Connect with us

UTAMA

25 Calon Babinkamtibmas Latihan Kewilayahan di SPN Kupang dan Kelurahan Nefonaek

Published

on

Calon Babinkamtibmas asal Polres jajaran se-NTT melakukan kegiatan pelatihan kewilayahaan di Kelurahan Nefonaek, Kota Kupang.

Kupang, penatimor.com – Sebanyak 25 anggota polisi pada Polres jajaran di wilayah hukum Polda NTT melaksanakan pelatihan kewilayahan bagi calon Babinkamtibmas di Sekolah Polisi Negara (SPN) Kupang dan Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Pelaksanaan kegiatan latihan kewilayahan berlangsung sejak 15-21 Maret 2020.

Pelatihan kewilayahan ini dengan melaksanakan lima fungsi tugas kepolisian yang menjadi tugas pokok utama dari Mabes Polri.

Berdasarkan telegram dilaksanakan Binmas ada 175 peserta yang mengikuti pelatihan di SPN Kupang.

Sedangkan untuk pelatihan kewilayahan tersebut terdiri dari 25 orang sebagai pengemban fungsi Bimbingan Masyarakat (Bimmas).

Untuk para peserta pelatihan akan ditempatkan Polres-polres kewilayahan terutama di Polda NTT sebagai Babinkamtibmas guna melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Pelatihan ini dipimpin Kepala SPN Polda NTT Kombes Pol. Nanang Putu Burdianto dan Dir Binmas Polda NTT Kombes Pol Drs. Taufiq Tri Atmojo serta pendamping, Ipda Budi Jaya.

Pelaksanaan latihan kewilayahan ini terlaksana berkat bekerja sama SPN dengan pemerintah kelurahan yang ada di Kota Kupang, yaitu Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota Lama dengan melaksanakan kegiatan Dor to Dor Sistem.

Dalam artian bagi para calon Babinkamtibmas dalam pelaksanaan tugas mereka lebih dekat kepada masyarakat.

Sehingga Babinkamtibmas mengedepankan tugas-tugas kepolisian dalam hal pencegahan bidang pidana, kesehatan meliputi DBD dan Covid-19.

Untuk kegiatan Dor to Dor Sistem dilaksanakan hari pertama pada Rabu (18/3) dengan melaksanakan penyuluhan terhadap para masyarakat.

Sedangkan pada Jumat (20/3) dilaksanakan bakti sosial, lenanaman anakan pohon dan pembersihan sampah.

Kegiatan yang dilakukan ini bekerja sama dengan Lurah Nefonaek, Karang Taruna serta para elemen terkait lainnya.

Untuk pelaksanaan kegiatan ini melibatkan seluruh RT yang terdiri dari 22 RT/7 RW dan 25 angggota peserta pelatihan kewilayahan ini merupakan utusan dari 18 Polres jajaran Polda NTT.

Lurah Nefonaek Titus Ratuarat yang diwawancarai, mengaku sangat berterima kasih kepada jajaran kepolisian Polda NTT, dalam hal ini SPN Polda NTT, yang telah memilih Kelurahan Nefonaek untuk dijadikan pusat pelaksanaan berbagai kegiatan.

“Tentunya melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat ini, memberikan dampak positif kepada masyarakat sekaligus mendekatkan hubungan antara polisi dengan masyarakat,” kata Titus Ratuarat.

Sementara, Ketua RT 10/RW 3, Andre Erasmus, mengaku sangat berterima kasih kepada kepolisian yang telah melaksanakan berbagai kegiatan di Kelurahan Nefonaek dengan melibatkan masyarakat dan para elemen yang ada. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UTAMA

Kajari Lembata: Lakukan Hal-hal Sederhana untuk Membangun Kebersamaan

Published

on

Kajari Lembata, Ridwan Sujana Angsar, SH.,MH., dan Ketua IAD Lembata Ny. Melanie Angsar bersama para Kasi dan staf.
Continue Reading

HUKRIM

Direktur Poltek Digugat ke PTUN Kupang

Published

on

Lesly Anderson Lay bersama kliennya saat memberikan keterangan pers di Kupang.
Continue Reading

UTAMA

Polisi di SBD Tertibkan Penggunaan Masker, Pelanggar Dihukum Push Up

Published

on

Beberapa pemuda yang tidak memakai masker dihukum push up oleh aparat Polsek Wewewa Barat, Polres Sumba Barat Daya.
Continue Reading
loading...
error: Content is protected !!