Connect with us

POLKAM

Pemkot Gelar Festival Ayo Berubah Menuju Kupang Smart City

Published

on

Dok. Ist

Kupang, Penatimor.com – Kepemimpinan Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore dan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man akan memasuki tahun kedua pada 22 Agustus 2019 mendatang.

Sejak dilantik pada 22 Agustus 2017 silam, sudah banyak yang telah dilakukan. Berbagai aksi pembangunan terus digenjot untuk mewujudkan Kota Kupang maju dan mandiri.

Pada usia yang ke-2 tahun ini, Pemerintah Kota Kupang di bawah kendali Dr. Jefri Riwu Kore dan dr. Hermanus Man membuat gebrakan baru menuju Kupang Smart City melalui semangat “Ayo Berubah”.

Ini sebuah tagline yang bermakna ajakan untuk bergerak secara kolaboratif semua elemen masyarakat terlibat dalam pembangunan Kota Kupang. Pembangunan yang partisipatif menuju kota modern.

“Berubah artinya melaksanakan berbagai program pembangunan secara kreatif dan inovatif, cepat, tepat, efektif dan efisien dalam ciri kota modern. Perubahan butuh perjuangan bersama. Oleh karena itu, bersama pemerintah, semua komponen masyarakat harus terlibat,” ungkap Wali Kota Jefri, Rabu (31/7/2019).

Menurut Jefri, masyarakat bukan lagi menjadi objek, tapi harus menjadi subjek pembangunan, yang berperan penting mewujudkan kota yang maju dan mandiri.

Pemerintah Kota Kupang telah memulai gerakan menuju Kupang Smart City. Ini sebuah desain pembangunan kota modern. Untuk mewujudnyatakan visi ini, perlu perubahan pola pikir, tindakan dan aksi.

“Oleh karena itu, tagline “Ayo Berubah” menjadi pencetus dan pelecut semangat semua komponen warga Kota Kupang menuju dan mewujudkan Kupang Smart City,” tandasnya.

Beberapa kegiatan dalam rangka 2 tahun kepemimpinan Dr. Jefri Riwu Kore-dr. Hermanus Man dengan spirit baru “AYO BERUBAH” yakni;

1. Pengresmian dua unit gedung baru RSUD S. K. Lerik Kota Kupang, akan dilaksanakan, Kamis (1/8/2019), pukul 09.00 Wita.

Baca Juga :   PT Jamkrida Kontribusi Rp 1,071 Miliar untuk PAD NTT

2. Sayembara logo Kupang Smart City, digelar mulai tanggal 2 – 15 Agustus 2019, melalui media social Instagram dan Facebook.

3. Lomba kebersihan antar sekolah (SD dan SMP)/ Lomba Wiyatamandala, dilaksanakan tanggal 6 – 8 Agustus 2019, pukul 06.00 Wita, di 200 sekolah SD dan SMP se-Kota Kupang.

4. Bimbingan teknis KUPANG SMART CITY, tanggal 7 – 8 Agustus 2019, pukul 08.00 Wita, di Hotel Neo by Aston, acara Bimtek dan Launching website Kupang Smart City (saat pembukaan).

5. Bimbingan teknis aplikasi Qlue, tanggal 11 – 12 Agustus 2019, pukul 08.00 Wita di Aula rumah jabatan wali kota, dengan menghadirkan nara sumber Tim Qlue dari Jakarta, dan peserta sebanyak 200 orang Tim reaksi cepat Qlue.

6. Gerakan Massif  “Ayo Bersihkan Kupang”, akan digelar pada Jumat, 9 Agustus 2019, pukul 07.00 Wita, di semua wilayah Kota Kupang. Pusat acara di Pantai Pasir Panjang (Belakang Hotel Sotis), peserta yakni siswa SD, SMP, ASN, Polri, TNI dan warga kelurahan (rencana menggerakan 50 ribu orang).

7. Lomba Perahu Hias Dinas Parawisata Kota Kupang, Senin, 19 Agustus 2019 di Pantai Teluk Kupang.

8. Semiloka PDAM Kota Kupang “Menemukan solusi air bersih Kota Kupang”, Selasa, 20 Agustus 2019, pukul 10.00 Wita di Hotel Neo by Aston.

