Connect with us

HUKRIM

Pencuri Beraksi Saat Salat Magrib di Masjid Perumnas Kupang, Kamera dan Jaket Raib

Published

on

Ilustrasi pencurian (NET)

Kupang, penatimor.com – Aksi pencurian terus terjadi di Kota Kupang.

Berbagai modus operandi pun dilakukan, mulai dengan menggembos ban kendaraan hingga ada pelaku yang nekat mencuri di rumah ibadah.

Aksi kejahatan para pelaku ini terbilang semakin nekat dan tidak peduli tempat dan waktu.

Di tempat ibadah dan siang hari sekalipun mereka tetap melancarkan aksi pencurian.

Padahal pihak kepolisan terus berusaha membongkar jaringan dan pelaku kejahatan ini.

Namun tindakan tegas dan terukur polisi tersebut belum juga membuat para pelaku jerah.

Kasus pencurian kali ini dialami Rahmad Oktaviandi (19), warga sekitar Masjid Baiturrahman di bilangan Perumnas, Kelurahan Nafonaek, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Kejadian berawal, saat korban datang menunaikan salat maghrib.

Korban saat itu menyimpan kamera dan jaketnya di atas sebuah lemari kaca di sudut Masjid Baiturahman, dan kemudian menunaikan salat magrib seperti biasa.

Namun, sehabis menunaikan salat, ia tidak mendapati lagi kamera dan jaketnya di atas lemari kaca tersebut.

Korban kemudian menanyakan kepada jemaah lainnya, namun tidak ada satu pun yang mengetahui keberadaan barang milik korban.

“Barang yang hilang itu kamera merek Canon 1100D dan jaket,” ujar Kapolsek Kelapa Lima AKP Didik Kurnianto melalui Panit I Reskrim Ipda Dominggus Duran, Senin (1/4).

Lanjut Dominggus, setelah dilakukan pencarian dan tidak menemukan barang korban itu, akhirnya korban melaporkan kepada penjaga masjid.

Bersamanya, mereka kemudian mengecek CCTV dalam masjid itu, dan mendapati pelaku tengah melakukan aksinya dalam rekaman CCTV.

“Setelah diperhatikan dengan teliti, pelaku bukan warga di sekitaran situ. Ia orang baru. Karena tak ada satu pun dari mereka mengenali orang itu,” ujar Dominggus.

Akibat kejadian tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 7.000.000.

Korban kemudian membuat laporan polisi di Mapolsek Kelapa Lima.

Dominggus mengatakan, saat ini, polisi sedang mendalami kasus itu. Sudah ada bukti kuat berupa rekaman CCTV yang bakal dipakai polisi sebagai barang bukti petunjuk.

Dominggus sampaikan, saksi dalam kasus tersebut sebanyak 2 orang dan telah diperiksa satu orang saksi, sementara satu orang lagi segera diperiksa dalam waktu dekat.

Penyidik juga akan bersurat ke pihak masjid untuk memintai rekaman CCTV guna kepentingan pengembangan penyelidikan. Polisi juga terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Dominggus berharap peran serta semua masyarakat agar melaporkan pelaku apabila mendapatinya.

“Tentunya peran masyarakat dibutuhkan, bagi siapa saja yang mungkin ditawari kamera itu, segera melaporkan ke kami,” ujarnya.

Dominggus juga berpesan, agar masyarakat selalu waspada, sebelum melakukan aktivitas baik di luar maupun di dalam kantor. Pastikan semua barang bawaan disimpan dengan aman. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading

HUKRIM

Polisi Ciduk Pelaku Penganiayaan di Kupang, Gunakan Parang, Korban Pegawai Navigasi

Published

on

Jeskial Lodo Ndilu alias Eky alias Bartex (29), warga Jalan Banteng, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja.
Continue Reading
loading...