Connect with us

PENDIDIKAN

Zumba Meriahkan Syukuran Dies Natalis II UPG ’45 NTT

Published

on

Zumba bersama meriahkan syukuran Dies Natalis II UPG 1945 Provinsi NTT, Jumat (7/6).

Kupang, penatimor.com – Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Provinsi NTT merayakan Dies Natalis II dengan menggelar Zumba bersama para dosen dan pegawai.

Kegiatan syukuran tersebut berlangsung di halaman kampus UPG 1945, Jl. P.A. Manafe No. 7, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Jumat (7/6).

Rektor UPG 1945 NTT, David R.E Selan, SE.,MM., dalam sambutan nya mengatakan, Zumba bersama ini merupakan inspirasi, ide dan kreasi dari Ketua BPH Samuel Haning.

“Kegiatan ini juga didukung oleh dosen dan pegawai, sehingga malam ini kita meriahkan dan getarkan halaman kampus UPG 1945,” kata David.

Dia juga menceritakan perjalanan UPG ’45 NTT yang baru berjalan selama dua tahun.

“Seperti bayi yang masih dua tahun dan tidak bisa berpakaian. Yang masih perlu dituntun, sehingga masih perlu tuntunan orangtua, bapa, mama, keluarga, dan pengasuh untuk membesarkan anak ini untuk tumbuh menjadi besar,” ungkap David.

“Sehingga ini tidak terlepas dari semua perangkat, BPH, PGRI NTT, universitas, perangkat dari pimpinan universitas, fakultas, program studi, dosen, pegawai dan mahasiswa dan juga tidak terlepas dari stakeholder dalam hal ini masyarakat dan keluarga,” sambung dia.Rektor melanjutkan, dalam perjalanan kampus, ketika diuji oleh badai yang keras dan dahsyat, pihaknya hampir tidak berdaya menghadapi nya.

Tapi berkat satu harapan dan kekompakan di bawah komando Ketua BPH, mereka pun mampu melewati semua tantangan selama hampir empat tahun.

“Selama dua tahun ini perlu saya sampaikan kepada bapa-mama, kampus UPG 45 ini waktu itu ada 7.000 lebih mahasiswa yang aktif kuliah, mereka terjawab akan masalah bisa mengurus kelengkapan untuk dapat diwisudakan,” jelas dia.

Wisuda perdana pada bulan September 2018 dengan 500 wisudawan dan wisuda kedua tahun 2019 dengan jumlah 755 wisudawan.

Untuk sekarang, masih 2.000 lebih mahasiswa yang diproses untuk diwisudakan.

Dalam menghadapi kepastian hukum, David Selan mengaku pihaknya sudah mendapat izin legal bebas sesuai dengan UUD yang berlaku dan tidak diragukan siapa dan dimana.

“Selama dua tahun ini kami berproses dan sudah 11 program studi terakreditasi dengan 90 persen nilai B,” jelas dia.

Sementara, Ketua BPH PGRI Samuel Haning, SH., MH., di selah-selah acara tersebut, juga mengatakan akan mengggelar lagi kegiatan Zumba bersama.

“Nanti akan ada lagi Zumba bersama yang menghadirkan 20 ribu peserta,” ungkap Samuel Haning.

Acara tersebut juga dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun secara bersama oleh Rektor, Ketua BPH, dosen, dan pegawai UPG 1945, serta pembagian doorprize. (R3)

Loading...


Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PENDIDIKAN

Safari Kamtibmas di SMA Negeri XI Kupang, Wakapolda Imbau Siswa Jauhi Miras

Published

on

Wakapolda NTT Brigjen Pol Johni Asadoma menyerahkan hadiah HP kepada siswa SMA Negeri XI Kupang yang berhasil berpidato dengan bahasa Inggris.
Continue Reading

PENDIDIKAN

Putu Adiyasa jadi Doktor Pertama Lulusan Undana di Polda NTT

Published

on

I Putu Adiyasa mengikuti ujian terbuka Program Doktor Ilmu Administrasi Negara Program Pascasarjana Undana Kupang, Rabu (6/11/2019) di Aula Pascasarjana Undana Penfui, Kota Kupang.
Continue Reading

PENDIDIKAN

Wakapolda NTT Safari Kamtibmas ke SMA Negeri 1 Lobalain

Published

on

Wakapolda NTT Brigjen Pol Johni Asadoma didampingi oleh Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Hari Wibowo, SIK.,M.Si., disambut dengan tarian oleh siswa SMA Negeri 1 Lobalain, Senin (4/11).
Continue Reading




Loading…

error: Content is protected !!