Connect with us

UTAMA

8 Koli Masker Hendak Dikirim ke Jakarta, Diamankan Polisi di Bandara El Tari Kupang

Published

on

Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana PT Binti, SIK., didampingi Kasat Reskrim Iptu Hasri Manasye Jaha, S.H., dalam jumpa pers di Aula Polres Kupang Kota, sore tadi, Kamis (5/3).

Kupang, penatimor.com – Aparat kepolisian Polres Kupang Kota bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang dan Lanud El Tari Kupang berhasil mengamankan pengiriman delapan koli alat kesehatan jenis masker.

Delapan koli masker yang akan dikirim ke Jakarta itu diamankan di cargo pengiriman Bandara El Tari, Adi Sucipto Kupang, Kamis (5/3/2020) siang tadi.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana PT Binti, SIK., didampingi Kasat Narkoba AKP Nofi Posu, SH.,SIK., dan Kasat Reskrim Iptu Hasri Manasye Jaha, S.H., dalam jumpa pers di Aula Polres Kupang Kota, sore tadi.

Dijelaskan Kapolres, dengan diamankan delapan koli alat kesehatan jenis masker ini, pihaknya masih akan melakukan permintaan klarifikasi baik kepada pengirim maupun penerima.

Sehingga apabila tidak menyalahi aturan atau melakukan penimbunan alat kesehatan jenis masker atau alat septik, maka polisi akan mengembalikan kepada pihak penyedia jasa pengiriman.

Namun menurut Kapolres, apabila menyalahi aturan tentang perdagangan, maka polisi akan melakukan proses hukum lebih lanjut sesuai dengan Undang-Undang Perdagangan tentang alat kesehatan.

“Tetapi kalau tidak menyalahi aturan perdagangan, maka akan kami kambalikan kapada pemiliknya,” kata Kapolres.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Kupang untuk tidak panik dan harus menyikapi berbagai informasi dengan benar.

“Masyarakat agar dapat menginformasikan kepada kami tentang adanya tindakan penimbunan atau penjualan alat kesehatan, khususnya masker dan alat septik lain nya, dimana untuk harga jualnya di luar nilai kewajaran yang sudah ditetapkan,” tandas Kapolres.

Informasi yang dihimpun wartawan, diketahui pengirim delapan koli masker tersebut adalah salah satu apotek di Kota Kupang.

Penelusuran wartawan, kelangkaan masker di Kota Kupang sudah terjadi sejak sebulan terakhir.

Sumber tepercaya dari salah satu apotik di Kupang menyebutkan, sejak bulan November 2019, pihaknya sudah tidak lagi memasok masker karena terjadinya kenaikan harga yang signifikan. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Seorang Karyawati SPBU di Kupang Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga Dibunuh

Published

on

Berdy Susanti Gabriel (30), karyawati salah satu SPBU di Kota Kupang ditemukan tidak bernyawa di pinggir jalan, Senin (26/10).
Continue Reading

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading
loading...