Connect with us

UTAMA

Pemkot Kupang Segera Tempatkan 1.000 Bak Sampah, Berlakukan Reward dan Punishment

Published

on

Ilustrasi bak sampah (NET)

Kupang, penatimor.com – Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore mengatakan 1.000 bak sampah yang diadakan akan segera ditempatkan di jalan-jalan yang produksi sampahnya banyak, juga di titik-titik tertentu agar masyarakat mudah membuang sampah.

“Kami segera tempatkan 1.000 bak sampah, nantinya akan diawasi oleh lurah. Tentu saja petugas kebersihan dan sarana prasarana penunjang lainnya harus dilengkapi, juga agar dapat mengangkut sampah di bak sampah yang ada,” kata Wali Kota saat diwawancarai di ruang kerjanya, belum lama ini.

Wali Kota mengaku, Pemkot Kupang berkekad agar dalam tahun 2019 ini semua kelengkapan sarana prasarana sampah sudah dilengkapi, agar masyarakat tidak ada alasan untuk membuang sampah di sembarang tempat lagi.

Wali Kota Kupang yang akrab disapa Jeriko ini mengaku, setelah semua sarana prasarana sampah dilengkapi, maka tentunya masyarakat harus sadar di mana harus membuang sampah.

“Juga didorong agar sampah-sampah langsung dipilahkan, di bak sampah yang akan ditempatkan juga terdiri dari sampah basah dan sampah kering, atau sampah organik dan sampah non organik,” ujarnya.

Selain itu kata Jeriko, semua tempat usaha di wilayah Kota Kupang juga sudah diperiksa dan hampir 70 persen telah menempatkan bak sampah di depan tempat usahanya.

“Kami juga masih memberikan waktu bagi tempat usaha yang belum memenuhi instruksi Wali Kota itu, nanti para lurah akan turun kembali untuk mengecek semua tempat usaha,” ujarnya.

Menurut Wali Kota, sarana prasarana dan lainnya sudah diberikan, agar semua pihak ikut terlibat dalam menangani masalah sampah. Nantinya ketika semua sudah siap, maka pemerintah akan mulai melaksanakan sistem reward and punishment.

“Reward dan punishment akan diberlakukan, yaitu bagi masyarakat yang kedapatan membuang sampah sembarangan, akan didenda Rp 300 ribu, sementara bagi masyarakat yang melapor akan diberikan uang sebagai penghargaan. Dengan sistem ini diharapkan dapat membawa efek jera bagi mereka yang suka buang sampah sembarangan,” pungkas Wali Kota. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading

UTAMA

VIRAL! Video Seorang Pria di NTT Digantung Kepala di Bawah, Ibu Korban Minta Keadilan

Published

on

Seorang pria dihukum dengan cara digantung kepala di bawah.
Continue Reading
loading...