Connect with us

UTAMA

Soal Bakso Berformalin, Dinkes Kota Kupang Tunggu Hasil Lab Balai POM

Published

on

Ilustrasi (NET)

Kupang, penatimor.com – Sampai saat ini masysrakat masih menunggu hasil uji laboratorium terkait kandungan formalin yang ada di bahan pembuatan bakso di Warung Bakso 99 di Kelurahan Nunleu dan Rumah Makan Istana Bakso.

Pasalnya, isu ini sudah beredar luas di masyarakat dan sangat merugikan penjual.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. Ari Wijana, yang dikonfirmasi media ini, Minggu (31/3), mengatakan sampai saat ini pihaknya juga masih menunggu hasil uji laboratorim di Balai POM Kupang.

“Karena diinformasikan bahwa hasilnya akan keluar Senin, maka kami akan umumkan Senin setelah hasilnya keluar. Agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat juga benar-benar informasi yang benar,” katanya.

Ari Wijana membenarkan informasi yang beredar di media sosial tentang pemakaian formalin pada makanan.

Namun pengambilan sampel yang dilakulan oleh Puskesmas Bakunase ini masih bersifat kasar dan harus dicek di laboratorium yang kelasnya berbeda atau satu tingkat di atas laboratorium di Puskesmas.

“Jadi memang benar ada pengambilam sampel di dua rumah makan tersebut yang dilakukan oleh Puskesmas Bakunase, dan memang benar ada kandungan formalin di dalamnya. Tetapi hasil ini masih merupakan data kasar, karena itu masih harus dicek di laboratorium provinsi atau Balai POM yang memiliki laboratorium terstandar,” ujarnya.

Ari menjelaskan, hasil labarotaorium di puskesmas merupakan laboratorium dasar, sehingga hasilnya masih kasar dan perlu dicek di laboratorium yang kelasnya sudah terstandar. Tetapi bukan berarti laboratorium di puskesmas tidak baik, tetapi memang tahapannya seperti itu.

“Kami akan pastikan hasilnya setelah dicek di laboratorium provinsi, apakah hasilnya masih positif ataukah berubah, maka kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan jangan panik, karena hasilnya akan ditentukan setelah dicek di laboratorium yang terstandar,” jelasnya.

Dia menjelaskan, saat ini memang puskesmas dalam masa pendataan dan pemeriksaan rumah makan yang ada di Kota Kupang. Namanya pengambilan sampel maka hanya beberapa rumah makan saja yang diambil sampelnya.

“Jika nantinya hasil positif, maka petugas Dinas Kesehatan akan melakukan pembinaan di rumah makan yang bersangkutan, agar tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya dalam makaman. Kami juga masih mengecek apakah rumah makan ini sudah ada sertifikat laik sehat atau belum,” terangnya.

Ari melanjutkan, kegiatan pemeriksaan juga merupakan kegiatan rutin yang dilakukan, dan jika dalam pemeriksaan dan pengawasan ditemukan hal seperti ini, maka akan dilakukan pembinaan.

Sebenarnya menurut Ari Wijana, informasi ini tidak boleh tersebar ke publik dan hanya diketahui oleh dinas dan sarana atau rumah makan saja, agar dilakukan pembinaan dan perbaikan.

“Jadi kegiatan ini merupakan kegiatan biasa, menjadi luar biasa karena tersebar di publik tanpa adanya penjelasan secara baik, maka kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, karena dinas kesehatan selalu melakukan pengawasan secara berkala,” terangnya.

Dia berharap, agar masyarakat bisa memilih rumah makan yang sudah ada sertifikat layak sehatnya, dan dinas kesehatan menjamin bahwa semua bahan makanan yang digunakan merupakan bahan yang sehat karena yang sudah memiliki sertifikat layak sehat, tentunya terlebih dahulu sudah diperiksa Dinas Kesehatan.

“Kami selalu melakukan pengawasan di setiap rumah makan, baik yang sudah ada sertifikat layak sehat maupun yang belum memiliki sertifikat layak sehat. Jadi kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, dan menunggu informasi secara resmi dari Dinas Kesehatan Kota Kupang,” pungkas Ari Wijana. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading

UTAMA

VIRAL! Video Seorang Pria di NTT Digantung Kepala di Bawah, Ibu Korban Minta Keadilan

Published

on

Seorang pria dihukum dengan cara digantung kepala di bawah.
Continue Reading
loading...