Connect with us

UTAMA

Sat Lantas Polres Kupang Kota Tertibkan Angkutan

Published

on

Petugas Satlantas Polres Kupang Kota menertibkan angkutan di jalan sekitar pasar Oeba, Senin (15/7).

Kupang, penatimor.com – Aparat Satuan Lalu Lintas Polres Kupang Kota melakukan penertiban seluruh angkutan roda empat di sejumlah titik di Kota Kupang.

Penertiban dilakukan pada Senin (15/7) dipimpin Kanit Patwal Sat Lantas Polres Kupang Kota, Ipda Jefri Kotta.

Penertiban dilakukan di sejumlah lokasi yang biasanya dijadikan terminal bayangan dan parkiran liar.

Di Jalan Timor Raya dekat kantor Sat Brimob Polda NTT, polisi menertibkan dan menegur bahkan menindak sejumlah angkutan yang parkir dan menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Di lokasi tersebut, kebanyakan diparkir angkutan pedesaan yang menunggu penumpang dari pasar Oeba.

“Lokasi yang dijadikan parkiran dan terminal bayangan ini adalah jalur yang ada tanda larangannya, namun sopir seenaknya memarkir kendaraaan,” tandas Ipda Jefry Kotta di sela-sela penertiban ini.

Sejumlah sopir kendaraan pun mendapatkan kartu tilang karena kendaraan yang diparkir menimbulkan kemacetan parah.

Penertiban dilanjutkan di perempatan Polda NTT.

Di lokasi ini, pengendara tidak taat dengan lampu lalu lintas. Kebanyakan pengendara tidak mengindahkan aturan lalu lintas sehingga sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

Polisi kemudian menilang dan menindak tegas kendaraan yang berbelok arah tidak mengikuti isyarat lampu maupun tidak taat aturan lalu lintas.

Hal yang sama juga dilakukan di bundaran PU. Puluhan kendaraan yang parkir liar dan menjadikan lokasi tersebut sebagai terminal bayangan langsung ditegur dan ditindak polisi.

Puluhan kendaraan pun terjaring dalam penindakan ini. Kendaraan yang ditindak langsung ditilang, sebagian kendaraan diangkut untuk diamankan di kantor Sat Lantas Polres Kupang Kota. Sementara puluhan kendaraan lainnya diberikan peringatan.

Ipda Jefry Kotta mengakui kalau pihaknya sudah berulang kali memperingatkan bahkan melakukan tindakan tegas namun banyak sopir yang tidak taat dan mengabaikan peringatan aparat keamanan.

Baca Juga :   Herman Man: Semua OPD Harus Ada SOP

Di sisi lain, polisi juga menindak sopir dan angkutan yang masih melakukan pelanggaran.

Polisi bahkan menyita kendaraan sebagai barang bukti penindakan karena sikap bandel sopir dan pemilik kendaraan.

“Selain kita tahan STNK atau SiM, kita sudah sering kali menahan angkutan sebagai barang bukti. Kebanyakan kendaraan parkir seenaknya dibadan jalan padahal sudah dipasang tanda larangan parkir,” tambahnya.

Penindakan dan peringatan tersebut akan terus dilakukan disejumlah titik di Kota Kupang sehingga mampu mengurai kemacetan dan mengurangi kecelakaan lalu lintas.

Pihaknya berharap, masyarakat Kota Kupang selalu taat dan patuh berlalulintas dengan menghormati aturan lalu lintas. Polisi pun selain memberikan peringatan tetap melakukan tindakan tegas bagi pelanggaran aturan lalu lintas.

“Masyarakat Kota Kupang agar menjadi warga yang dewasa dalam berlalu lintas. Melengkapi surat-surat kendaraan serta selalu tertib berlalu lintas,” ujarnya. (wil)

Advertisement
Loading...
Loading...

SELEBRITI

Rapper Cilik Asal NTT Tampil di Istana Negara

Published

on

Tiga rapper cilik asal NTT tampil menghibur di hadapan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jumat (23/8) malam.

Jakarta, penatimor.com – Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyempatkan diri menyapa sejumlah talenta muda dari berbagai daerah yang berkumpul di Istana Negara pada Jumat malam (23/8).

Para talenta tersebut akan tampil dalam sebuah acara bertajuk Talenta Muda Bhinneka Tunggal Ika.

Kehadiran Jokowi bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko disambit antusias.

