalah Felix A. Tiu Loda alias Adi (36), belum berkeluarga. Adi juga diketahui sebagai pimpinan di SMS Finance Kupang yang juga warga Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Kecamatan Oebobo.

Pasangan yang bukan suami istri ini digerebek di rumah kontrakan milik Delfi Kiki yang dikontrak oeh Patrik Andriyani Umbu Dondu alias Ani.

Pada saat digerebek oleh warga, Felix A. Tiu Loda alias Adi, sempat melarikan diri dengan cara melompati pagar di samping rumah.

Namun aksi melarikan diri itu berhasil digagalkan. Dia berhasil ditangkap oleh warga.

Kapolsek Oebobo Kompol I Ketut Saba yang dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Mapolsek Oebobo, Rabu (1/4/2020) siang, mengatakan, berkas perkara ini segera dirampungkan dan dilimpahkan ke Kejari Kota Kupang untuk diteliti.

Berkas perkara ini sesuai Laporan Polisi: LP/B/42/III/2020 Sektor Oebobo, (10/3/2020),

“Kedua tersangka dikenakan Pasal 284 KUHP tentang Perzinahan,” kata Kapolsek.

Kedua tersangka menurut Kapolsek, dinilai sangat tidak kooperatif dalam menjalani sanksi wajid lapor yang diberikan oleh penyidik selama proses hukum berjalan. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Halangi Pembentukan Serikat Pekerja, Pengusaha Bisa Dipidana, Ancaman 5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta

Published

on

Peserta hybrid training penguatan kapasitas pemimpin muda serikat di tengah pandemi Covid-19 berpose bersama di Aula Hotel GreeNia Kupang, Sabtu (18/9/2021) petang.
Continue Reading

HUKRIM

AJI Latih Jurnalis di Kupang, Perkuat Kapasitas Pemimpin Muda Serikat Media Saat Pandemi Covid-19

Published

on

Pelatihan penguatan kapasitas pemimpin muda serikat media di tengah pandemi Covid-19 di GreeNia Hotel Kupang, Jumat (17/9/2021).
Continue Reading

HUKRIM

Dramatis, Personel Polair Polda NTT Evakuasi Ibu akan Melahirkan di Pulau Terpencil

Published

on

Personel Dit Polairud Polda NTT saat mengevakuasi ibu hamil yang akan melahirkan di Pulau Messah, Kabupaten Manggarai Barat.
Continue Reading
error: Content is protected !!