Connect with us

SELEBRITI

Meriahkan HUT Kota Kupang, Pemkot Rencana Boyong Ayu Ting Ting, Cita Citata dan Siti Badriah

Published

on

Ayu Ting Ting, Cita Citata dan Siti Badriah (NET)

Kupang, penatimor.com – Merayakan HUT ke-23 Kota Kupang pada 25 April mendatang, Pemerintah Kota Kupang bakal mengundang artis ibu kota Jakarta untuk memeriahkan malam hiburan rakyat di Balai Kota Kupang.

Ada tiga artis ibu kota yang bakal diundang yaitu Cita Citata, Ayu Ting Ting dan Siti Badriah.

Saat ini panitia sementara berkonsultasi untuk memilih salah satu dari tiga penyanyi dangdut ini.

Dalam rangka pemantapan pelaksanaan kegiatan, Penjabat Sekda Kota Kupang Yos Rera Beka, didampingi Asisten II Setda Kota Kupang Elly Wairata, menggelar rapat pemantapan panitia pelaksana bersama jajaran terkait lainnya.

Rapat ini digelar di ruang Garuda Balai Kota Kupang, Senin (8/4).

Rapat ini diikuti 11 Kepala Puskesmas, 51 lurah dan 6 camat, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Bagian Setda Kota Kupang.
Penjabat Sekda Kota Kupang Yos Rera Beka, mengatakan, tema untuk perayaan HUT ke-23 Kota Kupang harus berlandasan pada 3M, yaitu, murah, meriah dan merakyat.

“Memang dalam perayaan Hut Kota Kupang tahun ini agak sedikit terkendala karena ada momentum politik Pileg dan Pilpres, serta masa Paskah, sehingga perlu disesuaikan dengan berbagai acara penting lainnya,” kata Yos Rera Beka.

Penjabat Sekda dan Asisten I ini mengaku, perayaan HUT Kota Kupang haruslah meriah dan melibatkan semua masyarakat Kota Kupang, karena masyarakat adalah bagian terpenting dari sebuah kota.

Kepada semua kantor pemerintah dan pelayanan publik, Yos meminta harus memasang umbul-umbul. Selain itu, semua wajib mengikuti berbagai lomba yang digelar untuk memeriahkan berbagai acara yang ada.

“Lomba tarian daerah NTT pada 15 April mendatang wajib diikuti semua OPD, kantor dan bagian. Jangan sampai acara yang kita gelar ini menjadi minim peserta karena tidak ada yang mau terlibat,” terangnya.

Sementara untuk pawai budaya, lanjut Yos, akan digelar pada 23 April. Semua peserta semua ASN, PTT, siswa-siswi, kepolisian dan jajaran Forkopimda juga ikut mengenakan pakaian adat daerah.

“Jalur pawai budaya juga berbeda dari tahun sebelumnya. Jika tahun lalu finish nya di Pasir Panjang, maka tahun ini finish di Bundaran Tirosa, start dari Jalan El Tari,” ujarnya.

Yos meminta agar Dinas Kebersihan siap mengikuti rombongan pawai dari belakang untuk langsung membersihkan sampah yang dihasilkan oleh para peserta pawai.

“Diupayakan agar tidak terjadi produksi sampah yang berlebihan, petugas Dinas Kebersihan diharapkan siaga dan langsung membersihkan,” terangnya.

Selanjutnya, puncak upacara memperingati HUT ke-23 Kota Kupang akan digelar pada 25 April di lapangan upacara Balai Kota Kupang.
Semua peserta upacara juga akan mengenakan pakaian adat masing-masing daerah.

“Malamnya akan digelar malam hiburan rakyat dengan artis yang disebutkan. Kita masih berusaha, agar dari tiga nama artis itu ada satu yang datang, antara Siti Badriah, Cita Citata, dan Ayu Ting Ting,” pungkas Yos Rera Beka. (R1)

Advertisement
Loading...
Loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELEBRITI

Malam Ini Doddie Hibur Fansnya di GM New Zealand Steak

Published

on

Doddie Latuharhary (Foto: Wiliam Makani)

Kupang, penatimor.com – Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-73, Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) menggelar event bertajuk, “Meat N Great Bersama Doddie Latuharhary”.

Event ini akan dilaksanakan di GM New Zealand Steak dan The Kings, yang beralamat di Jl. Frans Seda, No 8, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Rabu (10/7) malam.

Wakil Direktur Reskrimsus AKBP Dominicus Savio Yampormase, kepada wartawan di Mapolda NTT, siang tadi, Rabu (10/7), mengatakan, Doddie akan menghibur dan berbagi kebahagiaan bersama keluarga besar Polda NTT dan seluruh fans nya di Kota Kupang.

“Malam ini Doddie akan bertemu dan berbagi rasa bersama fans nya yang ada di Kota Kupang. Kita juga kesulitan tempat, jadi kita lakukan di halaman parkir GM New Zealand Steak dan The Kings,” jelas mantan Kapolres Alor dan Kapolres Kupang itu.

Sementara, Doddie Latuharhary mengaku sangat antusias saat diminta kesediaan mengisi acara HUT Bhayangkara di Polda NTT.

