Connect with us

UTAMA

30 Ribu Warga Bakal Hadiri Kampanye Jokowi di Kupang

Published

on

Emanuel Melkiades Laka Lena dan Raimundus Pebana Nuba di kantor DPP Partai Nasdem NTT, Sabtu (6/4).

Kupang, penatimor.com – Tim kampanye daerah dan nasional serta panitia penyelenggara kampanye pasangan Jokowi-Ma’aruf menggelar rapat pemantapan terkait persiapan kampanye akbar di Lapangan Sitarda Kota Kupang, Senin (8/4).

Rapat pemantapan yang dilangsungkan di kantor DPP Partai Nasdem NTT tersebut dihadiri seluruh pengurus partai pengusung dan juga para relawan Jokowi.

Emanuel Melkiades Laka Lena selaku Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Wakil Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) kepada wartawan usai rapat, Sabtu (6/4), mengatakan, dari rapat persiapan tersebut dilakukan sinkronisasi berbagai persiapan di lokasi kampanye dan juga persiapan-persiapan yang sering dilakukan Jokowi saat kampanye.

Menurut dia, persiapan kampanye terbuka ini sudah dipersiapkan mulai dari proses penjemputan hingga pada kegiatan inti di lapangan Sitarda.

“Massa yang hadir sesuai dengan hasil investigasi sudah sebanyak 30 ribu orang bahkan lebih karena massa tersebut datang dari seluruh kabupaten/kota di NTT,” ujarnya.

Ditambahkan, sesuai dengan jadwal kampanye, Jokowi memiliki waktu banyak karena ia tiba di Kupang pada pukul 11.15 dan memulai kampanye pada pukul 12.00.

Dari jadwal yang ada kata Melki, diharapkan masyarakat pendukung ataupun relawan dapat hadir di lokasi lebih awal.

“Prosesi penyambutan kami akan menunjukan nuansa budaya NTT dan akan mengisi acara juga adalah artis-artis asal NTT,” katanya.

Sebagai ketua pelaksana kampanye, dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat simpatisan dan relawan khususnya warga Kota Kupang dan Kabupaten Kupang untuk menghadiri kegiatan kampanye tersebut sebagai bukti dukungan dan kecintaan kepada Jokowi atas pembangunan yang telah dilakukan khususnya di NTT.

Kepada masyarakat yang hadir juga diminta agar makan dan minum yang cukup dari rumah sehingga dalam mengikuti kampanye tidak terganggu.

“Kami minta maaf kepada semua masyarakat karena otomatis akan terjadi gangguan pada arus lalulintas,” paparnya.

Melki menegaskan kegiatan ini tidak ada mobilisasi massa namun dipastikan pecinta Jokowi akan tumpah ruah dari seluruh NTT dan akan memenuhi lapangan Sitarda dan ini merupakan semangat gotong royong untuk Jokowi Ma’aruf.

Dari persiapan kampanye tersebut Melki yang juga Ketua DPD Partai Golkar NTT tersebut menargetkan pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’aruf akan menang 85 persen di NTT, namun informasi yang diperoleh sudah naik menjadi 90 persen.

Sementara Sekretaris Panitia Pelaksana, Raimundus Pebana Nuba menegaskan dalam kegiatan kampanye akbar pasangan Jokowi-Ma’aruf tidak dilakukan mobilisasi masa namun sebagai bentuk goting royong dan kecintaan masyarakat kepada Jokowi sehingga sejauh ini sudah menerima laporan bahwa masyarakat di NTT akan hadir.

“Kami tidak mobilisasi massa tapi ini inisiatif dari masyarakat untuk hadir saat kampanye pada Senin (8/4) nanti. Kita berharap dan mohon dukungan doa restu dari masyarakat agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” katanya.

Politisi asal Partai PDIP ini juga menambahkan bahwa persiapan teknis mulai dari persiapan lapangan, komsumsi sampai pada pengamanan sudah dipersiapkan. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLKAM

Pemkot Tak Hadiri RDP, DPRD Perjuangkan Nasib 80 PTT yang Dirumahkan

Published

on

Anggota Komisi I DPRD Kota Kupang saat bersama 80 PTT dalam agenda RDP.
Continue Reading

HUKRIM

Kejari Kota Kupang Musnahkan Barang Bukti 31 Perkara

Published

on

Sejumlah barang bukti dimusnahkan secara bersama-sama dengan cara dibakar pada dua buah wadah drum oleh Kajari Kota Kupang, perwakilan BNN, Polres Kupang Kota, Wakil Ketua PN Kelas IA Kupang dan Balai POM Kota Kupang.
Continue Reading

UTAMA

Siswi SD Korban Laka Lantas di Kupang Divonis Terpapar Covid-19, Keluarga Mengamuk di RS Siloam

Published

on

Keluarga membawa pulang korban lakalantas yang divonis terpapar Covid-19 di RSU Siloam Kupang.
Continue Reading
error: Content is protected !!