Connect with us

UTAMA

Hindari Penyimpangan, Casis Polri Peserta Ujian Psikologi Digeledah

Published

on

Personel Polda NTT menggeladah casis Polri yang hendak mengikuti tes psikologi di GOR Oepoi Kupang, Senin (6/5).

Kupang, penatimor.com – Panitia penerimaan terpadu Polri tahun 2019 Polda NTT berupaya menciptakan proses seleksi yang bersih, transparan dan akuntabel.

Ribuan peserta penerimaan bintara Polri mulai mengikuti ujian psikologi di gedung Gor Oepoi Kupang, Senin (6/5).

Tercatat ada 1.109 peserta yang mengikuti tes psikologi masing-masing bintara Polki Polisi Tugas Umum (PTU) sebanyak 943 orang, Bintara Polwan PTU 140 orang.

Kompetensi Khusus (Bakomsus) 23 orang dan tiga orang bintara Talent Scotting (TS).

Peserta akan mengikuti ujian psikologi meliputi kecerdasan, kecermatan 1 dan 2, kepribadian dan pass hand.

Sebelum memasuki ruang ujian yang dipusatkan di GOR Oepoi Kupang, petugas dan panitia melakukan penggeledahan terhadap peserta yang masuk.

Peserta hanya diperbolehkan membawa alat tulis dan minuman sesuai kebutuhan.

“Peserta dilarang membawa tas atau alat komunikasi lain. Jika kedapatan membawa alat komunikasi maka kita langsung menindak tegas peserta. Untuk itu kita melakukan penggeledahan badan kepada peserta sebelum masuk ruang ujian,” ujar Kabag Dalpers Biro SDM Polda NTT, AKBP Arief Satryo, SIK., di sela-sela pelaksanaan ujian psikologi.

Panitia memastikan seluruh peserta yang masuk tidak membawa peralatan lain selain alat tulis menulis.

Pemeriksaan badan dipantau langsung petugas dari Bid Propam Polda NTT, pengawas internal maupun eksternal.

Sementara itu, proses transparansi pun dilakukan panitia. Sejumlah peserta dipilih secara acak untuk menyaksikan pembukaan master soal.

Master soal yang dalam keadaan tersegel pun baru dibuka dengan menelepon Biro Psikologi Mabes Polri untuk memberikan kata sandi membuka soal dalam master CD.

Sebelum pencetakan soal, soal diperiksa dan diparaf pengawas internal dan eksternal.

Panitia juga mendatangkan khusus 10 unit mesin foto copy untuk penggandaan soal psikologi disaksikan langsung para peserta dan pengawas.

Demikian pula untuk pembukaan master jawaban harus dilakukan secara terbuka dengan terlebih dahulu meminta kata sandi dari Mabes Polri.

Ujian dan pemeriksaan hasil tes psikologi bagi bintara Polri digelar hingga Selasa (7/5).

Sementara pada Rabu (8/5) dilakukan ujian psikologi bagi casis Akpol dan bagi casis Tamtama dilakukan pada Kamis (9/5).

Kabag Dalpers Biro SDM Polda NTT, AKBP Arief Satryo, SIK selaku sekretaris panitia daerah (Panda) seleksi penerimaan terpadu Polri tahun 2019 Polda NTT mengakui kalau pihaknya berusaha meminimalisir kesalahan dalam proses seleksi.

“Kita berupaya sedapat mungkin mengurangi kesalahan sehingga proses dilakukan secara transparan, ketat dan humanis,” ujar mantan Kapolres Tana Toraja Polda Sulsel ini.

Ia menjamin panitia akan transparan dalam semua proses dan hasil setiap tahapan seleksi langsung diumumkan setiap proses seleksi selesai dilakukan. (R3)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

TPDI Bakal Laporkan Kajari Ende ke Jaksa Agung

Published

on

Petrus Salestinus
Continue Reading

HUKRIM

Polda Periksa Buang Sine, Sempat Berdebat dengan Rudy Soik

Published

on

Buang Sine saat bertemu Rudy soik di Mapolda NTT.
Continue Reading

HUKRIM

Eddy Latuparissa Cs Segera Disidangkan, Kuasa Hukum: Ada Ketidakadilan Hukum

Published

on

Kuasa hukum tersangka, San Albrenus Fattu, SH., dan Petrus Ufi, SH., saat memberikan keterangan pers, Senin (17/1/2022).
Continue Reading
error: Content is protected !!