Connect with us

UTAMA

Marthen Bana – Imanuel Lodja Pimpin AJI Kupang

Published

on

Sekjen AJI Indonesia Revolusi Reza (tengah) diapit Ketua AJI Kupang Marthen Bana (kanan) dan Sekretaris Imanuel Lodja (kiri) usai pelantikan dan pengukuhan dalam Konferta III AJI Kupang di Hotel Naka Kupang, Sabtu (13/4).

Kupang, penatimor.com – Marthen Bana dan Imanuel Lodja resmi menjadi Ketua dan Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang untuk periode 2019-2022.

Pasangan Marthen Bana (Harian Timor Express) dan Imanuel Lodja (Harian Kota Kursor) terpilih secara aklamasi dalam Konferta III AJI Kupang yang berlangsung di Hotel Naka Kupang, Sabtu (13/4).

Kedua jurnalis senior di Kupang ini menggantikan kepemimpinan AJI Kupang periode sebelumnya yang dijabat Ketua Alex Dimu (NTT Online) dan Sekretaris Johanis Seo (Tempo).

Saat sesi pendaftaran pasangan calon Ketua dan Sekretaris, hampir semua peserta Konferta mengusulkan agar Marthen dan Imanuel dipaketkan menjadi calon ketua dan sekretaris AJI Kupang tiga tahun kedepan.

Simon Petrus Nilli yang pertama kali mengusulkan pasangan ini mendapat dukungan dari semua peserta sidang Konferta yang dipimpin Ana Djukana didampingi Johanis Seo dan Jimmy Amnifu.

Dan karena hanya satu pasang calon yang mendaftar, sehingga sesuai tatib yang disepakati maka langsung dikukuhkan dan dilantik, dengan terlebih dahulu memaparkan visi-misi.

Pengukuhan dan pelantikan Ketua dan Sekretaris serta pengurus bidang AJI Kupang dilakukan oleh Sekjen AJI Indonesia Revolusi Reza yang juga jurnalis CNN Indonesia.

Pelantikan pengurus baru tersebut juga dipadukan dengan pengukuhan lima orang anggota baru, masing-masing Stenly Boymau (Direktur Promosindo Timor Express yang juga mantan Pimred Timor Express), Kristo Embu (Pimred Harian Timor Express) dan Linda Makandolu (Sekretaris Redaksi Timor Express), termasuk Yansen Bau dan Jean Neno dari NTT Online.

Sekjen AJI Indonesia Revolusi Reza pada kesempatan itu, berharap agar pengurus baru dapat terus membawa AJI Kupang menjadi lebih baik ke depan.

“Semoga dapat membawa manfaat yang baik dan membawa jurnalis di Kupang menjadi lebih baik ke depan. Tantangan ke depan tentu semakin berat dan banyak hal yang harus diselesaikan. Semoga semuanya lancar dan berjalan baik,” harap Revolusi.

Dia menjelaskan, berkecimpung di AJI membutuhkan pengorbanan ekstra dan keikhlasan untuk bekerja dan melayani.

“AJI merupakan organisasi non profit dan tidak ada imbalan. Semua sifatnya sukarela. Ikhlas dalam bekerja menjadi penting karena kita bekerja bukan untuk diri kita tetapi publik secara luas,” kata Revolusi.

“Semoga berjalan dengan baik. Terima kasih kepada pengurus yang lama. Tentunya dalam tiga tahun ke depan kita akan saling tolong-menolong untuk membawa organisasi ini semakin lebih baik dan maju,” sambung dia.

Menurutnya, AJI Kupang harus terus eksis dan berkembang, dan seluruh anggotanya harus terus akrab dan menjadi saudara guna membawa AJI ke arah yang lebih baik.

“Organisasi ini memang sejak awal tidak pernah mengejar jumlah anggota yang besar. Biar kecil tetapi solid. Mari kita sama-sama bekerja agar jurnalisme di lingkungan kita semakin lebih baik,” sebut Revolusi.

Ditambahkan, AJI juga terus mendorong para jurnalistik untuk bekerja secara profesional sesuai kode etik.

Sementara, Ketua AJI Kupang Marthen Bana, mengatakan, kepemimpinannya akan fokus melakukan peningkatan kapasitas kompetensi jurnalis.

“Kami akan meningkatkan berbagai program literasi media, bagaimana publik bisa diedukasi untuk memahami apa itu fungsi pers secara benar,” kata mantan Pimred Harian Timor Express ini.

Menurut dia, lewat AJI bisa mengedukasi publik di NTT termasuk memotivasi para jurnalis untuk bekerja secara profesional, karena bekerja di media massa adalah bagaimana menumbuhkan kepercayaan kepada publik.

“Dengan kepercayaan dan dukungan teman-teman, kami berkomitmen untuk bisa bekerja melaksnakan program-program untuk bekerja dan melakukan tugas dan program secara baik untuk mewujudkan visi kami tiga tahun ke depan,” ungkap Marthen.

Ditambahkan Marthen bahwa AJI Kupang ke depan juga akan membuat media online yang diharapkan menjadi contoh dan rujukan dalam melakukan praktik kerja jurnalis yang profesional.

Sekretaris AJI Kupang Imanuel Lodja menambahkan, ke depan pihaknya juga akan membangun kerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah dan swasta sepanjang tidak melanggar ketentuan AJI.

Sebelumnya, Sekjen AJI Indonesia juga menjadi pemateri dalam workshop penguatan kapasitas jurnalis yang dimoderatori Simon Petrus Nilli. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

TPDI Bakal Laporkan Kajari Ende ke Jaksa Agung

Published

on

Petrus Salestinus
Continue Reading

HUKRIM

Polda Periksa Buang Sine, Sempat Berdebat dengan Rudy Soik

Published

on

Buang Sine saat bertemu Rudy soik di Mapolda NTT.
Continue Reading

HUKRIM

Eddy Latuparissa Cs Segera Disidangkan, Kuasa Hukum: Ada Ketidakadilan Hukum

Published

on

Kuasa hukum tersangka, San Albrenus Fattu, SH., dan Petrus Ufi, SH., saat memberikan keterangan pers, Senin (17/1/2022).
Continue Reading
error: Content is protected !!