Seorang talenta muda asal Papua, Vien Reyes, bahkan menghampiri Presiden Jokowi. Dia kemudian menunjukkan kemampuannya dengan bernyanyi lagu Indonesia Pusaka.

Tak hanya itu, Kepala Negara juga berinteraksi dengan talenta muda lainnya. Mereka adalah trio Carlos, Aldo, dan Revan yang tergabung dalam sebuah grup musik hip-hop RDP Generation.

Di hadapan presiden, ketiga talenta yang masih duduk di kelas 5 dan 6 sekolah dasar tersebut kemudian memamerkan kemampuan mereka bernyanyi hip-hop dan rap.

Ketiga anak yang berasal dari Kota Soe, Nusa Tenggara Timur, itu membawakan lagu “Malam Ini Indah” karya rapper Iwa K.

Tak mau kalah, sekelompok paduan suara juga menunjukkan kebolehan mereka bernyanyi disertai gerakan Tari Kecak di hadapan suami Iriana itu. Presiden Jokowi kemudian menyempatkan berfoto bersama dengan seluruh talenta muda yang hadir.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf dalam sambutannya mengatakan, para talenta muda yang hadir berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan memiliki kemampuan yang beragam. Menurutnya, keragaman tersebut menunjukkan kekayaan bangsa Indonesia.

“Ke depannya, anak-anak muda yang tumbuh terus menerus dari seluruh Indonesia akan menjadi pengisi-pengisi, istilahnya sekarang, konten-konten bagi kekayaan budaya kita,” kata Triawan.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia dan diadakan untuk menunjukkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan keanekaragaman dan talentanya.

Baca Juga :   Kedapatan Terima Tamu, PSK Karang Dempel Ini Diamankan Sat Pol PP, Diserahkan ke Polisi

Pertunjukan talenta ini juga diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi seluruh anak Indonesia yang punya semangat untuk berprestasi dan semangat untuk maju.

“Malam ini adalah salah satu malam yang penting yang akan kita budayakan, insyaallah setiap tahun, di mana setiap tahun kita merayakan bulan kemerdekaan dan keragaman acara,” ujarnya.

Menurut Triawan, Badan Ekonomi Kreatif terus melakukan penguatan-penguatan di ekosistem dan kapasitas-kapasitas para talenta muda. Bekraf juga telah membawa beberapa talenta ke luar negeri untuk ditampilkan.

“Sekarang Asia sedang menjadi perhatian. Di situ kesempatan kita untuk menampilkan Indonesia, talenta-talenta muda kita, untuk bisa menunjukkan bakatnya,” ucap ayah dari musisi Sherina itu.

Di hadapan sekitar 100 talenta muda, Triawan juga menyampaikan pesan Presiden Jokowi. Menurut Triawan, mantan wali kota Solo itu ingin agar ke depannya, para talenta muda ini ditampilkan pada acara-acara yang digelar di Istana.

“Bapak Presiden juga tadi menyampaikan bahwa ke depannya setelah acara ini para talenta-talenta yang kita saksikan ini akan ditampilkan satu per satu pada acara-acara yang di Istana. Istana adalah milik kita,” tandas Triawan. (jim)

Continue Reading

HUKRIM

Pasca Penangkapan Rafi, Korban Datangi Polresta Kupang

Published

on

Jibran Pello (32), warga Kelurahan Sikumana saat mendatangi Mapolres Kupang Kota, Sabtu (24/8).

Kupang, penatimor.com – Pasca penangkapan Rahmat, SE., alias Rafi (35) selaku tersangka kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan, para korban mulai berdatangan ke Mapolres Kupang Kota.

Salah satu korban yang mendatangi Mapolresta adalah Jibran Pello (32), warga Kelurahan Sikumana.

Jibran mengaku sebagai korban penipuan dan penggelapan terkait jual beli mobil yang dilakukan oleh tersangka Rafi.

Dia mengaku membeli satu unit mobil Rush Tipe G tahun 2011 dangan nomor polisi DH 6933 SOH seharga Rp 170 juta, dengan perjanjian pembayaran awal Rp 100 juta, dan sisa bisa dicicil.

Jibran kemudian mentranfer uang Rp 100 juta lewat Bank NTT ke nomor rekening milik tersangka, dan sudah mencicil uang
pembayaran dengan total Rp 150 juta. Untuk sisa cicilan Rp 20 juta dibayar setelah BPKB diambil.

