Connect with us

UTAMA

Dua Pantai di Pulau Semau Akan Menjadi Destinasi Pariwisata Baru di NTT

Published

on

Dandim 1604-Kupang Kolonel Ahr. I Made Kusuma Dhyana Graha, S.IP, Danlantamal VII Kupang Laksmana I.G. Kompiang Aribawa, Kepala KPW Bank Indonesia NTT I Nyoman Ariawan Atmaja dan Kepala Dinas Pariwisata NTT Dr. Wayan Darmawan, M.T., berpose bersama dengan pemerintah dan masyarakat di Semau Selatan.

Kupang, penatimor.com – Memiliki potensi pariwisata yang menjanjikan, dua desa di Kecamatan Semau Selatan, Kabupaten Kupang, akan dijadikan desa pariwisata.

Dua obyek wisata dengan panorama yang indah adalah Pantai Liman di Desa Uitiuh Tuan dan Pantai Laen Ana di Desa Lekean.

Kunjungan ke obyek wisata ini diikuti oleh Dandim 1604-Kupang Kolonel Ahr. I Made Kusuma Dhyana Graha, S.IP, Danlantamal VII Kupang Laksmana I.G. Kompiang Aribawa, Kepala KPW Bank Indonesia NTT I Nyoman Ariawan Atmaja dan Kepala Dinas Pariwisata NTT Dr. Wayan Darmawan, M.T.

Kedatangan rombongan pejabat ini disambut hangat oleh Kepala Desa Outiuan Samuel Lasi, Kepala Desa Leakaen Stefanus Patola, Plt Camat Semau Selatan Dominggus Liman, pemilik tanah Daud Susang, pemuda kedua desa dan warga masyarakat setempat, Sabtu (8/2/2020).

Plt Camat Semau Selatan Dominggus Liman, pada kesempatan itu, mengucapkan terima kasih atas kunjungan tersebut.

Harapannya, para pejabat yang hadir dapat membantu mengangkat potensi pariwisata yang ada di desa ini.

Untuk menunjang berbagai potensi yang ada, menurut Dominggus tentunya berkaitan erat dengan pembangunan infrastruktur yang belum baik.

Sehingga diharapkan adanya perhatian dari stakeholder yang menjadi mitra dari warga di desa ini.

“Bukan saja potensi wisata, tetapi ada juga potensi lain yang dikelola secara baik yaitu pertanian dan peternakan,” sebut Dominggus.

Sementara, Kadis Pariwisata Provinsi NTT, Dr. Wayan Darmawan, M.T., menjelaskan bahwa Pemprov NTT melalui Gubernur NTT telah membangun konten melalui kerja sama Dinas Pariwisata dengan Pokmas yang akan dikelola pemerintah desa.

Oleh sebab itu menurut Wayan, harus ada perhatian secara baik. Pasalnya, Gubernur NTT telah menetapkan destinasi wisata, sehingga ke depannya akan ada kunjungan wisatawan di dua desa ini dan tentunya pembangunan akan berjalan banyak di wilayah tersebut.

Wayan juga berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam mengembangkan segala potensi yang ada.

“Akan ada dukungan dari Dandim, Danlantamal dan Kepala BI dalam membenahi desa ini menjadi lebih baik,” imbuhnya.

Dijelaskan, pembangunan konten ini bertujuan untuk kepentingan masyarakat melalui pemerintah desa yang akan dikelola oleh Bumdes.

“Sementara itu pendapatan nya nanti akan dimasukkan ke Pemerintah Desa,” jelas Wayan.

Dia juga meminta agar dilakukan penataan tempat wisata, serta gerakan gotong-royong pembersihan lokasi kedua pantai tersebut.

Selain itu juga gerakan penanaman dengan memanfaatkan lahan kosong milik masyarakat.

“Tujuan kami ini, menyampaikan bahwa konten itu bukan milik Provinsi NTT melainkan milik masyarakat. Kita akan bangun gerbang masuk ke desa ini. Kemudian ada festival kebudayaan,” katanya.

