Connect with us

HUKRIM

Kakek 61 Tahun di Kupang Cabuli Sejumlah Bocah Tetangganya

Published

on

RB alias G (61) seorang duda di Jalan Jambu Kelurahan Naikoten I Kecamatan Kota Raja Kota Kupang, Jumat (4/10).

Kupang, penatimor.com – RB alias G (61) seorang duda di Jalan Jambu Kelurahan Naikoten I Kecamatan Kota Raja Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mencabuli sejumlah bocah di sekitar tempat tinggalnya.

Ada sekitar 5 orang bocah berusia 9 tahun menjadi korban pencabulan RB alias G yang saat ini tinggal sebatang kara di rumahnya.

Sasaran nya tidak saja bocah perempuan namun juga beberapa bocah pria usia 9 tahun menjadi korban pencabulan pelaku yang pernah menikah dan ditinggal pergi sang istri nya.

Dari 5 orang korban, 2 orang korban mengadukan ke orangtua nya dan dilaporkan ke polisi di Polsek Oebobo.

Kapolsek Oebobo, Kompol Ketut Saba yang dikonfirmasi, Jumat (4/10/2019) membenarkan hal tersebut.

“Ada 2 orang korban yang sudah melaporkan kasus ini karena dicabuli pelaku,” ujar Kapolsek Oebobo.

Dalam pengakuannya korban mengaku sudah berulang kali dicabuli pelaku di rumah pelaku.

Pelaku memanggil para korban yang sedang bermain karena rumah para korban berdekatan dengan rumah pelaku.
Selanjutnya pelaku menarik paksa para korban ke dalam rumah dan mulai mencabuli korban secara bergantian.

“Pelaku mencium korban, meraba-raba tubuh korban, meremas dada korban dan memasukkan jari ke kemaluan korban,” tandas Kapolsek Oebobo.

Dalam sehari, pelaku bisa hingga 3 kali
mencabuli para korban baik secara bersamaan maupun sendiri-sendiri.

Setiap selesai mencabuli korban, pelaku selalu mengancam agar korban tidak menceritakan kepada orangtua para korban.

Agar ancaman nya dilaksanakan maka pelaku selalu memberi korban masing-masing uang Rp 1.000.

Belakangan Melati yang merupakan sosok periang malah menjadi pendiam dan banyak merenung.

Orangtua Melati curiga dengan perubahan sikap korban sehingga ibu korban menanyakan Melati.

Melati secara polos menyampaikan apa yang dialami selama ini. Ia mengaku dicabuli pelaku beberapa kali.

Orangtua korban OVA yang mendengar pengakuan Melati juga mengungkapkan hal yang sama kalau OVA pun menjadi korban pencabulan pelaku.

Orangtua para korban kemudian melaporkan kasus ini ke polisi di Polsek Oebobo. Rupanya ada 3 anak lainnya yang juga menjadi korban dan belum melaporkan.

Pelaku diketahui mencabuli bocah wanita dan juga bocah pria.

Untuk melengkapi berkas perkara, penyidik Polsek Oebobo melakukan visum terhadap korban di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang dan terbukti kalau korban sudah berulang kali dicabuli pelaku.

“Pelaku menarik paksa korban dan memaksa korban membuka celana kemudian mencabuli korban,” tambah Kapolsek Oebobo.

Pelaku melakukan aksi bejat nya ini hanya kepada anak-anak dilingkungan sekitar tempat tinggalnya yang berusia sebaya dengan korban.

Pelaku diketahui pernah menikah namun sudah ditinggal pergi sang istri tanpa alasan yang jelas. Selama ini pelaku tinggal sendiri di rumahnya.

Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi dan para korban serta akan memanggil pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (mel)

Loading...


Loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Tak Bayar Premi BPJS Naker 51 Karyawan Sejak Februari 2018, Manajemen Hotel Sasando Dipolisikan

Published

on

Kasat Reskrim Iptu Bobby Mooynafi
Continue Reading

HUKRIM

Awalnya Dilaporkan Hilang, Siswi SMP di Kupang Ini Ditemukan Sudah Hamil

Published

on

Kasat Reskrim Iptu Bobby Mooynafi
Continue Reading

HUKRIM

Hamili Anak Tiri di Kupang, Anwar Tasib Ditangkap di TTS

Published

on

Anwar Tasib, tersangka kasus dugaan pencabulan saat diamankan di Mapolres Kupang Kota, Kamis (17/10).
Continue Reading
Loading...




Loading…

error: Content is protected !!