Connect with us

SPORT

Tibo Monabesa Juara Dunia, Kado Ultah Terindah Menpora

Published

on

Menpora Imam Nahrawi mendapat kejutan kue ulang tahun di Kupang.

Kupang, penatimor.com – Senin 8 Juli 2019 menjadi hari yang paling bermakna bagi Menpora Imam Nahrawi.

Tepat di hari ulang tahunnya yang genap ke 46 tahun, putra Bangkalan, Madura, Jawa Timur ini mendapat kado spesial lahirnya juara dunia tinju dari Kupang, Tibo Monabesa.

Pada kejuaraan “The Border Battle 2019”, di GOR Flobamora NTT dan setelah bertarung 12 ronde, Tibo berhasil menjadi juara dunia kelas terbang versi Internasional Boxing Organization (IBO) setelah mengalahkan petinju asal Australia Omari Kimweri.

“Saya bersama Guburnur NTT Viktor Laiskodat menjadi sakisi laga yang berlangsung seru sejak ronde pertama hingga terakhir,” kata Menpora.

“Selamat Tibo, terima kasih sudah membuat bangga Indonesia dengan prestasi ini. Semoga terus konsisten berlatih dan meraih juara di laga berikutnya. Saya berharap dengan kejuaraan dunia ini akan lahir juara-juara dunia baru dari NTT, lahir Ellyas-Ellyas Pical baru, lahir Chris John-Chris John baru,” tambahnya.

Usai menyampaikan harapannya, tak disangka dan sebuah kejutan, kue dihiasi kilatan lilin berangka 46 disodorkan kepada Menpora Imam Nahrawi oleh Promotor Tinju Elza Elizabeth Liu diiringi Lagu Selamat Ulang Tahun karya Jamrud.

Sontak seluruh yang di atas ring tinju, termasuk Guberbur NTT Viktor Laiskodat dan Wagub Joseph Nae Soi, Asdep Ordik Alman Hudri, Plt Asdep Orpres Ahmad Arsani, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun.

“Terima kasih atas doa dari semuanya, ini tidak saya sangka, tapi yang lebih indah dan membahagiakan adalah lahirnya juara baru tinju dunia dari NTT, Tibo Monabesa,” ucap Menpora di atas ring penuh haru. (mel)

Advertisement
Loading...
Loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SPORT

Kejurda Balap Motor di Kupang Perebutkan Total Hadiah Rp210 Juta

Published

on

Foto: IST

Kupang, Penatimor.com – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Ultras Victory Grasstrack dan Motocross yang berlangsung di Sirkuit Boneana Kabupaten Kupang, memperebutkan Piala Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) Cup I dengan total hadiah senilai Rp210 juta.

Kejuaraan balap motor yang digelar selama tiga hari mulai Jumat, tanggal 12 hingga Minggu 14 Juli 2019 itu diikuti sebanyak 200 pembalap dari berbagai daerah di NTT, bahkan diikuti juga oleh sejumlah pembalap dari negara tetangga Timor Leste.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), hari ini Sabtu (13/7/2019) menyaksikan secara langsung Kejuaraan Daerah Grasstrack dan Motocross yang berlangsung di Sirkuit Boneana Kabupaten Kupang.

Pada kesempatan itu, Gubernur Laiskodat mengharapkan even ini mampu melahirkan pembalap-pembalap dari NTT yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.

“Sangat diharapkan juga kiranya lewat ajang ini juga, mampu memupuk rasa sportifitas diantara para crosser yang berlaga pada even ini,” kata Laiskodat.

Sebelum meninggalkan sirkuit, Gubernur Laiskodat didaulat untuk melepas race kelas bergengsi Special Engine (SE) sampai dengan 150cc yang diikuti oleh 8 crosser dari dalam dan luar negeri. (ale)

Continue Reading

SPORT

Kejuaraan Tinju Piala Presiden di Labuan Bajo Bakal Diikuti 30 Negara, Berhadiah Ribuan Dolar AS

Published

on

Ketua Umum PB Pertina Brigjen Pol Johni Asadoma, didampingi pengurus Chris Mboeik, Ketua Pertina NTT Samuel Haning dan dr. Christian Widodo dalam jumpa pers di lobi lantai 1 Mapolda NTT, Selasa (9/7) sore.

Kupang, penatimor.com – Sebanyak 30 negara akan ikut serta dalam Tournament Internasional Boxing In Komodo Dragon Island memperebutkan Piala Presiden ke- 23.

Kegiatan yang akan dilangsungkan di Lapangan Gorontalo, Jl. Pantai Pede, Km 5, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, ini akan dimulai dari tanggal 22-28 Juli 2019.