9. Peresmian Lampu jalan dan lampu Hias Big Tree Kota Kupang, Selasa, 20 Agustus 2019, di depan bekas kantor Bupati Kupang. Acaranya berupa Peresmian Penggunaan 3.500 lampu jalan dan Lampu hias serta Big tree Kota Kupang.

10. Launching 157 titik Wi-Fi gratis untuk kelurahan dan kecamatan, Rabu, 21 Agustus 2019, pukul 10.00 Wita di Kantor Kelurahan Naioni.

Baca Juga :   Prof. Yusuf Henuk Segera Diperiksa Penyidik Polda NTT

11. Pemkot Berbagi Bersama Rakyat, Kamis, 22 Agustus 2019, pukul 09.00 Wita, di Lapangan upacara Kantor Wali Kota Kupang. Acara Pembagian raskin plus, buku tabungan penyandang disabilitas dan bantuan gerobak kuliner.

12. Acara puncak “Festival Ayo Berubah”, dilaksanakan pada 22 Agustus 2019, pukul 15.00 – 22.00 Wita, di pelataran M Hotel, Jalan Timor Raya. Acara pembersihan sampah dimulai pukul 15.00 Wita dari Pantai Batu Nona di Nunsui, kelurahan Oesapa. Dilanjutkan dengan acara puncak Festival Ayo Berubah di pelataran M Hotel. Ada penampilan artis-artis asal Kota Kupang (Kupang all star), stand up comedy, dan grand launching Kupang Smart City. Peserta sebanyak 10 ribu orang. (ale)

Advertisement
Loading...
Loading...

POLKAM

Tiga Putra NTT Dinilai Layak Masuk Kabinet Jokowi – Ma’ruf

Published

on

Jhony G.Plate, Melchias Marcus Mekeng dan Andi Gani.

Jakarta, penatimor.com – Tiga putra asli Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai pantas menjadi menteri dalam Kabinet Kerja jilid ll Jokowi – Ma’ruf.

Nama-nama tersebut yakni Andi Gani Nena Wea, Jhony G. Plate dan Melchias Marcus Mekeng.

Ketua Aspirasi Indonesia Marcel Ade Wawo menuturkan ketiga nama di atas layak menjadi menteri pilihan Jokowi-Maruf Amin karena peran dan kontribusinya.

Marcel melihat Andi Gani sangat layak mendapatkan kesempatan karena merupakan sahabat dekat Jokowi sejak zaman menjadi Walikota di Solo, Gubernur di DKI Jakarta hingga sekarang. Loyalitas Andi Gani tak perlu diragukan.

“Apalagi Andi juga tercatat sebagai presiden buruh terbesar di Indonesia yaitu KSPSI dan presiden buruh ASEAN. Manajerialnya juga sangat baik. Jadi, pantas dan sangat layak mengemban tugas di kabinet,” kata Marcel dalam konferensi persnya di Jakarta, Senin (19/8).

Menurutnya, Andi Gani sangat mengerti masalah ketenagakerjaan dan perburuhan. Sehingga posisi Menteri Ketenagakerjaan atau yang berhubungan dengan ekonomi kerakyatan seperti koperasi tak perlu lagi ragu diberikan kepadanya.

Sementara, Jhony G Plate dan Melchias Marcus Mekeng juga sama baiknya dan layak mengisi pos di Kabinet Kerja jilid ll.

Jhony G Plate merupakan Sekjen Partai Nasdem yang juga banyak bergelut di sektor ekonomi. Melchias Marcus Mekeng merupakan juga punya segudang pengalaman di dunia keuangan. Kiprahnya di DPR dan Badan Anggaran penuh dengan pengalaman.

Marcel menjelaskan, kehadiran tokoh dari Indonesia Timur terutama NTT di susunan kabinet baru sangat penting. Karena, pembangunan bangsa dan keadilan yang merata sangat dibutuhkan untuk Indonesia.

“Sudah selayaknya figur-figur dari Indonesia Timur terutama NTT mendapatkan kesempatan. Ini dilakukan untuk mempercepat proses pemerataan pembangunan. Salah satu caranya ya libatkan dan aktif dalam proses pengambilan kebijakan serta keputusan,” jelasnya.

