Connect with us

UTAMA

HT: Ngada Perlu Kembangkan Sektor Peternakan dan Ekonomi

Published

on

Hary Tanoesoedibjo

Bajawa, penatimor.com – Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengatakan, membangun daerah harus sesuai dengan kekuatannya dan karakteristik masyarakatnya.

Dia mencontohkan Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kabupaten yang berada di bagian tengah Pulau Flores ini sangat potensial pertaniannya.

“Rempah-rempah termasuk di dalamnya,” kata Hary akhir pekan kemarin.

Hary menambahkan, Ngada perlu mengembangkan sektor peternakan untuk membangun kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah.

Hary menegaskan kedua sektor tersebut harus dibangun dan dikembangkan sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Ngada.

“Sekaligus menjadi basis ekonomi yang kuat untuk membangun daerah ini. Ini yang harus dilakukan,” tegas Hary.

Hari itu, selain melayani masyarakat di bazar murah, Hary panen raya padi bersama petani binaan Partai Perindo.

Dia menegaskan komitmen partai berlambang rajawali biru ini untuk terus memperjuangkan kesejahteraan petani Ngada.

Selama berada di Ngada, Hary ditemani Ketua Umum Kartini Perindo Liliana Tanaja Tanoesoedibjo.

Selain Ngada, keduanya dan jajaran pengurus Partai Perindo keliling Kota Kupang.

Melihat antusiasme masyarakat Ngada dan Kupang, Liliana optimistis Partai Perindo bisa meraih kemenangan di NTT pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Saya optimistis sekali bahwa Perindo ada di hati rakyat NTT,” kata caleg DPR RI Dapil II DKI Jakarta itu. (R5)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

TPDI Bakal Laporkan Kajari Ende ke Jaksa Agung

Published

on

Petrus Salestinus
Continue Reading

HUKRIM

Polda Periksa Buang Sine, Sempat Berdebat dengan Rudy Soik

Published

on

Buang Sine saat bertemu Rudy soik di Mapolda NTT.
Continue Reading

HUKRIM

Eddy Latuparissa Cs Segera Disidangkan, Kuasa Hukum: Ada Ketidakadilan Hukum

Published

on

Kuasa hukum tersangka, San Albrenus Fattu, SH., dan Petrus Ufi, SH., saat memberikan keterangan pers, Senin (17/1/2022).
Continue Reading
error: Content is protected !!