Connect with us

HUKRIM

Mayat Kedua Bocah Diautopsi, Akan Dimakamkan di Lelogama

Published

on

Keluarga korban tampak menunggu jalannya autopsi di ruang IPJ RSB Kupang, Jumat (6/9).

Kupang, penatimor.com – Mayat kedua bocah cilik korban kasus dugaan pembunuhan telah diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly Kupang, Jumat (6/9).

Keluarga korban juga berencana memakamkan jenazah dua bocah berusia 5 tahun itu, Angga Masus dan Anggi Masus, di kampung halaman ayahnya.

Sementara ibu korban, Dewi Regina Anu (24) terus menjalani perawatan medis secara intensif di RSUD S.K.Lerik Kupang.

Sebelumnya, ketiga korban ditemukan terkapar di lantai dalam kondisi bersimbah darah, dalam kamar rumahnya yang beralamat di Jalan Timor Raya, RT 09/RW 03, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Kamis (5/9) sore.

Obir Masus

Sesuai hasil pemeriksaan luar oleh tim dokter forensik, kedua bocah tewas mengalami luka bacok di bagian kepala.

Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Polres Kupang Kota, Ipda I Wayan P. Sujana, SH., saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan adanya proses autopsi terhadap mayat kedua bocah malang tersebut.

Autopsi berlangsung sejak pukul 09.00, dilakukan oleh dokter forensik AKBP dr. Wahju Hidajati D.P Mars, Sp.F., dari Labfor Bali di ruang Instalasi Pemulasaran Jenazah RSB Kupang.

“Direncanakan usai autopsi, jenazah kedua korban akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Wayan.

Terpisah, Obir Masus, selaku ayah korban, mengatakan, jenazah kedua anaknya akan dibawa pulang ke kampung halaman nya di Desa Lelogama, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang untuk dimakamkan. (wil)

Loading...


Loading...
Loading...

HUKRIM

Gadis Penganiaya Ibu Kandung di Kupang Minta Maaf, Terancam 5 Tahun Penjara, Kapolres: Proses Hukum Berlanjut

Published

on

TH memeluk ibundanya sembari meminta maaf di hadapan penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Kupang, Kamis (27/2).
Continue Reading

HUKRIM

Terpidana NTT Fair Barter Yusuf Bayar Denda Rp 200 Juta

Published

on

Keluarga terpidana Barter Yusuf menyerahkan uang pembayaran pidana denda dan diterima jaksa eksekutor Kejati NTT S. Hendrik Tiip, SH., di kantor Kejati NTT, Kamis (27/2).
Continue Reading

HUKRIM

Banyak Kasus Kematian Tidak Wajar Warga NTT Menjadi “Dark Number” di Tangan Polda NTT

Published

on

Petrus Salestinus
Continue Reading
loading...




Loading…