Connect with us

UTAMA

Dua Pemuda Kupang Tenggelam, Satu Tewas, Satu Dalam Pencarian

Published

on

Tim SAR saat mengevakuasi salah satu korban tewas di pantai Kelurahan Alak, Minggu (17/3).

Kupang, penatimor.com – Dua pemuda warga Kelurahan Nunbaun Sabu (NBS), Kecamatan Alak, Kota Kupang, tenggelam di laut, sekitar pantai belakang gudang Suntraco, Jl. M. Praja, Kelurahan Alak, Minggu (17/3).

Kedua korban terseret arus air laut yang sangat kuat.

Korban diketahui atas nama Purkon Ade Immbran (23) dan Umar Ali (24).

Keduanya merupakan warga RT 009/RW 003, Kelurahan Nunbaun Sabu.

Kapolsek Alak Polres Kupang Kota, Kompol I Gede Sucitra, S.H saat dihubungi wartawan, Minggu (17/3) membenarkan kejadian tenggelamnya para pemuda itu.

Diungkapkan, kejadian yang mengakibatkan korban jiwa tersebut berawal ketika kedua korban bersama saksi yang diketahui atas nama Abu Kahair, mendatangi pantai tersebut untuk berenang.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 16.00, korban Umar Ali langsung meloncat ke laut untuk berenang namun saat itu arus dan gelombang kecang sehingga korban Umar terseret ke tengah laut.

“Saat terseret korban Umar berteriak meminta tolong, kemudian mendengar permintaan Umar, Purkon Ade Immbran berusaha menolong Umar yang sudah terseret,” ujarnya.

Lanjut mantan Kapolsek Maulafa itu bahwa Purkon Ade Immbran berusaha menolong dengan cara berenang mendekati Umar Ali namun keduanya tidak kuat berenang dan terseret arus ombak sampai ke tengah laut dan tenggelam.

Kedua korban yang disaksikan saksi yang juga merupakan adik kandung dari korban Umar itu lalu melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar.

“Warga mendapat informasi itu lalu mendatangi TKP untuk menolong ke dua korban, namun karena pada saat kejadian ombak besar warga yang berada di sekitar TKP tidak berani menolong kedua korban,” katanya.

Warga lalu melaporkan kejadian kepada pihak Polsek Alak lalu meminta bantuan kepada Basarnas Kupang untuk melakukan upaya pencarian.

Dari upaya pencarian tersebut tim gabungan tersebut berhasil menemukan korban Purkon Ade Immbran, sementara korban Umar Ali belum berhasil ditemukan.

Proses pencarian sudah dihentikan pada pukul 21.30 karena cuaca di TKP tidak mendukung dan akan dilanjutkan besok pagi. (R1)

Loading...


Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Korban Pencurian Sadis di Rumdis Imigrasi Kupang Beberkan Keterlibatan Oknum Polisi dan Istrinya

Published

on

Susanti
Continue Reading

HUKRIM

Karyawan Bank NTT Johan Nggebu Cabut Gugatan, Prapid Gugur

Published

on

S. Hendrik Tiip, SH., dan Samuel David Adoe, S.H.
Continue Reading

HUKRIM

Dugaan Korupsi Kredit Macet, Empat Karyawan Bank NTT Jalani Sidang Perdana

Published

on

Empat terdakwa yang merupakan karyawan Bank NTT Cabang Utama Kupang sedang mendengarkan dakwaan JPU di Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa (25/2).
Continue Reading
loading...




Loading…