Connect with us

HUKRIM

Jenazah Bocah Kembar Korban Pembunuhan di Kupang Dimakamkan

Published

on

Pemakaman jenazah bocah kembar korban pembunuhan di Kupang.

Kupang, penatimor.com – Penyidik Sat Reskrim Polres Kupang Kota terus mendalami kasus dugaan pembunuhan dua anak kembar.

Jenazah korban tewas, Angga Masus (5) dan Anggi Masus (5) telah dimakamkan di Desa Lelogama, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang.

Sedangkan ibu korban Dewi Regina Anu (24) masih dirawat intensif di RSUD S.K. Lerik Kupang, pasca menjalani operasi atas luka yang diderita di bagian leher dan perut.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Bobby Jacob Mooynafi didampingi Kanit PPA Bripka Bregitha Usfinit, di ruang kerja nya, Senin (9/9) siang, mengatakan, selain mendalami penyelidikan, pihaknya juga menunggu hasil autopsi dokter forensik RSB Titus Uly terhadap kedua mayat bocah malang tersebut.

“Ibu Dewi Regina Anu masih dalam pemulihan pasca operasi yang dilakukan dokter di RSUD S.K. Lerik,” kata Kasat Bobby.

Dalam penyelidikan kasus ini, lanjut Bobby, telah diperiksa lima orang saksi.

Penyidik juga masih mendalami dan akan meng-cross chek keterangan para saksi yang ada, seperti saksi yang bersama dengan suami korban waktu mendobrak pintu rumah untuk masuk ke dalam.

“Kita juga sampai saat ini belum bisa mengambil keterangan dari ibu Dewi Regina Anu, karena kita masih menjaga kesehatannya agar pulih guna diambil keterangan agar bisa terang proses penyelidikan ini,” jelas Kasat.

“Kita masih menunggu hasil autopsi agar hasil penyelidikan perkara ini bisa terang, sehingga kita bisa tahu apakah ini korban pembunuhan dari orang lain atau ibunya dalam upaya bunuh diri setelah melakukan pembunuhan kedua anaknya,” lanjut dia.

Untuk merampungkan penyelidikan, setelah menghimpun keterangan para saksi yang sudah diperiksa, penyidik juga akan memanggil beberapa saksi lagi untuk diambil keterangan.

“Kita juga minta doa, agar pemulihan ibunya pasca operasi berjalan dengan cepat dan kita bisa mendapat petunjuk untuk merampung parkara ini,” jelas mantan Kasat Reskrim Polres Sikka ini. (wil)

Loading...


Loading...
Loading...

HUKRIM

Gadis Penganiaya Ibu Kandung di Kupang Minta Maaf, Terancam 5 Tahun Penjara, Kapolres: Proses Hukum Berlanjut

Published

on

TH memeluk ibundanya sembari meminta maaf di hadapan penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Kupang, Kamis (27/2).
Continue Reading

HUKRIM

Terpidana NTT Fair Barter Yusuf Bayar Denda Rp 200 Juta

Published

on

Keluarga terpidana Barter Yusuf menyerahkan uang pembayaran pidana denda dan diterima jaksa eksekutor Kejati NTT S. Hendrik Tiip, SH., di kantor Kejati NTT, Kamis (27/2).
Continue Reading

HUKRIM

Banyak Kasus Kematian Tidak Wajar Warga NTT Menjadi “Dark Number” di Tangan Polda NTT

Published

on

Petrus Salestinus
Continue Reading
loading...




Loading…