Connect with us

HUKRIM

Pertanyakan Kasus Pembunuhan, Keluarga Korban Datangi Mapolresta Kupang

Published

on

Keluarga korban saat beraudiens dengan pihak Satreskrim Polres Kupang Kota, Kamis (5/9) siang.

Kupang, penatimor.com – Keluarga korban pembunuhan Burhan Ama Asa alias Iksan (39) mendatangi Mapolres Kupang Kota, Kamis (5/9) siang.

Kedatangan mereka di Mapolresta untuk mempertanyakan perkembangan kasus penikaman yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Pihak keluarga korban didampingi oleh Jainudin Lonak yang juga anggota DPRD Kota Kupang.

Turut serta dua adik korban, Syaiful Ama Asa (34) dan Ramadhan Ama Asa (37).

Jainudin Lonak mewakili keluarga korban, mengapresiasi kinerja kepolisian yang menangani kasus tersebut dan sudah menangkap dua pelaku.

Namun keluarga juga merasa kecewa karena salah satu yang diduga pelaku bernama Acung, tidak ditahan tapi dilepaskan oleh polisi dan dikenai wajib lapor.

“Keluarga juga menduga kalau pelaku bukan hanya dua orang, tapi lebih dari dua orang, sedangkan untuk saksi-saksi juga sudah dimintai keterangan,” kata Jainudin Lonak.

Pihak keluarga juga kecewa karena awalnya diizinkan melihat tersangka di sel, tapi hanya melihat dari kejauhan.

“Kami juga berharap agar kasus ini menjadi atensi kepolisian,” tandas Jainudin.

Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P. Tarung Binti, SIK., pun menemui keluarga korban dan menjelaskan bahwa berkas perkara ini sudah rampung dan akan segera dikirim ke JPU.

Dikatakan nya, dalam waktu dekat akan dilakukan rekonstruksi dan penyidik akan mengundang keluarga korban untuk menyaksikan.

“Tidak menutup kemungkinan juga ada pelaku lain, namun untuk sementara kita fokus terhadap tersangka Jois yang sudah diamankan dan tidak ada penangguhan penahanan terhadap tersangka,” tegas Kapolres.

Sedangkan untuk Acung, dari belasan saksi yang diperiksa tidak ada keterangan yang mengarah kalau Acung terlibat langsung dalam perkara ini, sehingga Acung dipulangkan dan dikenai wajib lapor.

Kapolres juga berjanji kalau kasus ini mejadi atensi nya, dan beberapa saksi akan dipanggil kembali serta perkembangan segera disampaikan ke keluarga. (wil)

Loading...


Loading...
Loading...

HUKRIM

Gadis Penganiaya Ibu Kandung di Kupang Minta Maaf, Terancam 5 Tahun Penjara, Kapolres: Proses Hukum Berlanjut

Published

on

TH memeluk ibundanya sembari meminta maaf di hadapan penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Kupang, Kamis (27/2).
Continue Reading

HUKRIM

Terpidana NTT Fair Barter Yusuf Bayar Denda Rp 200 Juta

Published

on

Keluarga terpidana Barter Yusuf menyerahkan uang pembayaran pidana denda dan diterima jaksa eksekutor Kejati NTT S. Hendrik Tiip, SH., di kantor Kejati NTT, Kamis (27/2).
Continue Reading

HUKRIM

Banyak Kasus Kematian Tidak Wajar Warga NTT Menjadi “Dark Number” di Tangan Polda NTT

Published

on

Petrus Salestinus
Continue Reading
loading...




Loading…