Connect with us

UTAMA

Dinas Kebersihan Minta Peran Lurah Tangani Sampah

Published

on

Petugas Dinas Kebersihan Kota Kupang mengangkut sampah di Kelurahan Naikoten 1, Jumat (15/3).

Kupang, penatimor.com – Dinas Kebersihan Kota Kupang meminta peran serta lurah dalam menangani sampah. Terlebih pasca bencana yang terjadi di Kota Kupang beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebersihan Kota Kupang Yeri Padji Kana, saat diwawancarai, Jumat (15/3).

Yeri menjelaskan, pasca bencana angin kencang yang terjadi di Kota Kupang Minggu (10/3), banyak daun dan batang-batang pohon yang tertumpuk TPS, dan setiap hari sudah diangkut oleh petugas kebersihan.

“Namun karena bencana kemarin, tentunya banyak warga yang menebang pohon, sehingga sampah batang dan ranting pohon selalu menumpuk, maka kami prioritaskan pengangkutan sampah ini terlebih yang ada di jalan-jalan protokol,” katanya.

Seperti yang dikeluhkan Lurah Fatubesi, yang mengatakan bahwa sampah di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) tidak diangkut oleh Dinas Kebersihan.

Hal ini tentunya perlu diluruskan, karena lurah harus mengerti yang namanya koordinasi.

“Kami mengerti benar apa yang menjadi tugas kami, dan di TPI itu sampah sudah bercampur pasir, tanah dan lainnya sehingga dibutuhkan alat berat untuk menggalinya. Selain itu, ketika kami turun, lurah harusnya membantu, dan bukan menganggap seolah-olah kebersihan hanya tugas dinas terkait saja,” terangnya.

Yeri mengaku, jika dikatakan Dinas Kebersihan tidak mengangkut sampah maka tentunya keliru, karena petugas kebersihan bekerja tanpa kenal waktu, disaat hujan maupun panas.

“Lurah jangan hanya melimpahkan segala urusan sampah pada Dinas Kebersihan saja, tetapi berpikir bagaimana kerja sama yang baik untuk menjadikan Kota Kupang lebih bersih,” katanya.

Yeri berharap kerja sama yang baik dari semua tingkatan, mulai dari masyarakat, lurah sampai ke tingkat atas, dan tidak berpikir tugas siapa, karena masalah kebersihan menjadi tanggung jawab bersama dan bukan mencari siapa yang salah dan siapa yang benar. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading

UTAMA

VIRAL! Video Seorang Pria di NTT Digantung Kepala di Bawah, Ibu Korban Minta Keadilan

Published

on

Seorang pria dihukum dengan cara digantung kepala di bawah.
Continue Reading
loading...