Baca Juga :   Panja Komisi V ke NTT

Apalagi, kata Marcel, Jokowi-Maruf Amin menang mutlak dalam pemilihan presiden 2014 dan 2019 di NTT. Jokowi selayaknya memberikan kursi menteri kepada putra asli NTT dalam Kabinet Kerja jilid ll.

“Jadi, di NTT selama dua periode, Jokowi menang mutlak di atas 90 persen suara. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan politik masyarakat NTT secara tulus kepada Jokowi. Karena itu, tidak berlebihan jika Jokowi mempertimbangkan untuk mengakomodir salah satu putra NTT dalam kabinet mendatang,” tuturnya. (jim)

Continue Reading

POLKAM

Gubernur NTT Ingin Pembacaan Pendapat Fraksi Tanpa Didahului Penjelasan Pimpinan

Published

on

Suasana sidang paripurna DPRD NTT, Senin (5/8/2019).

Kupang, Penatimor.com – Pembacaan pendapat atau pemandangan umum fraksi sebaiknya langsung ditujukan kepada juru bicara fraksi, bukan harus terlebih dahulu disampaikan pengantar oleh pimpinan fraksi.

Usulan ini disampaikan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sidang paripurna DPRD NTT, Senin (5/8). Sidang dipimpin ketua dewan, Anwar Pua Geno didampingi dua wakil ketua, Yunus Takandewa dan Alex Take Ofong. Hadir juga Wakil Gubernur, Josef Nae Soi.

Menurut Laiskodat, untuk efisiensi dan efektivitas waktu, pembacaan pemandangan fraksi langsung diarahkan kepada juru bicara. Sehingga praktek yang berlaku selama ini yakni harus didahului oleh penjelasan pimpinan fraksi tidak perlu lagi. Mekanisme yang berlaku selama ini dinilai bertele-tele dan tidak efisien dari aspek waktu.

“Mekanisme seperti itu sesuai pengalaman yang berlaku di lembaga DPR RI,” kata Laiskodat.

Pada kesempatan itu dia menjelaskan, lembaga dewan bersama pemerintah telah membahas tiga rancangan peraturan daerah (Perda). Pembahasan tersebut sebagai bukti adanya kerja sama dan kerja keras yang dilakukan lembaga dewan ini sesuai mekanisme tahapan pembahasan. Juga sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaksanaan pembangunan di daerah ini.

“Kita harapkan perda yang disetujui bersama ini dapat bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah ini,” ungkap Laiskodat.

Lebih lanjut dia menyatakan, pembangunan daerah ini sudah memperlihatkan adanya kemajuan ke arah yang lebih baik. Namun sangat diharapkan agar perda yang telah disetujui dan ditetapkan itu, menjadi pedoman dan komitmen bersama antara lembaga dewan dan pemerintah untuk membangun daerah ini ke arah yang lebih baik.

Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno menyampaikan, mekanisme pembacaan pemandangan umum atau pendapat akhir fraksi yang dijalankan selama ini, diatur juga oleh Departemen Dalam Negeri (Depdagri). Dimana harus terlebih dahulu melalui penjelasan pimpinan fraksi, sebelum juru bicara tampil membacakan pemandangan umum atau pendapat akhir fraksi.

Baca Juga :   Bukan Tindak Pidana, Polda NTT Hentikan Penyelidikan Kasus Kayu Sonokeling

“Usulan yang disampaikan gubernur itu sangat baik, namun kami telah berada di penghujung periodesasi anggota dewan,” ungkap Anwar.

Anwar menambahkan, mengingat usulan yang disampaikan gubernur soal mekanisme pembacaan pemandangan umum atau pendapat akhir fraksi sangat baik, diharapkan dapat dipakai oleh lembaga dewan periode ke depan. Tentunya semua mekanisme yang dipakai di lembaga ini, sesuai dengan aturan yang berlaku. (ale)

Continue Reading

POLKAM

Kongres PDI Perjuangan di Bali Didesain Penuh Atraksi Budaya dan Tanpa Sampah Plastik

Published

on

Foto: IST/net

Denpasar, Penatimor.com – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto melakukan peninjauan lapangan terkait kesiapan Kongres V yang akan dilaksanakan di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Bali pada 8 – 10 Agustus 2019.

