Connect with us

HUKRIM

Siswi SMA di Kupang Nyaris Dinodai Tukang Ojek

Published

on

Ilustrasi (NET)

Kupang, penatimor.com – UM, siswi SMA di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, luput dari aksi pemerkosaan yang hendak dilakukan seorang tukang ojek.

Peristiwa nahas ini dialami gadis remaja berusia 17 tahun itu sekira pukul 10.00, Jumat (28/2) pada sebuah lahan kosong di wilayah Takari. Saat itu UM baru saja pulang sekolah.

Pelaku kemudian teridentifikasi bernama Rinto Lette, dan kini ditahan di Mapolsek Takari.

Korban UM berhasil lolos dan melarikan diri sembari meminta pertolongan warga sekitat tempat kejadian perkara.

Paur Humas Polres Kupang, Aipda Randy Hidayat yang dikonfirmasi wartawan, Minggu (1/3), membenarkan.

Kasus ini berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B/11/II/2020/ Polsek Takari, tanggal 28 Februari 2020.

“Pelaku diamankan bersama barang bukti satu unit sepeda motor merek Honda Revo Fit. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan,” kata Randy.

Dijelaskan, kejadian pencabulan itu berawal saat korban UM yang baru pulang dari sekolah dengan menumpang mobil pikap dan turun di persimpangan untuk menuju rumahnya.

Usai turun dari mobil pikap, korban UM kemudian berjalan kaki. Sekira 200 meter jalan kaki, tiba-tiba datang pelaku dari arah belakang korban sambil mengendarai sepeda motor merek Honda Revo Fit. Saat itu, pelaku Rinto Lette menawarkan jasa tumpangan ke korban UM.

“Jadi, setelah diajak untuk diantar ke rumah oleh pelaku Rinto Lette, korban langsung menumpang tanpa ada rasa curiga,” ujarnya.

Di perjalanan, pelaku kemudian berbelok arah ke lahan kosong. Korban kemudian bertanya ke pelaku, “Mau pi (pergi) ke mana”. Pelaku kemudian menjawab “Disini sa (saja) bercerita sebentar,”.

Di lahan kosong tersebut, korban hendak melarikan diri. Namun pelaku langsung menangkap korban dan membanting korban ke tanah.

Pelaku kemudian berusaha melepas pakaian korban. Namun korban terus berusaha menghentikan aksi pelaku dengan cara mencakar leher pelaku.

“Tunggu ko beta (saya) buka sepatu dulu. Nanti balompor (berlumpur),” kata Randi Hidayat mengulangi kata-kata korban ke pelaku.

Karena itu maka pelaku mengiyakan permintaan korban. Korban kemudian menyerahkan tas dan sepatunya ke pelaku.

Korban akhirnya berhasil melarikan diri sambil berteriak minta tolong ke penduduk sekitar.

Oleh penduduk sekitar, korban kemudian diselamatkan. Sementara pelaku berhasil melarkian diri namun akhirnya diringkus aparat Polsek Takari. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

JPU Kejati NTT Ingin Loe Mei Lien Dihukum 18,5 Tahun Penjara

Published

on

Sidang virtual dengan agenda pembacaan tuntutan JPU untuk terdakwa Loe Mei Lien di Pengadilan Tipikor Kupang, Rabu (25/11/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Total Tuntutan Hukuman untuk Wilyam Kodrata Capai 17 Tahun Penjara

Published

on

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan JPU untuk terdakwa Wilyam Kodrata di Pengadilan Tipikor Kupang, Rabu (25/11/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Usut Kasus Penganiayaan dengan Senjata Tajam di depan RS Dedari Kupang, Polisi Periksa Saksi Tambahan

Published

on

Kasat Reskrim Iptu Hasri Manasye Jaha, SH.
Continue Reading