Dalam konferensi pers yang dilakukan di Aula Lobi Lantai 1 Mapolda NTT, Selasa (9/7), Ketua Umum PB Pertina Indonesia, Brigjen Pol. Drs. Johni Asadoma, mengatakan, kejuaran tinju internasional Piala Presiden merupakan sejarah bagi NTT yang bisa menggelar kejuaran tinju di Indonesia.

Dijelaskan, kejuaran tinju piala presiden ini dulunya merupakan kejuaran yang bergengsi di dunia internasional, karena pada tahun 1980 merupakan kejuaran untuk ajang persiapan olimpiade, sehingga negara-negara yang ikut mempunyai nama besar dalam dunia tinju.

Kejuaran tinju piala presiden ini dulunya diselengarakan satu tahun sekali, tapi karena terkendala biaya yang besar, sehingga penyelenggaraan dilakukan satu kali dalam satu kepengurusan.

Sebelumnya kejuaran piala presiden ke-22 diselenggarakan di Palembang tahun 2015.

Sehingga baru dilaksanakan kejuaran tinju piala presiden yang ke-23 tahun 2019 yang dilaksanakan selama enam hari di Labuan Bajo.

“Sudah ada 30 negara yang mengkonfirmasi untuk mengikuti kejuaraan ini, sehingga kita mengharapkan pada hari H nya semua bisa hadir,” ungkap Ketum PB Pertina.

Lanjut Johni Asadoma, untuk persiapan dari Indonesia, ada tiga tim yang dipersiapkan, masing-masing Tim A atau Tim Inti sebanyak 13 petinju, Tim B atau Tim Lapis Kedua, dan Tim C khusus NTT yang mewakili Indonesia.

Dalam kejuaran tinju piala presiden ini, ada dua kelas yang dipertandingkan yaitu 6 kelas putri dan 8 kelas putra, sehingga ada 14 kelas yang dilaksanakan.

“Untuk kelas putri adalah 45 Kg, 48 Kg, 51 Kg, 54 Kg, 57 Kg, dan 60 Kg. Untuk kelas putra adalah 49 Kg, 52 Kg, 56 Kg, 60 Kg, 67 Kg, 69 Kg, 75 Kg, dan 81 Kg,” sebut Johni.

Ditambahkan sosok yang juga Wakapolda NTT itu, untuk para juara akan mendapat medali, piagam dan uang tunai.

Untuk medali emas akan mendapat hadiah uang $500 dollar AS, medali perak $300 dolar, medali perunggu $200 dollar, sedangkan untuk juara umum mendapat $5000 dollar.

Dia menambahkan, kegiatan tinju dunia piala presiden dilakukan di Labuan Bajo, bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan pariwisata yang ada di NTT. (wil)

Continue Reading

SPORT

Menpora Buka Liga Berjenjang di Kupang

Published

on

Menpora Imam Nahrawi melakukan tendangan kick-off pertanda dimulainya kompetisi di BU Kristal, Kupang, Minggu (7/7).

Kupang, penatimor.com – Kemenpora resmi menggelar liga sepakbola pelajar berjenjang 2019 seri Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kompetisi sepak bola yang digawangi Asdep Olahraga Pendidikan Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora ini memperebutkan Piala Menpora.

Kompetisi yang digelar di BU Kristal, Kupang, Minggu (7/7), itu langsung dibuka Menpora Imam Nahrawi dengan melakukan tendangan kick-off.

Kehadiran Menpora ini sekaligus mengawali kompetisi Liga berjenjang untuk U-14, U-16, U-17 putri dan U-21. Selain itu, juga dilakukan penutupan secara seremonial untuk kompetisi U-12.

“Kami berharap semangat Ayo Bergerak, Ayo Olahraga terus digelorakan. Dengan kompetisi ini, kami harapkan ke depannya bisa lahir pesepak bola yang potensial, main di Timnas, dari NTT ini,” ucap Imam.

Tampak hadir dalam kegiatan ini antara lain Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis, Plt Kadispora NTT, dan juga Asdep Ordik Kemenpora Alman Hudri.

Dengan digelarnya kick-off Liga Berjenjang tersebut, Kemenpora berharap bakal ditemukan banyak calon pemain berbakat.

“Semoga dari kompetisi Piala Menpora U-12, U-14, U-16 ini akan lahir Egy Maulana Vikri baru,” tandasnya.

Ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan Liga Berjenjang Piala Menpora. Dari sekian turnamen, sudah banyak lahir bintang muda sepak bola Indonesia yang kini berkompetisi di luar negeri maumpun dalam negeri. Yang paling segar, ialah Timnas Pelajar Indonesia U-15 yang berjuang di IBER Cup, Portugal.

Para pemain ini merupakan hasil didikan dari Liga Berjenjang pada tahun 2018 lalu. Sempat menang melawan tim asal Prancis, Spanyol dan Portugal, kiprah Timnas Pelajar U-15 harus terhenti di semifinal. (mel)

Continue Reading

Loading…




Loading…

Trending

error: Content is protected !!