Connect with us

HUKRIM

Pembunuhan Sadis di Kupang, Dua Anak Kembar Tewas, IRT Sekarat

Published

on

Aparat kepolisian Polsek Kelapa Lima mengevakuasi jenazah korban, Kamis (5/9).

Kupang, penatimor.com – Publik Kota Kupang kembali digemparkan dengan kasus dugaan pembunuhan sadis terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) bersama dua orang anaknya yang masih kecil.

Kasus ini terjadi di wilayah Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kamis (5/9) sore.

Korban terindentifikasi bernama Dewi Regina Anu (24), Angki Masus (5) dan Angga Masus (5).

Ketiga korban ditemukan bersimbah darah dengan luka bacok di tubuh.

Korban Dewi Regina Anu bersama kedua anaknya tergeletak di lantai dalam sebuah kamar berukuran 3 x 4 meter di mes tukang milik Hotel Ima yang beralamat di Jalan Timor Raya, RT 09/RW 03, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Informasi yang dihimpun wartawan di tempat kejadian perkara (TKP), saat olah TKP, korban anak yang adalah kembaran tersebut ditemukan sudah meninggal dunia.

Sementara korban Dewi Regina Anu ditemukan dalam kondisi kritis sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kapolsek Kelapa Lima AKP Didik Kurnianto, SH., yang dikonfirmasi wartawan, mengatakan, kasus tersebut diketahui saat suami dari Dewi Regina Anu bernama Ongkir Masus baru pulang kerja.

Setiba nya di rumah, Ongkir Masus mendapati pintu kamar terkunci sehingga dia pun memangil korban tapi tidak terjawab.

Ongkir Masus akhirnya mendobrak pintu dan mendapati ketiga korban sudah bersimbah darah dengan posisi tergeletak di lantai.

Dia pun langsung merangkak keluar dari dalam kamar, dan berlari ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Untuk tersangka, masih dalam penyelidikan kita. Motif juga masih dalam penyelidikan. Barang bukti yang kita amankan adalah pisau dan parang,” kata Kapolsek.

“Untuk korban ibunya masih hidup sehingaa kita langsung membawa ke Rumah Sakit Kota (RSUD S.K. Lerik),” lanjut dia.
Jenazah kedua korban anak langsung dibawa polisi ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly untuk dilakukan autopsi.

Terpisah, Suyepto (66), rekan kerja dari suami korban yang juga tinggal bersama di mes tukang milik Hotel Ima, mengatakan, waktu itu dirinya lagi berada dalam rumah, dan mendengar suami korban memamggil-manggil istrinya.

“Karena pintu dikunci, didobrak pintu kamar. Saya melihat suami dari korban ini merangkak dan menagis keluar, teryata istri dan dua anak nya sudah bersimbah darah,” ungkap Suyepto.

Informasi lainnya menyebutkan, sekira pukul 15.00, korban Dewi Regina Anu masih terlibat berbelanja ke kios yang letaknya tak jauh dari tempat kejadian perkara. (wil)

Loading...


Loading...
Loading...

HUKRIM

Gadis Penganiaya Ibu Kandung di Kupang Minta Maaf, Terancam 5 Tahun Penjara, Kapolres: Proses Hukum Berlanjut

Published

on

TH memeluk ibundanya sembari meminta maaf di hadapan penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Kupang, Kamis (27/2).
Continue Reading

HUKRIM

Terpidana NTT Fair Barter Yusuf Bayar Denda Rp 200 Juta

Published

on

Keluarga terpidana Barter Yusuf menyerahkan uang pembayaran pidana denda dan diterima jaksa eksekutor Kejati NTT S. Hendrik Tiip, SH., di kantor Kejati NTT, Kamis (27/2).
Continue Reading

HUKRIM

Banyak Kasus Kematian Tidak Wajar Warga NTT Menjadi “Dark Number” di Tangan Polda NTT

Published

on

Petrus Salestinus
Continue Reading
loading...




Loading…