Connect with us

SELEBRITI

Syuting Film di Belu, Pevita Pearce jadi Perempuan Timor Leste

Published

on

Pevita Pearce

Jakarta, penatimor.com – Aktris Pevita Pearce terlibat dalam film berjudul Rumah Merah Putih yang diproduksi oleh Alenia Pictures.

“Aku jadi Maria Lopez, perempuan Timor Leste,” kata Pevita di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (20/5).

Adik Keenan Pearce itu mengaku tertarik membintangi film Rumah Merah Putih.

Sebab, film itu memberi tantangan baru baginya. Tokoh Maria menuntutnya harus banyak mengubah karakter.

Dia mengaku selalu mencari tantangan baru saat berakting. Selain itu, dia juga ingin mengeksplorasi hal baru.

“Aku nemuin itu di film Rumah Merah Putih. Perubahannya juga ada. Perubahan fisik, bahasa yang digunakan, dan perubahan busananya,” jelas Pevita.

Untuk mendalami karakter, perempuan yang sempat digosipkan dengan Ariel NOAH tersebut melakukan beberapa tahapan.

Salah satunya ialah dengan berbaur bersama para ibu dari warga lokal lokasi syuting di Kabupaten Belu dan daerah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste.

“Risetnya aku ngobrol langsung dan ada waktu sekitar dua minggu untuk bersosialisasi sama mama-mama sekitar dan ikut aktivitas mereka,” ucap Pevita.

Rumah Merah Putih merupakan film garapan Nia Zulkarnaen dan Ari Sihasale.

Film itu memgisahkan kehidupan anak-anak di Nusa Tenggara Timur yang memiliki kecintaan yang besar terhadap Indonesia.

Selain Pevita, film Rumah Merah Putih juga dibintangi sejumlah pemain lainnya.

Di antaranya, Yama Carlos, Shafira Umm, dan Abdurrahman Arif. Rumah Merah Putih bakal tayang di bioskop mulai 20 Juni 2019. (R4)

Loading...
Loading...
loading...

SELEBRITI

Jelajahi Pegunungan Himalaya, Darius-Dona Bawa Misi Kumpul Dana Bangun PAUD di NTT

Published

on

Darius Sinathrya dan Donna Agnesia. Foto: dok. Himalayan Ridge

Jakarta, penatimor.com – Pasangan Darius Sinathrya dan Donna Agnesia baru saja menuntaskan perjalanan petualangan bersama ke Himalaya bersama oil Top 1 dan JPX Helmet.

Mereka membagikan pengalaman turing yang memacu adrenalin itu dalam serial vlog bertajuk Himalayan Ridge.

Vlog pendek itu mengisahkan perjalanan penuh risiko yang dilakukan Darius Sinathrya bersama sang istri, Donna ke pegunungan Himalaya, India Utara.

“Vlog ini menceritakan pengalaman kami saat menikmati tantangan perjalanan ke jalan tertinggi di dunia. Kami ingin berbagi pengalaman,” kata Darius di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/9).

Dia pun berharap, cerita dalam vlog tersebut bisa menginspirasi siapa saja yang ingin mencoba menikmati petualangan riding ke pegunungan Himalaya. Mulai dari rute dan kondisi jalan yang nanti akan mereka hadapi.

“Semoga bisa menambah informasi dan menghibur para pecinta perjalanan dan petualangan,” ujar Darius.

“Kalau dari tantangan sih saat kami offroad, karena sempat melewati sungai gletser juga, dengan kondisi arusnya yang kencang banget, enggak bisa lihat apa yang ada di bawah air itu, setengah roda lah terendam. Tapi cuma sedikit saja (sungai gletsernya),” lanjut dia.

Darius, Donna, dan tim berhasil mencapai Khardung La Pass (jalan tertinggi di dunia 5.359 meter dari permukaan laut) di pegunungan Himalaya. Perjalanan ini dimulai dari kota Chandigarh, India, pada 1 Agustus 2019 dengan menunggangi Royal Enfield Himalayan dan dilengkapi dengan JPX Helmet Duke Series.

Perjalanan ini juga membawa misi sosial #kebaikantanpabatas, berupa pengumpulan dana untuk pembangunan sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Nusa Tenggara Timur bersama Oli Top 1. (ant/jim)

Loading...
Continue Reading

SELEBRITI

Harumkan NTT, Sarlin Jones Tak Percaya jadi Jawara Miss Grand Indonesia 2019

Published

on

Sarlin Jones, Miss Grand Indonesia 2019. Foto: Dok. MGI

Jakarta, penatimor.com – Sarlin Jones tak menyangka dinobatkan menjadi jawara Miss Grand Indonesia 2019 dalam malam puncak yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta, baru-baru ini.