Sementara, Dandim 1604/Kupang, Kolonel Ahr. I Made Kusuma Dhyana Graha, S.Ip., mengatakan bahwa perlunya upaya meningkatkan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat yang ada di Pulau Semau.

“Ketika awal saya melakukan kunjungan ke sini, saya melihat bahwa potensi di Pulau Semau sangat luar biasa dengan memiliki sumber daya alam, khususnya pariwisata, sehingga untuk membangun ini kita tidak dapat bekerja sendiri, sehingga membangun kerja sama dengan Bank Indonesia, Dinas Pariwisata dan Lantamal VII,” ujar Dandim.

Harapannya, kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa tersebut dapat terwujud.

“Karena kami juga mendukung program pemerintah Provinsi NTT dalam hal ini Gubernur NTT yang fokus dalam pengembangan potensi pariwisata,” sebut Dandim.

Sementara, Danlantamal VII Kupang Laksmana I.G. Kompiang Aribawa, mengaku telah dua kali mendatangi Pulau Semau dengan melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat.

Menurut Danlantamal, untuk membangun sebuah daerah yang berkualitas tentunya harus memperhatikan kondisi kesehatan yang baik.

“Saya melihat potensi pariwisata di sini sangat baik, jika dikembangkan secara baik dan mendukung pengembangan potensi pariwisata di Semau,” kata Danlantamal.

“Hal ini tidak terlepas dari keinginan masyarakat di sini yang memiliki semangat dalam bergandengan tangan membangun destinasi pariwisata yang ada di Desa Uitiuh Tuan dan Desa Lekean,” sebut dia.

Ditambahkan, sebelum wisatawan datang nanti ,TNI yang akan hadir duluan untuk melaksanakan kerja bakti di tempat destinasi wisata ini. Desa Uitituan ini akan ditata menjadi kota kecil pariwisata di Pulau Semau.

“Oleh sebab itu marilah kita bekerja sama serta saling gotong-royong dalam membangun destinasi wisata di Pantai Liman,” ajak Danlantamal.

Kepala KPW Bank Indonesia NTT I Nyoman Ariawan Atmaja, mengatakan, Desa Uitituan dan Desa Lakean akan menjadi desa wisata, karena Bank Indonesia akan mendukung setiap desa pariwisata.

Menurut Nyoman, pariwisata tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ditopang secara baik oleh sektor ekonomi, peternakan, pertanian dan budaya lokal.

Harapannya agar mengembangkan ekonomi kreatif sehingga bagaimana membangun SDM yang akan menjadi modal utama dalam pengembangan pariwisata.

“Kemudian event atau budaya juga harus disuguhkan. Infrastruktur jalan juga harus menjadi faktor pendukung. Selain itu faktor lingkungan juga harus diperhatikan yaitu bagaimana mengelola sampah secara baik. Bank Indonesia akan mensuport dalam bersinergi membangun desa pariwisata,” sebut Nyoman.

Setelah melakukan diskusi bersama di dua desa itu, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan dua lokasi tempat wisata yang berada di wilayah Kecamatan Semau Selatan. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UTAMA

VIRAL! Video Seorang Pria di NTT Digantung Kepala di Bawah, Ibu Korban Minta Keadilan

Published

on

Seorang pria dihukum dengan cara digantung kepala di bawah.
Continue Reading

LIFESTYLE

HUT Ke-3 Kupang Max Owner, Lakukan Bansos di 3 Kabupaten

Published

on

Keluarga besar Motor Kupang Max Owner.
Continue Reading

UTAMA

Komodo Halangi Truk, Ansy Lema: KLHK adalah Pengawal Konservasi TNK, Bukan Pemberi Izin

Published

on

Seekor Komodo menghalangi truk pembawa muatan untuk pembangunan model Jurassic Park yang kini dilakukan Kementerian PUPR di Pulau Rinca.
Continue Reading
loading...