Connect with us

UTAMA

KPU Sahkan Rekapitulasi Suara Pilpres 2019 dari 27 Provinsi, Termasuk NTT, Ini Hasil Lengkapnya

Published

on

Joko Widodo dan Prabowo Subianto saat Debat Capres beberapa waktu lalu.

Jakarta, penatimor.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengesahkan penghitungan suara Pilpres 2019 dari 27 provinsi, hingga Kamis (26/5) ini. Dari 27 provinsi itu, total suara penghitungan untuk Pilpres 2019 yang masuk, sebanyak 126.495.161.

Hingga kini, perolehan suara Pilpres 2019 untuk pasangan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin masih unggul atas Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Tercatat, Jokowi – Ma’ruf memperoleh 70,324,295 atau sekitar 55,59 persen suara. Sementara itu, Prabowo – Sandiaga mengumpulkan 56,170,866 atau sekitar 44,41 persen suara. Selisih suara antar pasangan calon itu mencapai 14.153.429.

Jika dirinci data per provinsi, pasangan Jokowi – Ma’ruf Menang 16 daerah. Sementara itu, pasangan Prabowo – Sandiaga menang di 11 provinsi.

Jokowi – Ma’ruf menang di Bali, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, D.I Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, dan Kepulauan Riau.

Di sisi lain, pasangan Prabowo – Sandiaga menang di Bengkulu, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Banten, NTB, Aceh dan Jawa Barat.

KPU menargetkan pengesahan hasil penghitungan Pilpres 2019 pada 22 Mei 2019. Sesuai rencana, KPU akan mengesahkan penghitungan suara untuk provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (17/5).

“Jadi Sulsel akan kami jadwal ulang. Kami masukkan dalam daftar Jumat,” ungkap Ketua KPU Arief Budiman di kantornya, Kamis ini. (mg10/jpnn/R4)

Berikut rekapitulasi suara yang telah disahkan KPU di 27 Provinsi

1. Provinsi Bali:

Paslon 01: 2.351.057 suara (91,68%)
Paslon 02: 213.415 suara (8,32%)

2. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung:
Paslon 01: 495.729 suara (63,23%)
Paslon 02: 288.235 suara (36,77%)

Baca Juga :   3.000 Surat Suara di Kota Kupang Rusak

3. Provinsi Kalimantan Utara:
Paslon 01: 248.239 suara (70,04%)
Paslon 02: 106.162 suara (29,96%)

4. Provinsi Kalimantan Tengah:
Paslon 01: 830.948 suara (60,74%)
Paslon 02: 537.138 suara (39,26%)

5. Provinsi Gorontalo:
Paslon 01: 369.803 suara (51,73%)
Paslon 02: 345.129 suara (48,27%)

6. Provinsi Bengkulu:
Paslon 01: 583.488 suara (49,89%)
Paslon 02: 585.999 suara (50,11%)

7. Provinsi Kalimantan Selatan:
Paslon 01: 823.939 suara (35,92%)
Paslon 02: 1.470.163 suara (64,08%)

8. Provinsi Kalimantan Barat
Paslon 01 : 1.709.896 suara (57,50%)
Paslon 02 : 1.263.757 suara (42,50%)

9. Provinsi Sulawesi Barat
Paslon 01 : 475.312 suara (64,32%)
Paslon 02 : 263.620 suara (35,68%)

10. Provinsi D.I. Yogyakarta
Paslon 01 : 1.655.174 suara (69,03%)
Pason 02 : 742.481 suara (30,97%)

11. Provinsi Kalimantan Timur
Paslon 01: 1.094.845 suara (55,71%)
Paslon 02: 870.443 suara (44,29%)

12. Provinsi Lampung
Paslon 01: 2.853.585 suara (59,34%)
Paslon 02: 1.955.689 suara (40,66%)

13. Provinsi Maluku Utara
Paslon 01: 310.548 suara (47,39%)
Paslon 02: 344.823 suara (52,61%)

14. Provinsi Sulawesi Utara
Paslon 01: 1.220.524 suara (77,24%)
Paslon 02: 359.685 suara (22,76%)

15. Provinsi Jambi
Paslon 01: 859.833 suara (41,68%)
Paslon 02: 1.203.025 suara (58,32%)

16. Provinsi Sulawesi Tengah
Paslon 01: 914.588 suara (56,41%)
Paslon 02: 706.654 suara (43,59%)

17. Provinsi Jawa Timur
Paslon 01: 16.231.668 suara (65,79%)
Paslon 02: 8.441.247 suara (34,21%)

18. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)
Paslon 01: 2.368.982 suara (88,57%)
Paslon 02: 305.587 suara (11,43%)

