Connect with us

UTAMA

Gubernur VBL: Program Nasional di NTT Harus Didukung, ASN Harus Netral

Published

on

Gubernur VBL saat memimpin apel bersama di halaman gedung Sasando Kantor Gubernur di Jalan El Tari 52 Kupang, Senin (3/2/2020).

Kupang, penatimor.com – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meminta kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi NTT untuk mendukung dua program nasional yang ada di Provinsi NTT.

“Saya minta kita semua dukung Program Nasional yang ada di NTT yakni Sensus Penduduk tahun 2020 dan Pemilihan Kepala Daerah di sembilan kabupaten yang ada di NTT,” tandas Gubernur VBL saat memimpin apel bersama di halaman gedung Sasando Kantor Gubernur di Jalan El Tari 52 Kupang, Senin (3/2/2020).

Ikut hadir Wagub NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM, Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Ben Polo Maing, dan seluruh pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT serta ratusan ASN juga sejumlah ASN yang akan memasuki masa purna tugas diantaranya Drs. Sinun Petrus Manuk (mantan Kadis PMD NTT), Dra. Sisilia Sona (mantan Kadis Kop, Nakertrans NTT, dan Karo Umum Drs. Hali Lanan Elias).

Data Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT menyebutkan ada 125 ASN yang purna tugas terhitung Januari sampai dengan Maret 2020 yang terdiri dari golongan IV sebanyak 53 orang, golongan III sebanyak 64 orang, golongan II sebanyak 7 orang dan golongan I sebanyak 1 orang.

Sementara, Sensus Penduduk, sebut Gubernur VBL harus didukung agar bisa diketahui populasi penduduk baik di Indonesia maupun di Provinsi NTT.

“Kita harus terlibat secara aktif. Sehingga kita tahu populasi penduduk di NTT maupun di Indonesia. Sekarang populasi penduduk di dunia sebanyak 7,7 miliar orang,” ucap Gubernur VBL.

ASN Harus Netral

Pada bagian lain arahannya, Gubernur VBL meminta kepada seluruh jajaran ASN untuk bersikap netral dalam menyikapi konstelasi Pilkada di sembilan kabupaten di NTT.

“ASN harus netral,” tegas Gubernur dan menambahkan, “memang tadi pagi saya baca di media ada tiga daerah yang dikategorikan merah atau rawan.”

Sebagaimana diketahui sembilan kabupaten yang melaksanakan Pilkada antara lain Malaka, Belu, TTU, Ngada, Manggarai, Manggarai Barat, Sabu Raijua, Sumba Timur dan Sumba Barat.

Sedangkan tiga daerah yang dianggap rawan sesuai catatan pihak kepolisian antara lain TTU, Manggarai dan Sumba Barat. (*/ani)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Sidang Jonas Salean, JPU Dinilai Belum Bisa Buktikan Status Kepemilikan Tanah

Published

on

Tim Penasehat Hukum terdakwa Jonas Salean memberikan keterangan kepada awak media di Pengadilan Tipikor Kupang.
Continue Reading

PILKADA

APMS dan Kelompok Pengecer BBM di Sabu Raijua Dukung Pilkada Damai, Hindari Hoax dan Isu SARA

Published

on

Agen Premium Minyak Solar (APMS) dan kelompok pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Sabu Raijua mendukung pemilihan kepada daerah (Pilkada) Damai pada 9 Desember 2020 mendatang.
Continue Reading

UTAMA

Kisah Sedih Tiga Kakak Beradik di Kupang yang Idap TBC Tulang

Published

on

Darius Lolu (21), Eston Lolu (15) dan Kian Lolu (10) pasrah di rumah sambil dirawat seadanya oleh kakak mereka, Marta Lolu.
Continue Reading