Panitia Pelaksana (Organizing Committee/OC) kemudian melaporkan kesiapan untuk melaksanakan hajatan besar itu kepada unsur pimpinan pusat partai yang dipimpin Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.

Hasto berada di Denpasar bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat yang juga Ketua Steering Commitee (SC), Wakil Bendahara Rudianto Tjen, Wasekjen PDIP sekaligus Sekretaris SC Utut Adianto, serta Kepala BSPN PDIP Arif Wibowo. Sementara tim OC dipimpin Ketua DPD PDIP Bali I Wayan Koster yang membawa puluhan koordinator pelaksana.

Hasto menjelaskan, dirinya sudah mendapat laporan serta melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Dan OC Kongres V sudah menunjukkan kesiapannya yang baik.

“Dari pengecekan, segala sesuatunya sudah dipersiapkan baik,” kata Hasto, Jumat (2/8/2019).

Hasto memberi penekanan bahwa selain sebagai peristiwa politik, kongres V PDIP adalah juga peristiwa kebudayaan demi membangun sebuah nation and character building. Sebab tak ada bangsa yang besar tanpa menghormati martabat bangsa sendiri.

Untuk itu, akan banyak pentas seni yang akan ditampilkan di dalam kongres nanti. Sudah ada beberapa yang mengajukan pendaftaran. Seperti seniman dari Banyuwangi, Yogyakarta, NTT, dan Jawa Barat. “Warna kebudayaan akan menonjol dalam perhelatan kongres,” imbuh Hasto.

Untuk acara pembukaan kongres, kata Hasto, telah disiapkan tempat bagi sekira 2200 peserta. Selain para pengurus partai, juga hadir para pejabat negara dari tingkat presiden hingga pejabat negara lainnya, serta para petinggi partai politik.

Di luar itu, PDI Perjuangan juga menjaga suasana kerakyatan di kongres dengan hadirnya unsur penggembira dari seluruh Indonesia. Hingga saat ini yang mendaftar sudah mencapai 15 ribu orang.

Baca Juga :   Ayah Abdul Idol Tersangka Kasus Penipuan, Ditangani Polsek Kelapa Lima

Menurut Hasto, para penggembira ini tak boleh diremehkan. Saat masih berada di era Orde Baru, dimana peserta kegiatan politik harus mendapat izin dari pejabat keamanan, penggembira menjadi mekanisme bagi arus bawah PDI Perjuangan untuk terus terlibat dalam kegiatan partai.

Para penggembira itu akan ditempatkan di Pantai Matahari Terbit yang akan dibanjiri dengan jajanan rakyat yang dikerahkan oleh panitia.

“DPP PDI Perjuangan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bali. Kami mohon maaf sebelumnya, ketika dalam pelaksanaan, karena puluhan ribu orang yang datang, akan banyak mewarnai keseharian masyarakat Bali,” ujar Hasto.

Djarot Saiful Hidayat mengatakan, kemeriahan bendera dan baliho partai sudah tampak di wilayah Sanur hingga Badung. Panitia sudah melaporkan bahwa sudah disiapkan transportasi serta akomodasi di 10 hotel.

Ada satu kekhasan dari kongres kali ini. Yakni, sebagai komitmennya untuk lingkungan hidup, maka penggunaan plastik sekali pakai dicegah sejak awal.

“Tak boleh mengunakan plastik. Karena itulah sebenarnya budaya kita. Budaya merawat dan melestarikan lingkungan. Meskipun ini ajang besar, kita takkan tinggalkan sampah plastik,” kata Djarot.

Ketua OC Kongres, I Wayan Koster mengatakan, pihaknya tak menggunakan dekorasi berbahan stereoform dan gelas berbahan plastik sekali pakai. Maka setiap peserta kongres akan disediakan sebuah tumbler yang bisa diisi ulang. Akan disiapkan lebih dari 50 titik galon air untuk para peserta.

“Semua bahan dekorasi menggunakan bahan alami, tak ada stereoform. Tapi dari janur. Justru jauh lebih hidup. Jadi betul-betul ramah lingkungan,” kata Koster yang juga Gubernur Bali itu.

“Semua hotel di Bali juga sudah begitu. No plastic,” tandasnya. (ale)

Continue Reading

Loading…




error: Content is protected !!