19. Provinsi Sumatera Selatan
Paslon 01: 1.942.987 suara (40,30%)
Paslon 02: 2.877.781 suara (59,70%)

20. Provinsi Sulawesi Tenggara
Paslon 01 : 555.664 suara (39,75%)
Paslon 02 : 842.117 suara (60,25%)

Baca Juga :   Presiden Jokowi Dijadwalkan Buka Kegiatan Paskah Jemaat Benyamin Oebufu

21.Provinsi Sumatera Barat
Paslon 01 : 407.761 suara (14,08%)
Paslon 02 : 2.488.733 suara (85,92%)

22. Provinsi Jawa Tengah
Paslon 01 : 16.825.511 suara (77,29%)
Paslon 02 : 4.944.447 suara (22,71%)

23. Provinsi Kepulauan Riau
Paslon 01 : 550.692 suara (54.19%)
Paslon 02 : 465.511 suara (45.81%)

24. Provinsi Banten
Paslon 01 : 2.537.524 suara (38,46%)
Paslon 02 : 4.059.514 suara (61,54%)

25. Provinsi Nusa Tenggara Barat
Paslon 01 : 951.242 suara (32,11%)
Paslon 02 : 2.011.319 suara (67,89%)

26. Provinsi Aceh
Paslon 01 : 404.188 suara (14,41%)
Paslon 02 : 2.400.746 suara (85,59%)

27. Provinsi Jawa Barat
Paslon 01 : 10,750,568 suara (40 07%)
Paslon 02 : 16,077,446 suara (59,93%)

Loading...
Loading...
loading...

UTAMA

HUT Lantas Ke-64, Polantas di Polda NTT Sumbang 60 Kantong Darah

Published

on

AKP Eliana Papote, SIK., Kasi BPKB Dit Lantas Polda NTT mengikuti donor darah di Aula Dit Lantas Polda NTT.

Kupang, penatimor.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan berbagai aksi sosial dalam rangka peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-64 tahun 2019.

Kamis (19/9), jajaran Dit Lantas Polda NTT menggelar aksi donor darah dipusatkan di kantor Dit Lantas Polda NTT.

Kegiatan donor darah kerja sama dengan PMI Kupang ini dipimpin Direktur Lalu Lintas Polda NTT, Kombes Pol Pringgadi Supardjan.

Dari hasil donor darah ini terkumpul 60 kantong darah terdiri dari golongan darah A sebanyak 14 kantong, golongan darah B 14 kantong, golongan darah AB 2 kantong dan golongan darah O sebanyak 29 kantong darah.

Masing-masing anggota Dit Lantas Polda NTT terlebih dahulu diperiksa tekanan darah dan kondisi tubuh.

Mereka yang dinyatakan sehat langsung mengikuti aksi donor darah sehingga terhimpun 60 kantong darah berbagai golongan.

Pada hari yang sama, Dit Lantas Polda NTT juga menggelar anjangsana ke purnawirawan Dit Lantas Polda NTT.

Rombongan Dit Lantas dipimpin Wadir Lantas Polda NTT, AKBP Rio Lesmana, SIK mendatangi kediaman sejumlah pensiunan dan purnawirawan Dit Lantas Polda NTT.

Selain kunjungan silaturahmi, jajaran Dit Lantas Polda NTT juga menyerahkan bingkisan dan tali kasih kepada purnawirawan.

Aksi sosial lain digelar pada Jumat (20/9).

