Connect with us

PENDIDIKAN

SMK Kristen Huetalan Butuh Ruang Kelas Baru

Published

on

Foto: IST

Kupang, Penatimor.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kristen Huetalan di Kecamatan Tobu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) membutuhkan perhatian pemerintah untuk mengalokasikan ruang kelas baru (RKB) atau unit sekolah baru.

Anggota Komisi V DPRD NTT, Winston Neil Rondo sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Minggu (3/3/2019). Menurut Winston, kondisi sekolah dengan gedung atau bangunan darurat tersebut sangat memprihatikan.

“Kemarin dalam kunjungan kerja (Kunker) saya ke SMK Kristen Huetalan, saya melihat langsung kondisi gedung sekolah ini sangat tidak layak, bocor dimana-mana,” kata Winston.

Menurut Winston, sekolah yang lokasinya berada di perbatasan dengan wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) itu kondisinya cukup memprihatikan. Sekolah ini dibangun sejak tahun 2017 dan saat ini memiliki sebanyak 48 siswa. Bahkan, pada tahun 2019 ini sekolah tersebut juga akan menyelenggarakan Ujian Nasional (UN).

“Saat datang dan berjumpa dengan para guru dan siswa, saya melihat kondisi sekolah ini ada bocor dimana-mana. Mereka belum memiliki gedung yang layak, yang ada sekarang adalah menggunakan atap alang-alang dan dinding dari bilah bambu,” ujar Winston.

Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta Provinsi NTT ini menegaskan, pemerintah harus memberikan perhatian juga terhadap sekolah-sekolah swasta yang ada di daerah itu. Sekolah swasta juga membutuhkan perhatian dari pemerintah.

“Karena itu, sebagai anggota Komisi V DPRD NTT, kami mendesak pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi NTT agar dapat segera memberikan perhatian, khususnya dalam bentuk alokasi ruang kelas baru atau unit sekolah baru bagi SMK Kristen Huetalan ini,” tegasnya.

Winston menambahkan, SMK Kristen Huetalan sudah mengantongi izin operasional sekolah sejak Desember 2017 lalu, sehingga warga belajar sangat merindukan adanya ruang kelas baru sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar.

“Kami berharap, di tahun mendatang mereka bisa melangsungkan proses belajar mengajar dengan ruang kelas yang lebih nyaman dan representatif,” tandas Winston. (R2)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PENDIDIKAN

Donasi untuk Bocah Satu Kaki di Kupang Capai Rp 27 Juta, Digalang Forum Wartawan

Published

on

Forum Wartawan NTT Peduli berpose bersama usai menyerahkan langsung bantuan itu ke bocah difabel Yesi Ndun dan keluarganya.
Continue Reading

PENDIDIKAN

Tetap Semangat Sekolah, Bocah Satu Kaki di Kupang Dambakan Kaki Palsu

Published

on

Yessi Ndun, siswa SD di Desa Tuapanaf, RT 006/RW 003, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang rajin ke sekolah walau hanya memiliki satu kaki.
Continue Reading

PENDIDIKAN

Dinas Pendidikan Kota Kupang Segera Bagikan Seragam Sekolah ke 50 Ribu Siswa

Published

on

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Drs. Dumuliahi Djami, Msi., yang diwawancarai (3/9/2020) petang.
Continue Reading
loading...