“Saya mau membayar sisa uang cicilan untuk mengambil BPKB mobil, tapi tersangka selalu beralasan BPKB sementara pengurusan balik nama,” kata Jibran.

Dia merasa ditipu oleh tersangka setelah mobil yang dibelinya hendak ditarik oleh BPR Cristha Jaya, karena BPKB diagunankan oleh tersangka.

Atas perbuatan tersangka, Jibran Pello mengalami kerugian sebesar Rp 150 juta.

“Saya mengucap terima kasih dan apresiasi kepada pihak kepolisian Polres Kupang Kota yang telah berhasil menangkap tersangka. Saya sudah dirugikan oleh pelaku, tapi yang penting tersangka sudah berhasil ditangkap dan siap mempertanggung jawabkan perbuatan nya,” Jibran.

Sekadar tahu, tersangka Rafi sebelum nya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) selama dua tahun oleh pihak Polres Kupang Kota.

Dengan laporan polisi kasus tindak pidana penipuan dan pengelapan dalam jual beli mobil dan tanah, tersangka ditangkap di Jalan Poros Taman Subian Indah, Kecamatan Bireng Kanaya, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Akhir pelarian tersangka pada Kamis (22/8), dimana dia ditangkap oleh tim Buser Sat Reskrim Polres Kupang Kota bersama dengan tim khusus Dit Reskrim Polda Sulawesi Selatan.

Baca Juga :   Buron Setahun, Tersangka Penganiayaan Ditangkap Tim Buser Polresta Kupang

Tim Polres Kupang Kota dipimpin oleh Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Kupang Kota, Ipda Yance Kadiaman, SH.

Polisi juga membawa tersangka Rafi dan istri nya Sri ke Kupang menggunakan pesawat Garuda Airlines dengan nomor penerbangan GA-678 yang tiba pukul 18.10 di Bandara El Tari Kupang. (wil)

Continue Reading

UTAMA

Gunakan Qlue, Warga Kupang Lebih Mudah Laporkan Masalah Lingkungan dan Sosial

Published

on

Peresmian aplikasi Qlue di halaman parkiran M Hotel, Jalan Timor Raya, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Kamis (22/8).

Kupang, penatimor.com – Wujudkan Smart City, Pemerintah Kota Kupang bekerja sama dengan Qlue.

Peresmian aplikasi Qlue atau pelaporan warga Kota Kupang, dilakukan di halaman parkiran M Hotel, Jalan Timor Raya, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore bersama Chief Commercial Office Qlue (CCO) Maya Arvini, anggota DPRD Kota Kupang, dan tokoh agama, bersama-sama meresmikan Qlue dalam festival “Ayo Berubah”.

Aplikasi Qlue adalah aplikasi yang bisa digunakan warga Kota Kupang dalam melaporkan berbagai masalah lingkungan dan sosial, sehingga diharapkan akan meningkatkan layanan publik pemerintah Kota Kupang.

Chief Commercial Office Qlue (CCO), Maya Arvini, kepada wartawan, Kamis (22/8), mengatakan, dengan aplikasi Qlue ini, masyarakat Kota Kupang bisa melaporkan berbagai masalah lingkungan dan sosial.

Chief Commercial Office Qlue (CCO), Maya Arvini.

Mulai dari masalah sampah, lampu jalan dan rambu lalu lintas yang rusak, kemacetan, pelanggaran lalu lintas, parkiran liar, tunawisma/pengemis, fasilitas anak, pedagang kaki lima liar, pelanggaran bangunan, iklan liar, dan fogging demam berdarah deangue (DBD).

Laporan masyarakat akan ditintindak lanjuti oleh tim quick response dari tujuh perangkat daerah.

Untuk tahap awal, Pemerintah Kota Kupang telah menyiapkan 200 orang tim quick response untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.

Pemkot juga menargetkan jumlah pengguna aplikasi Qlue sebanyak 22 ribu orang dengan jumlah laporan masyarakat sebanyak 30 ribu per tahun.

“Untuk MoU Pemkot Kupang dengan aplikasi Qlue dilakukan selama satu tahun,” sebut Arvini.

Ditambahkannya, Qlue dalam waktu dekat ini akan mencoba mamperkenalkan aplikasi ini ke kampus Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

“Untuk mendapat aplikasi Qlue, masyarakat Kota Kupang tinggal mendwonlood di playstore, dan semua fitur sudah ada dan siap digunakan,” pungkas dia. (wil)

Continue Reading

Loading…




error: Content is protected !!