Kali ini jajaran Dit Lantas Polda NTT melakukan bhakti sosial di sejumlah tempat ibadah seperti Masjid Raya Kelurahan Fontein Kecamatan Oebobo, gereja Protestan GMIT Koinonia Kuanino Kelurahan Kuanino Kecamatan Kota Raja dan juga di Pura Oebanantha Kelurahan Fatubesi Kecamatan Kota Lama Kota Kupang.

Ditemui secara terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda NTT, Kombes Pol Drs Pringgadi Supardjan mengakui, HUT lalu lintas bhayangkara ke 64 tahun 2019 kali ini mengusung tema ‘Dengan semangat Promoter, Korlantas Polri mengoptimalkan pelayanan lalu lintas berbasis IT guna mendukung program road safety’.

Baca Juga :   Jelang Pemilu 2019, 68 Anggota KPPS Kelurahan Batuplat Ikut Bimtek

Tema ini sangat penting karena ada kesepakatan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dengan mencoba mengajak masyarakat untuk jadi polisi bagi diri sendiri.

“Keselamatan berlalu lintas bukan untuk siapa-siapa tetapi untuk diri dan keluarga. Masyarakat pun jangan ego di jalan raya,” tandas Dir Lantas Polda NTT.

Dengan penerapan IT maka CCTV bisa diaktifkan sehingga bisa memantau situasi dan kondisi wilayah.

Jajaran lalu lintas juga melakukan berbagai pembenahan melalui pelayanan identifikasi kendaraan terutama pembayaran pajak yang sudah bisa dilakukan lintas provinsi.

Dit Lantas di seluruh wilayah pun memback up provinsi lain untuk bayar perpanjangan pajak kendaraan. “Bayar pajak kendaraan bisa dilakukan dimana saja,” ujarnya.

Memasuki usia yang ke 64, jajaran polisi lalu lintas bertekad meningkatkan pelayanan kepada masyarakat karena saat ini banyak hoax yang berkembang.
“IT makin tinggi, hoax makin tinggi pula,” tandasnya.

Kegiatan ini bukan sekedar menarik masyarakat untuk percaya polisi tapi juga mengantisipasi hoax sehingga seluruh lapisan masyarakat diharapkan bisa menghindari berita bohong.
Ia mencontohkan bahwa penyebaran hoax makin merajalela.

“Foto bisa diedit untuk maksud yang lain sehingga kita mengutamakan IT,” tambah Dir Lantas Polda NTT.

Pihaknya berharap semua pihak sama-sama menjaga beredar nya hoax.

“(Masyarakat) bisa menyaring informasi yang bisa dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.

Polisi juga mengaktifkan dan mengefektifkan sosialisasi dan kunjungan ke sekolah-sekolah.

Kegiatan ini dilakukan secara gencar oleh Waka Polda NTT, Brigjen Pol Drs Johni Asadoma, M.Hum dan juga anggota lalu lintas.

Kegiatan puncak HUT ke 64 lalu lintas Bhayangkara tahun 2019 Polda NTT yang jatuh pada tanggal 22 September digelar pada Senin (23/9) di aula SPN Polda NTT dihadiri Kapolda NTT, Irjen Pol Drs H Hamidin. (wil)

Baca Juga :   Hasto: Kesalahan Fatal Menyatakan Presiden Chief of Law Enforcement
Loading...
Continue Reading

HUKRIM

Baru Dipasang Sehari, Accu Lampu Penerangan Jalan Dicuri Orang

Published

on

I Wayan Pasek Sujana

Kupang, penatimor.com – Aksi pengrusakan dan pencurian accu solar cell lampu penerangan jalan di sejumlah ruas jalan di Kota Kupang terjadi dalam pekan ini.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi di Polres Kupang Kota.

Kehilangan accu solar cell lampu penerangan jalan ini terjadi di sejumlah wilayah di Kelurahan Kelapa Lima Kecanmatan Kelapa Lima Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lurah Kelurahan Kelapa Lima, Yustinus S. Kahan (31) yang juga warga Jalan Nusa Bunga, RT 26/RW 07, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, mengadukan kasus ini ke polisi di Polres Kupang Kota.

Ia mengaku pemerintah Kota Kupang dirugikan dalam kasus ini karena sejumlah accu solar cell lampu penerangan jalan yang baru dipasang raib tanpa diketahui pelaku pencurian.

