Connect with us

UTAMA

Angin Kencang, Kota Kupang Porak Poranda

Published

on

Bangunan kos-kosan di wilayah Kelurahan Naimata kehilangan atap karena diterjang angin kencang, Minggu (10/3).

Kupang, penatimor.com – Hujan lebat disertai angin kencang kembali terjadi di wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Minggu (10/3).

Angin kencang mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah wilayah pemukiman warga dan ruas jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.

Informasi yang dihimpun, pohon tumbang terjadi di Jl. Frans Seda, sekitar SMP 5 Kupang dan CFD Frans Seda.

Pohon tumbang ini menindih sebuah mobil Avanza warna hitam dengan nomor polisi DH 1008 KA dan mengalami kerusakan parah.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore juga turun langsung memantau kerusakan-kerusakan di wilayah Kota Kupang akibat angin kencang.

Pohon tumbang juga terjadi di Jl. Adi Sucipto sehingga menutup akses jalan menuju Bandara El Tari.

BMKG Stasiun El Tari Penfui mencatat kecepatan angin mencapai 44 knots atau 80 Km/jam.

Angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di Kelurahan Airnona.

Rumah salah satu wartawan senior Harian Kursor Retnowati di sekitar kolam Airnona juga mengalami kerusakan pada bagian atap.

Di wilayah Sikumana dan Labat juga terjadi angin kencang dan menerjang sejumlah bangunan rumah warga.

Beberapa atap rumah warga diterbangkan angin, dan ada bangunan dapur yang rata tanah diterjang angin kencang.

Zetner, salah satu warga Kelurahan Sikumana yang juga korban, mengaku dapur nya rata tanah diterjang angin kencang.

“Kejadiannya terjadi sangat cepat. Saya kaget dapur sudah rata tanah,” ungkap pria yang juga guru olahraga salah satu SMA di Kupang.

Sementara, beberapa rumah tetangga nya kehilangan atap karena diterbangkan angin.

“Atap rumah tetangga angin cabut pi buang di tempat lain,” ungkap Zetner.

Kerusakan juga terjadi pada gedung SKO Floboramora di wilayah Oepoi. Kusen jendela gedung itu rusak parah diterbangkan angin.

Angin kencang juga merusak beberapa bangunan rumah warga dan kos-kosan di lokasi RT 09/RW 03, Kelurahan Naimata.

Ada bangunan kos yang atapnya diterbangkan angin. Selain itu sejumlah papan reklame berukuran jumbo juga tumbang.

Sementara itu, atap gedung Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly juga rusak parah diterjang angin.

Sementara prakirawan BMKG Kupang sejak awal sudah menginformasikan peringatan dini cuaca NTT tanggal 10 Maret 2019.

Disebutkan pukuk 10.30 Wita masih berpotensi terjadi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang pada pukuk 10.40 Wita di Amarasi, Kupang Tengah, Kupang Utara, Kupang Barat, Kupang Selatan, Kupang Timur, Rote Barat Daya, Rote Barat Laut, Lobalain, Pantai Baru, Rote Timur, Rote Tengah, Semau, Fatuleu, Amfoang Selatan, Takari, Mollo Selatan, Amanuban Barat, Amanuban Selatan, Kota Soe, Amanuban Tengah, Amanatun Selatan, Amanuban Timur, dan dapat meluas ke wilayah Sulamu, dan sekitarnya.

Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 12.00. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UTAMA

Kejari Lembata Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam

Published

on

Kajari Lembata, Ridwan Sujana Angsar, SH.,MH., dan jajarannya berpose bersama sebelum menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam di Kabupaten Lembata.
Continue Reading

POLKAM

Anita Gah Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kupang

Published

on

Anggota Komisi X DPR RI asal Dapil NTT 2, Anita Jacoba Gah, melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada masyarakat Desa Kuenheum, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.
Continue Reading

HUKRIM

Petani di Malaka Tewas Diterkam Buaya di Sungai Benanain

Published

on

Waka Polres Malaka, Kompol Ketut Saba.
Continue Reading