Connect with us

UTAMA

Ayah Korban Gantung Diri di Kupang Ternyata Napi Pembunuhan Istri Sendiri

Published

on

Aparat kepolisian mengevakuasi mayat Yohanis Sinaga yang ditemukan tewas gantung diri, Senin (14/10).

Kupang, penatimor.com – Aparat kepolisian Polsek Oebobo telah melakukan olah TKP dan identifikasi terkait kematian Yohanis Sinaga (14), remaja yang ditemukan tewas gantung diri di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Senin (14/10).

Kapolsek Oebobo Kompol I Ketut Saba yang dikonfirmasi wartawan, Senin (14/10) petang, mengatakan, dari hasil olah TKP, diketahui korban murni bunuh diri.

“Dari hasil olah TKP, korban bunuh diri.
Korban diperkirakan sudah dua hari meninggal,” kata Kapolsek.

Kapolsek juga menyebutkan bahwa ibu korban sudah meninggal, dan ayahnya sementara menjalani masa hukuman sebagai narapidana di Lapas Kelas 2A Kupang.

Tulisan yang ditinggalkan korban Yohanis Sinaga.

Ternyata, ayah korban dipidana penjara karena membunuh ibu kandung korban.

Diketahui juga kalau korban bersekolah di SMPN 9 Kupang (bukan SMPN 13 Kupang).

Ayah korban bernama Antonius Sinaga diketahui membunuh istrinya atau ibu kandung korban Yance Sunis yang juga warga RT 04/RW 01, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang pada Senin (29/10/2012) silam. Jenasah Yance kemudian dikuburkan di samping rumah pelaku.

Terungkapnya kasus pembunuhan itu setelah anak korban bernama Nanda, menceritakan tentang menghilangnya Ny. Yance Sunis Sinaga kepada kaka kandung korban Ny. Yosina Sunis.

Seperti yang diceritakan Nanda bahwa ibunya sudah menghilang dari rumah sejak tanggal 29 Oktober 2012 dan belum kembali.

Hilangnya Ny. Yance Sunis Sinaga, sempat ditanyakan oleh Nanda kepada ayahnya Antonius Sinaga (pelaku-red).  Namun pelaku, malah meminta anaknya tidak mencari ibunya karena korban sudah pergi dan tidak akan kembali lagi.

Nanda juga mencurigai adanya bau tak sedap dari dalam lubang yang baru digali oleh pelaku yang hendak peruntukan untuk WC.

“Setelah Nanda menceritakan hal itu lalu dikaitkan dengan munculnya bau tak sedap dari dalam lubang sehingga kami memberanikan diri melaporkan kasus hilangnya korban ke Polres Kupang Kota dan meminta menggali lubang sumber bau tersebut,” kata Ny. Yosina Sunis kepada wartawan di tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (20/11/2012).

Aparat Kepolisian dari Polres Kupang Kota dibantu warga disekitar lokasi kejadian, langsung membongkar lubang sedalam satu meter yang telah ditutup dengan cor semen. Setelah dibongkar ditemukan tubuh korban Ny. Yance Sunis Sinaga yang sudah dalam kondisi membusuk.

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja berusia 14 tahun di Kota Kupang ditemukan tewas gantung diri di dalam rumah kosong dan meningalkan surat wasiat.

Teridentifikasi korban bernama Yohanis Sinaga, warga Jalan Amanuban, Kelurahan Oebufu, salah satu siswa SMP Negeri 9 Kota Kupang.

korban di temukan tewas diRumah kosong milik keluarga korban yang sudah tidak di tempati di lokasi RT 03 Rw 01 kelurahan Oebufu kecamatan Oebobo

Korban adalah anak bungsu dari 4 bersaudara. Ibu korban sudah meninggal dunia, sedangkan ayahnya lagi mendekam di penjara.

Korban bersama empat saudaranya tinggal bersama keluarga Nahor Detakaep, yang adalah bapa besarnya.

Korban pertama kali ditemukan oleh Christofel Key (57) sekitar pukul 09.30 Wita.

Christofel pada saat itu melintas di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengembala kambing.

Di saat melintasi TKP, Christofel mencium ada aroma tidak sedap menyengat dan ada banyak lalat di dalam rumah korban. Setelah dilihat ada sosok mayat pria yang tergantung.

Melihat korban yang sudah meninggal dunia, Christofel Key langsung melaporkan kejadian itu ke petugas Babinkantibmas di kelurahan setempat.

Polisi juga menemukan surat wasiat yang dibuat korban, sebelum melakukan bunuh diri.

Atas laporan warga tersebut pihak Polsek Oebobo berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Kupang Kota untuk mengevakuasi korban.

Jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly untuk dilakukan autopsi. (wil)

Loading...


Loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Polo Maing Mengakui, Lebu Raya Membantah

Published

on

Mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Sekda NTT Ben Polo Maing saat menjadi saksi di sidang perkara dugaan korupsi proyek NTT Fair di Pengadilan Tipikor Kupang, Senin (11/11).
Continue Reading

EKONOMI

Bank NTT Buka Seleksi Calon Pegawai, Simak Persyaratannya

Published

on

Logo Bank NTT
Continue Reading

UTAMA

Jasa Raharja NTT Beri Santunan kepada Ahli Waris Korban Lakalantas di Kupang

Published

on

Penyerahan santunan kepada ahli waris korban Irwan Bing Chrisianto.
Continue Reading
Loading...




Loading…

error: Content is protected !!