Connect with us

HUKRIM

Sertifikasi Tanah di Desa Karang Indah, Gustaf: Keputusan BPN Sumba Barat Harus Dibatalkan

Published

on

Agustinus Tamo Mbapa

Tambolaka, penatimor.com – Langkah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sumba Barat yang diduga salah melakukan sertifikasi tanah di wilayah Desa Karang Indah, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya mendapat protes keras dari sejumlah kalangan.

Salah satunya adalah tokoh asal Kodi Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Agustinus Tamo Mbapa.

Gustaf sapaan Agustinus Tamo Mbapa, belum lama ini, menyampaikan kritik keras terhadap BPN Kabupaten Sumba Barat. Pasalnya, tanah-tanah di wilayah Desa Karang Indah yang seharusnya masuk wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, justru dilakukan sertifikasi oleh BPN Sumba Barat.

“Saya sangat prihatin atas penetapan Desa Karang Indah sebagai wilayah Kabupaten Sumba Barat oleh BPN Sumba Barat tanpa pertimbangan sejarah dan status kepemilikan,” tegas Gustaf yang kini maju sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Demokrat Nomor 5 Dapil NTT II meliputi Sumba, Rote, Sabu Raijua dan Pulau Timor ini.

Menurut Gustaf, keputusan BPN Sumba Barat tersebut harus segera dibatalkan karena akan menimbulkan konflik horisontal.

Untuk itu, Gustaf meminta Gubernur NTT Victor Laiskodat segera mengambil langkah-langkah tegas dan bijak untuk meredam potensi konflik sosial yang dapat mengganggu kohesi sosial.

Gustaf juga mengatakan Komisi II DPR RI segera memanggil Kepala BPN Pusat untuk meminta penjelasan yang rinci atas atas status Desa Karang Indah agar tidak menimbulkan kontroversi berkepanjangan.

“Saya mengharapkan masyarakat Kodi khususnya rakyat di Desa Karang Indah agar tetap tenang dan sabar dalam menghadapi persoalan ini,” ujar Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Periode 2015-2018 ini.

Kepala Desa Karang Indah, Yonathan Pati Loghe dan Imanuel Horo selaku kuasa hukum Bora Kandi serta masyarakat Desa Karang Indah sebenarnya sudah menyampaikan protes kepada BPN Sumba Barat. Pasalnya, BPN Sumba Barat sudah melakukan sertifikasi terhadap 78 bidang tanah yang masuk wilayah Desa Karang Indah, yang semestinya masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). (fri/jpnn/R5)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

HBA Ke-61, Kejari TTU Hadiahi Tersangka Penganiayaan SKP2 dan Piagam Penghargaan kepada Korban

Published

on

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, S.H.,M.H.,menyerahkan piagam penghargaan kepada korban Natsimus Asionpah.
Continue Reading

HUKRIM

Gunakan Kapal Pinisi, Kejari Lembata Gelar Prosesi Tabur Bunga di Teluk Lewoleba

Published

on

Kajari Lembata, Ridwan Sujana Angsar, SH., dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharma Karini Daerah Lembata, Ny. Melani Angsar hendak melepaskan karangan bunga di Teluk Lewoleba, Rabu (21/7/2021) pagi.
Continue Reading

HUKRIM

Pimpinan RS Siloam Kupang Nyaris jadi Korban Penipuan-Pemerasan, Pelaku Mengaku Perwira Polisi

Published

on

Direktur RSU Siloam Kupang, dr. Hans Lie, MSc., dan Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P. Tarung Binti, SIK.
Continue Reading
error: Content is protected !!