Connect with us

UTAMA

Bantu Korban Bencana di Kota Kupang, Dinsos Siapkan 14,5 Ton Beras

Published

on

Ilustrasi (NET)

Kupang, penatimor.com – Dinas Sosial Kota Kupang menyiapkan 14,5 ton beras untuk membantu korban bencana angin kencang disertai hujan yang melanda Kota Kupang pada Minggu (10/3).

Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Sosial Kota Kupang drg. Retnowati, saat diwawancarai di Balai Kota Kupang, Selasa (12/3).

Retnowati mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mendapatkan 100 ton Beras Cadangan Pemerintah (BCP) setiap tahun nya.

Beras ini hanya bisa digunakan untuk membantu korban bencana. Artinya, hanya bisa digunakan apabila ada bencana, jika tidak maka harus dikembalikan.

“Setiap kabupaten-kota ada Beras Cadangan Pemerintah sebanyak 100 ton setiap tahunnya, yang hanya bisa digunakan jika terjadi bencana di daerah. Beras ini sudah kami pakai juga untuk membantu korban bencana angin puting beliung yang terjadi beberapa waktu lalu,” katanya.

Untuk mengeluarkan BCP, lanjut Retnowati, maka pemerintah harus mengeluarkan status tanggap darurat. Surat ini yang akan dijadikan sebagai dasar untuk mengeluarkan bantuan beras cadangan pemerintah, yang harus ditandatangani oleh Wali Kota Kupang.

Dia menjelaskan, pada bencana kali ini jumlah korban mencapai 527 kepala keluarga (KK), dihitung per orangnya 400 gram per hari. Jadi sangat penting untuk diketahui data jumlah orang per KK yang menjadi korban bencana.

“Bantuan tanggap darurat ini biasanya pasca bencana 7 hari dan bencana 7 hari, jadi 14 hari, dan per orangnya dialokasikan 400 gram, jadi sangat penting data jumlah anggota keluarga dalam satu kepala keluarga,” ujarnya.

Dia mengaku, jumlah bantuan 14,5 ton ini bisa saja bertambah bergantung pada jumlah anggota dalam satu keluarga, karena bantuan beras ini berdasarkan jumlah jiwa.

“Kami sudah bisa memberikan bantuan beras ini pada Jumat atau Sabru nanti. Bantuan ini akan diberikan secara simbolis oleh Wali Kota Kupang, selanjutnya akan didistribusikan per kecamatan dan kelurahan,” terangnya.

Retnowati mengaku, beras ini akan dikeluarkan dari Bulog, selanjutnya akan di-packing oleh Tagana Kota Kupang dan akan langsung didistribusikan.

Pasalnya beras yang diambil dari Bulog tersedia dalam karung besar, sehingga harus di-packing langsung oleh Dinas Sosial barulah dibagikan. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading

UTAMA

VIRAL! Video Seorang Pria di NTT Digantung Kepala di Bawah, Ibu Korban Minta Keadilan

Published

on

Seorang pria dihukum dengan cara digantung kepala di bawah.
Continue Reading
loading...