Perwakilan dari Nusa Tenggara Timur ini berhasil menyisihkan 33 finalis lain setelah menjalani masa karantina selama sepuluh hari sejak 17 Agustus di Labuan Bajo.

Dara yang karib disapa Sarlin ini berhasil mengalahkan dua finalis lainnya di tiga besar, yaitu Cindy Yuliani dari Bali yang menjadi runner up 1 dan Gabriella Hutahaean, perwakilan Sumatera Utara, di runner up 2.

“Benar-benar enggak nyangka bisa menang, padahal saingan saya juga berat seperti finalis dari Bali dan Sumatera Utara,” kata Sarlin usai acara.

Bagi Sarlin, menjadi Miss Grand Indonesia menjadi langkah awal untuk maju ke pentas dunia. Dia pun kini bersiap mengikuti ajang Miss Grand International yang akan diselenggarakan di Venezuela, pada akhir tahun nanti.

“Saya akan berlatih lebih keras lagi agar bisa bersaing dengan finalis dari negara-negara lain,” ujar Sarlin.

Sementara, Presiden Director Miss Grand Indonesia Dikna Faradiba mengatakan bahwa Sarlin memiliki waktu tiga bulan untuk mempersiapkan diri mengikuti ajang Miss Grand International.

“Kami coba mempersiapkan (Sarlin) sebaik mungkin,” ucapnya.

Sarlin Jones lahir di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 8 Mei 2001. Dia putri pertama dari pasangan David Jones dan Adriana Lede. Ayahnya berasal dari Amerika Serikat. Sementara sang ibu berasal dari Sabu Raijua, NTT. (jim)

Loading...
Continue Reading

SELEBRITI

Dj Amelia Meriahkan Balinese Night Party di Aston Kupang

Published

on

Dj Amelia Intan

Kupang, penatimor.com – Aston Kupang Hotel menggelar event sensasional Leet Sky Dining dan Lounge yang ke empat kali dengan tematik, Balinese Night Party.

Ini merupakan salah satu lokasi party dengan tempat paling tinggi di NTT dengan menyuguhkan pemandangan langsung Kota Kupang dan Pantai Pasir Panjang di malam hari.

Acara ini digelar di Lantai 18 Aston Kupang Hotel and Convention Center (AKHCC), Jalan Timor Raya No. 142, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Jumat (30/8) malam.

Public Relation Officer Aston Hotel Kupang, Viona Alamanda, mengatakan, kegiatan sebelumnya sudah dilakukan pada 26 Juni 2019 dengan tema Balinese Army.

Sedangkan untuk tema yang dipakai malam ini adalah Balinese Night Party.

Aston Hotel menggunakan konsep dari Mbs Balinese dengan best performance mulai dari dekorasi, kostum, dan lainnya, semua bernuansa Bali dengan harga tiket Rp 50 ribu dan minuman bir bintang.

Harapan nya dunia entertaiment di Kota Kupang berkembang, seperti juga party-party di tempat lain.

Untuk di Leet Sky sendiri memang berbeda, karena bukan party outdoor tapi sebaliknya melakukan party in door dan yang tertinggi di NTT.

“Kegiatan yang kami lakukan ini sebenarnya tiga bulan sekali, tapi karena sebelumnya antusias sangat banyak, maka kami lakukan bulan Agustus ini. Kemungkinan kami akan adakan lagi bulan September,” kata Viona Alamanda.

“Untuk event ini, kami mulai dari pukul 22.00-03.00 dengan suasana yang sangat berbeda dari party di tempat lain,” lanjut dia.

Ditambahkan, event sensasional Leet Sky biasa nya dilaksanakan pada Sabtu malam, tetapi setelah melihat di kota-kota lain, diputuskan dilaksanakan Jumat malam.

“Kami hadirkan Dj Marlon dari NTT dan Dj Amelia Intan dari Surabaya dengan disponsori oleh Bir Bintang,” tutup Viona Alamanda. (wil)

Baca Juga :   Mabuk, Seorang Ayah di Kupang Perkosa Anak Kandung
Loading...
Continue Reading
Loading...




Loading…

error: Content is protected !!