Connect with us

UTAMA

Tawuran Susulan Mahasiswa Undana Kian Memanas, Fasilitas Kampus Dirusak

Published

on

Aksi tawuran kelompok mahasiswa FKIP dan FST Undana. Kedua kelompok terlibat saling lempar di lingkungan kampus, Senin (14/10) siang.

Kupang, penatimor.com – Aksi tidak terpuji kembali dipertontonkan mahasiswa Undana Kupang yang menyatakan dirinya kaum intelektual.

Bagaimana tidak, tawuran dua kelompok mahasiswa yang sebelumnya telah dilerai pihak pimpinan masing-masing fakultas, kembali berlanjut.

Bahkan tawuran susulan antara kelompok mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan Fakultas Sains dan Teknik (FST) Jurusan Mesin ini kian memanas.

Tawuran susulan ini kembali terjadi di dalam lingkungan kampus Undana Kupang di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, sekitar pukul 14.00 wita, Senin (14/10).

Informasi yang dihimpun wartawan, menyebutkan, bentrokan ini terjadi saat sekelompok mahasiswa Jurusan Teknik Mesin FST Undana ke kantin dekat kampus FKIP Undana.

Setelah mendapat informasi dari pihak kampus Undana bahwa tawuran kembali terjadi, pihak Polsek Kelapa Lima dipimpin Kapolsek Kelapa Lima AKP Andri Setiawan, SH., SIK., langsung mendatangi lokasi tawuran.

Setelah anggota Polsek Kelapa Lima tiba di lokasi kejadian, langsung melakukan koordinasi dengan pihak kampus yakni seorang Satuan Pengaman Kampus (SPK), Bambang Lopo (44).

Bambang Lopo mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi lagi, berawal dari pelemparan batu oleh mahasiswa FKIP ke arah mahisiswa FST yang saat itu berada di kantin.

Dengan adanya lemparan itu, jelas Bambang Lopo, mahasiswa FST langsung melakukan aksi dengan membalas lemparan, maka terjadi aksi saling lempar dan saling kejar kejaran antar kedua kelompok mahasiswa.

Atas kejadian tersebut maka para Dekan dan pihak Satuan Pengamanan Kampus langsung membubarkan aksi tersebut.

“Para mahasiswa, khususnya mahasiswa FST berkumpul di aula kampus dan mendapat pengarahan dari Dekan,” sebut Bambang Lopo.

Sementara itu, Kapolsek Kelapa Lima AKP Andri Setiawan dan Danramil Kota Kupang, Hardjito menyambangi kampus FST dan FKIP Undana.

Di hadapan puluhan mahasiswa di kedua kampus, dalam kesempatan yang berbeda, kedua perwira TNI dan Polri ini menyerukan untuk menghentikan aksi kekerasan di kampus.

Mereka mengimbau agar mahasiswa berkonsentrasi menyelesaikan kuliah dan menjadi kaum intelek yang menjadi harapan bangsa serta menghindari kekerasan dan aksi anarkis.

Akibat tawuran dan aksi saling lempar ini mengakibatkan sejumlah fasilitas di kampus FKIP dan FST Undana rusak dan kaca gedung kampus pecah.

Pihak Satuan Pengamanan Kampus juga berhasil mengamankan tiga orang mahasiswa dan diserahkan kepada Purek III untuk mendapat pembinaan secara internal.

Kapolsek Kelapa Lima juga sudah menurunkan anggota nya dan menjamin keamanan di kedua kampus ini akan kondusif dan polisi terus melakukan penjagaan hingga kondisi benar-benar normal kembali. (wil)

Loading...


Loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Polo Maing Mengakui, Lebu Raya Membantah

Published

on

Mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Sekda NTT Ben Polo Maing saat menjadi saksi di sidang perkara dugaan korupsi proyek NTT Fair di Pengadilan Tipikor Kupang, Senin (11/11).
Continue Reading

EKONOMI

Bank NTT Buka Seleksi Calon Pegawai, Simak Persyaratannya

Published

on

Logo Bank NTT
Continue Reading

UTAMA

Jasa Raharja NTT Beri Santunan kepada Ahli Waris Korban Lakalantas di Kupang

Published

on

Penyerahan santunan kepada ahli waris korban Irwan Bing Chrisianto.
Continue Reading
Loading...




Loading…

error: Content is protected !!