Connect with us

HUKRIM

Kajari TTS Dipolisikan Stafnya

Published

on

Windol Jefri Manafe (tengah) didampingi kuasa hukumnya Novan Manafe dan Petrus Ufi di Mapolda NTT, Senin (9/9).

Kupang, penatimor.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Fakchrisal, SH., dilaporkan ke Polda NTT dalam kasus dugaan tindak pidana penghinaan.

Orang nomor satu di Kejari TTS itu dipolisikan oleh Windol Jefri Manafe, SH., seorang ASN di Kejari TTS yang juga warga RT 002/RW003, Kelurahan Karang Siri, Kecamatan Kota SoE, Kabupaten TTS.

Laporan pria 41 tahun itu tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/320/IX/RES.1.24./SPKT tanggal 9 September 2019 diterima Bamin III SPKT Brigpol Adrianus B. Gawi Oran dan diketahui Ka Siaga III SPKT Kompol Gede Arya Bawa.

Sesuai laporan polisi, pelapor menyebutkan kasus dugaan penghinaan tersebut terjadi pada Jumat, 6 September 2019 di kantor Kejari TTS.

Saat membuat laporan polisi, pelapor didampingi kuasa hukumnya, Novan Manafe dan Petrus Ufi.

Petrus Ufi usai mendampingi kliennya membuat laporan polisi di Mapolda NTT, mengatakan, kasus tersebut bermula saat kliennya keluar dari ruangan kerja di kantor Kejari TTS dan bertemu dengan Kajari.

“Saat itu pak Kajari memerintahkan klien kami untuk memungut puntung rokok yang ada, tapi klien kami tidak mau, sehingga keluarlah kata-kata anjing dan setan terhadap klien kami,” jelas Petrus Ufi.

Merasa sangat terhina dengan makian tersebut, pelapor akhirnya memutuskan membuat laporan polisi di Polda NTT sekira pukul 13.00.

Hingga berita ini diturunkan, Kajari TTS Fakchrisal belum berhasil dikonfirmasi. (wil)

Loading...


Loading...
Loading...

HUKRIM

Gadis Penganiaya Ibu Kandung di Kupang Minta Maaf, Terancam 5 Tahun Penjara, Kapolres: Proses Hukum Berlanjut

Published

on

TH memeluk ibundanya sembari meminta maaf di hadapan penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Kupang, Kamis (27/2).
Continue Reading

HUKRIM

Terpidana NTT Fair Barter Yusuf Bayar Denda Rp 200 Juta

Published

on

Keluarga terpidana Barter Yusuf menyerahkan uang pembayaran pidana denda dan diterima jaksa eksekutor Kejati NTT S. Hendrik Tiip, SH., di kantor Kejati NTT, Kamis (27/2).
Continue Reading

HUKRIM

Banyak Kasus Kematian Tidak Wajar Warga NTT Menjadi “Dark Number” di Tangan Polda NTT

Published

on

Petrus Salestinus
Continue Reading
loading...




Loading…