Connect with us

HUKRIM

Kasus Penganiayaan Terbanyak Ditangani Polsek Oebobo, Miras jadi Pemicu

Published

on

Kapolsek Oebobo Kompol I Ketut Saba

Kupang, penatimor.com – Selama periode Januari-Februari 2020, Polsek Oebobo, Polres Kupang Kota menerima 40 laporan polisi.

Laporan polisi didominasi kasus pengeroyokan dan kasus penganiayaan. Selain itu ada juga kasus pencurian, penipuan dan pencabulan.

“Dari total 40 laporan polisi, hampir 50 persen nya kasus pengeroyokan dan penganiayaan,” kata Kapolsek Oebobo Kompol I Ketut Saba, ketika diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (5/3) siang.

Menurut Kapolsek, dalam penanganan kasus pengeroyokan dan penganiayaan, diketahui sekitar 90 persen dipicu oleh mengonsumsi minuman keras.

“Awalnya mereka duduk bersama-sama mengonsumsi miras, kemudian dalam perjalanan terjadi ketersinggungan sehingga menjadi pengeroyokan dan penganiyaaan,” kata Kapolsek.

Terkait dengan tingginya kasus pengeroyokan dan penganiayaan, mantan Kapolsek Nunpene, Polres TTU itu mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mempersulit hidup dengan perbuatan melawan hukum, karena akan merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Kita ini sudah hidup susah jangan dibuat tambah susah dengan membuat persoalan yang ujungnya berhadapan dengan hukum,” imbau Kapolsek.

Mantan Kasat Lantas Polres Sumba Barat itu juga meminta kepada semua pihak terkait di suatu wilayah, dalam hal ini Ketua RT/RW dan Lurah, untuk bersama-sama berperan aktif, sehingga situasi Kamtibmas dapat terwujud dengan baik.

Karena menurut dia, kepolisian dalam hal ini jajaran Polsek Oebobo, tidak dapat bekerja sendiri, melainkan semua pihak terkait harus ikut berperan sehingga hal-hal yang tak diinginkan tidak terjadi.

“Jadilah polisi bagi diri sendiri, sehingga dapat terhindar dari tindakan negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain,” imbau Kapolsek Oebobo. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Halangi Pembentukan Serikat Pekerja, Pengusaha Bisa Dipidana, Ancaman 5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta

Published

on

Peserta hybrid training penguatan kapasitas pemimpin muda serikat di tengah pandemi Covid-19 berpose bersama di Aula Hotel GreeNia Kupang, Sabtu (18/9/2021) petang.
Continue Reading

HUKRIM

AJI Latih Jurnalis di Kupang, Perkuat Kapasitas Pemimpin Muda Serikat Media Saat Pandemi Covid-19

Published

on

Pelatihan penguatan kapasitas pemimpin muda serikat media di tengah pandemi Covid-19 di GreeNia Hotel Kupang, Jumat (17/9/2021).
Continue Reading

HUKRIM

Dramatis, Personel Polair Polda NTT Evakuasi Ibu akan Melahirkan di Pulau Terpencil

Published

on

Personel Dit Polairud Polda NTT saat mengevakuasi ibu hamil yang akan melahirkan di Pulau Messah, Kabupaten Manggarai Barat.
Continue Reading
error: Content is protected !!