“Apalagi tanggal lahir saya juga tepat pada 1 Juli, dan bapak saya juga anggota Kepolisian,” ungkap Doddie usai tampil menghibur pada acara perayaan HUT Bhayangkara di Mapolda NTT

Sedangkan, Aloisius Bria Nahak selaku GM New Zealand Steak dan The Kings Kupang, mengaku sangat berbangga karena ada artis nasional yang peduli dan bisa menghibur masyarakat NTT dan menggunakan tempatnya. (wil)

Continue Reading

SELEBRITI

20 Juni, Film Rumah Merah Putih Tayang Serentak di Bioskop

Published

on

Jumpa pers saat premiere film Rumah Merah Putih di Lippo Plaza Kupang, Sabtu (16/6).

Kupang, penatimor.com – Penayangan perdana atau premiere film Rumah Merah Putih, produksi Alenia Pictures dilakukan di Cinemax Lippo Plaza Kupang, Sabtu (15/6) malam.

Acara ini dihadiri Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama Wakil Gubernur Josef Nae Soi, Wakapolda NTT Brigjen Pol Johni Asadoma, serta para pejabat Forkopimda NTT dan Kota Kupang.

Gubernur VBL mengaku bersyukur film ini akhirnya dapat ditayangkan untuk pertama kali nya di NTT.

“Kita juga sangat bangga dengan kehadiran film ini, karena melibatkan banyak anak-anak di NTT sebagai pemeran utama,” kata VBL.

Setelah diputar di Kota Kupang, lanjut dia, film yang mengangkat tema nasionalisme itu akan ditonton bersama Presiden Joko Widodo di Jakarta pada 17 Juni, dan tanggal 20 Juni akan diputar serentak di selurah bioskop di Indonesia.

Setelah pemutaran perdana film Rumah Merah Putih, langsung digelar jumpa pers bersama Gubernur NTT serta sutradara dan pemeran film.

Rumah Merah Putih bercerita tentang perjalanan anak-anak NTT di wilayah perbatasan untuk menyambut peringatan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus dengan segala permasalahan yang mereka hadapi.

Syuting film dilakukan di Desa Silawan dan Kota Atambua, Kabupaten Belu, wilayah perbatasan dengan Timor Leste.

Kembali, Gubernur VBL mengatakan film ini sangat luar biasa.

“Selama ini kita selalu berpikir tidak mampu di dalam seni peran yang sulit. Sebenarnya seni peran ini anak-anak kita sangat mampu. Di sini saya sangat senang dan akan mendorong agar perfilman Indonesia berkembang terus. Kita semua harus mendorong NTT dalam seni peran yang lebih berkembang lagi,” tandas VBL.

Bank NTT juga memberikan hadiah kepada para pemain film tersebut.

Sebagai dukungan, Bank NT mengangkat Farel, salah satu pemeran film, sebagai Duta Bank NTT di tingkat nasional.

Sementara itu, Nia Zulkarnaen, mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur dan Bank NTT.

Sutradara dan produser Ari Sihasale, mengaku terinspirasi untuk pembuatan film di NTT.

“Saya juga sudah berkeliling ke semua tempat, dan saya berpikir bawah anak-anak NTT bisa, dan bisa berprestasi, dan harus diberikan kesempatan. Contohnya dalam film ini, mereka mampu dan mempunyai potensi yang luar biasa,” ungkap Ari.

“Kami bukan orang-orang NTT, tapi kami cinta NTT. Kami berdoa agar film ini bisa diterima oleh masyarakat NTT dan seluruh bangsa Indonesia,” ungkap dia.

Terpantau, acara premiere film itu dihadiri sutradara dan produser Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen, serta para pemeran utama “Rumah Merah Putih” di antaranya Pevita Pearce, Yama Carlos, Shafira Umm, dan sejumlah anak-anak NTT. (R3)

Continue Reading

SELEBRITI

Syuting Film di Belu, Pevita Pearce jadi Perempuan Timor Leste

Published

on

Pevita Pearce

Jakarta, penatimor.com – Aktris Pevita Pearce terlibat dalam film berjudul Rumah Merah Putih yang diproduksi oleh Alenia Pictures.

“Aku jadi Maria Lopez, perempuan Timor Leste,” kata Pevita di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (20/5).

Adik Keenan Pearce itu mengaku tertarik membintangi film Rumah Merah Putih.

Sebab, film itu memberi tantangan baru baginya. Tokoh Maria menuntutnya harus banyak mengubah karakter.

Dia mengaku selalu mencari tantangan baru saat berakting. Selain itu, dia juga ingin mengeksplorasi hal baru.

“Aku nemuin itu di film Rumah Merah Putih. Perubahannya juga ada. Perubahan fisik, bahasa yang digunakan, dan perubahan busananya,” jelas Pevita.

Untuk mendalami karakter, perempuan yang sempat digosipkan dengan Ariel NOAH tersebut melakukan beberapa tahapan.

Salah satunya ialah dengan berbaur bersama para ibu dari warga lokal lokasi syuting di Kabupaten Belu dan daerah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste.

“Risetnya aku ngobrol langsung dan ada waktu sekitar dua minggu untuk bersosialisasi sama mama-mama sekitar dan ikut aktivitas mereka,” ucap Pevita.

Rumah Merah Putih merupakan film garapan Nia Zulkarnaen dan Ari Sihasale.

Film itu memgisahkan kehidupan anak-anak di Nusa Tenggara Timur yang memiliki kecintaan yang besar terhadap Indonesia.

Selain Pevita, film Rumah Merah Putih juga dibintangi sejumlah pemain lainnya.

Di antaranya, Yama Carlos, Shafira Umm, dan Abdurrahman Arif. Rumah Merah Putih bakal tayang di bioskop mulai 20 Juni 2019. (R4)

Continue Reading

Loading…




Loading…

Trending

error: Content is protected !!