Connect with us

HUKRIM

Polda NTT Selamatkan Uang Negara Rp 1 Miliar, Sidik Money Laundering

Published

on

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Johanes Bangun didampingi oleh Direktur Reskrimsus Kombes Pol Heri Try Mariadi, menunjukkan barang bukti uang yang disita, dalam jumpa pers di ruang Ditreskrimsus Polda NTT, Kamis (12/3/2020) siang tadi.

Kupang, penatimor.com – Penyidik Subdit III Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda NTT menahan delapan tersangka terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan benih bawang merah pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka tahun anggaran 2018.

Selain menahan tersangka, tim penyidik juga menyita barang bukti berupa dua box berisikan dokumen perencanaan, dokumen proses pengadaaan, dokumen pelaksanaan kontrak serta dokumen pembayaran terkait paket pengadaan tersebut.

Tidak hanya itu, penyidik juga menyita 1 unit mobil Honda HRV warna hitam dengan nomor polisi W 1175 VK senilai Rp 400 juta, serta uang tunai sebesar Rp 665.696.000.

Dengan pengungkapan kasus ini, polisi berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 1.065.696.000.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Johanes Bangun didampingi oleh Direktur Reskrimsus Kombes Pol Heri Try Mariadi, dalam jumpa pers di ruang Ditreskrimsus Polda NTT, Kamis (12/3/2020) siang tadi.

Untuk kedelapan tersangka saat ini ditahan di Rutan Polres Kupang Kota selama 20 hari ke depan.

Para tersangka masing-masing, Ir. Yustinus Nahak, M.Si (Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka selaku Pengguna Anggaran), Egidius Prima Mapa Moda (Swasta/Makelar), Severinus Defrikandus Siribien (Swasta/Makelar), Yoseph Klau Berek, A.Pi (Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka selaku Pejabat Pembuat Komitmen), Agustinus Klau Atok (ASN/ selaku Ketua Pokja ULP), Karolus Antonius Kerek (ASN/selaku Sekretaris Pokja ULP), Martinus Bere, SE., (ASN/Kabag ULP Kabupaten Malaka Tahun 2018) dan Simeon Benu (Swasta/Direktur Utama CV. TIMINDO).

Untuk kedelapan tersangka dikenakan Pasal 2 Ayat (1), Pasal 3 dan atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 Ke-1e KUH Pidana.

“Untuk berkas perkara saat ini dalam pemberkasan, dan akan segera dikirim ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Penyidik juga masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (money laundering). (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Halangi Pembentukan Serikat Pekerja, Pengusaha Bisa Dipidana, Ancaman 5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta

Published

on

Peserta hybrid training penguatan kapasitas pemimpin muda serikat di tengah pandemi Covid-19 berpose bersama di Aula Hotel GreeNia Kupang, Sabtu (18/9/2021) petang.
Continue Reading

HUKRIM

AJI Latih Jurnalis di Kupang, Perkuat Kapasitas Pemimpin Muda Serikat Media Saat Pandemi Covid-19

Published

on

Pelatihan penguatan kapasitas pemimpin muda serikat media di tengah pandemi Covid-19 di GreeNia Hotel Kupang, Jumat (17/9/2021).
Continue Reading

HUKRIM

Dramatis, Personel Polair Polda NTT Evakuasi Ibu akan Melahirkan di Pulau Terpencil

Published

on

Personel Dit Polairud Polda NTT saat mengevakuasi ibu hamil yang akan melahirkan di Pulau Messah, Kabupaten Manggarai Barat.
Continue Reading
error: Content is protected !!