Kepada polisi, pelapor mengaku kalau pada Selasa (17/9) ia dan sejumlah staf Kelurahan Kelapa Lima memasang sejumlah lampu penerangan jalan di sejumlah ruas jalan di wilayah kelurahannya.

Hingga dini hari pukul 02.00 wita, ada 15 lampu penerangan jalan yang dipasang di sepanjang Jalan RA Kartini, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Pencuri diperkirakan beraksi pada malam hari hingga subuh.
Keesokan hari nya, sejumlah lampu penerangan jalan sudah dirusaki. Accu solar cell yang terpasang pada tiang lampu penerangan jalan bagian bawah raib dan dicuri orang.

Lurah Kelapa Lima pun mengajak staf nya, Boy Malelak dan Ketua RW 08 Kelurahan Kelapa Lima, John Lay untuk mendata lampu penerangan jalan yang dirusaki dan pelaku mencuri accu solar cell.

“Ada accu solar cell lampu penerangan jalan di 6 titik dari 15 titik yang sudah kita pasang sehari sebelumnya sudah hilang dan penutup sudah rusak,” ujarnya dalam laporannya ke polisi di Polres Kupang Kota.

Baca Juga :   Tanggapi Wacana Wisata Halal di NTT, Begini Pernyataan PMII Kupang

Ia berharap dengan laporannya ke polisi, pihak kepolisian membantu mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku serta bisa diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH MH yang dikonfirmasi melalui Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Kupang, Ipda Wayan Pasek Sujana, SH mengaku sedang memproses kasus ini.

“Pemerintah Kota Kupang sebagai pihak korban. Sementara pelapornya lurah Kelurahan Kelapa Lima sudah kita periksa termasuk sejumlah saksi,” ujarnya.

Polisi sedang menyelidiki kasus ini dan berupaya mengungkap pelaku. (wil)

Loading...
Continue Reading

UTAMA

Kapolda NTT Minta Dukungan Masyarakat

Published

on

Kapolda NTT Irjen Pol Hamidin dan mantan Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman melakukan salam komando usai sertijab di lapangan Mapolda NTT, Kamis (19/9).

Kupang, penatimor.com – Kapolda NTT Irjen Pol Hamidin meminta dukungan seluruh masyarakat NTT.

Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan dalam pelaksaanan tugas dan eksistensi Polda NTT dan Polres jajaran sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat.

“Saya meminta dukungan dari masyarakat dan media massa agar nanti dalam melaksanakan tugas kita bisa bersinergi untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama. Kita juga membuka pintu komunikasi dalam rangka korektif untuk pelaksanaan tugas di Polda NTT,” kata Kapolda usai upacara sertijab di lapangan Mapolda NTT, Kamis (19/9).

Hamidin juga sampaikan, mengenai penegakan hukum, khususnya penanganan perkara, akan segera dipetahkan guna mempercepat penyelesaiannya.

“Akan saya petahkan dulu, apa kira-kira kejadian yang menjadi prioritas akan saya lakukan dalam waktu dekat,” kata Hamidin sembari berjanji akan melanjutkan program-program pejabat lama Kapolda NTT.

Pengganti Irjen Pol Raja Erizman ini menambahkan, sementara ini dia masih melihat keamanan kamtibmas di NTT masih aman dan kondusif.

Sementara, Irjen Pol Raja Erisman pada kesempatan ini juga mengatakan dirinya sudah melaksanakan tugas selama 570 hari sebagai Kapolda NTT.

“Waktu yang cukup dalam memimpin di Polda NTT dan ada beberapa tugas yang belum saya tagani, terutama keluhan masyarakat dalam pelayanan tugas kepolisian ini merupakan perhatian dari Kapolda yang baru,” kata Raja.

“Dengan kepemimpinan Kapolda NTT yang baru, semoga tugas yang belum saya selesaikan bisa diselesaikan,” pungkas mantan Kadiv Hukum Mabes Polri itu. (wil)

Loading...
Continue Reading
Loading...




Loading…

error: Content is protected !!