Connect with us

UTAMA

Pemkot Kupang Pertahankan PTT Dinas Kebersihan

Published

on

Hermanus Man

Kupang, penatimor.com – Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man menegaskan bahwa 300an Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Dinas Kebersihan harus tetap dipertahankan.

“Saat ini kami sangat membutuhkan banyak tenaga PTT terutama di Dinas Kebersihan. Tentunya semua PTT yang ada sekarang jumlahnya mencapai 300an orang itu akan tetap dipertahankan,” kata Wakil Wali Kota Kupang, saat diwawancarai di Balai Kota Kupang, Selasa (26/2).

Menurut Hermanus, dirinya akan tetap mempertahankan PTT di Dinas Kebersihan, jika memang nilai tesnya tidak baik, maka akan dipertimbangkan untuk tetap dipertahankan.

“Kalau yang di Dinas Kebersihan itu tugasnya jelas, sementara ada PTT yang tidak pernah masuk dan kinerjanya buruk, kita pilih yang mana. Tentunya kita memilih untuk pertahankan yang kinerjanya baik,” katanya.

Hermanus mengaku, dirinya sudah berkoordinasi dengan Asisten III Setda Kota Kupang Thomas Jansen Ga, agar PTT di Dinas Kebersihan dipertahankan.

“Kami akan bagi mereka berdasarkan wilayah. Jadi misalnya 20 orang PTT bertugas mengangkut sampah di TPS yang ada di dua atau tiga kelurahan, semuanya dibagi, jadi ada wilayah kerja masing-masing,” kata Hermanus.

Menurutnya, saat semua PTT sudah dibagikan, maka mereka wajib untuk bertanggung jawab dengan wilayahnya masing-masing.

“Kita membutuhkan tenaga PTT yang ditempatkan di Dinas Kebersihan, jadi jika nilai tes mereka buruk, kami akan pertimbangkan, karena memang selama ini kinerjanya baik dan mereka dibutuhkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Hermanus Man mengatakan, hasil tes PTT akan segera diumumkan.

Selanjutnya para PTT yang dinyatakan lulus akan menandatangani perpanjangan kontrak sampai Desember 2019.

“Kontraknya diperpanjang sampai Desember 2019, karena masuk tahun 2020 akan ada tes lagi. Tes ini akan digelar setiap tahun. Tujuannya agar Kota Kupang mendapatkan PTT yang benar-benar berkualitas dan bisa bekerja secara baik,” katanya.

Menurut Wawali, hasil tes akan diserahkan ke Wali Kota Kupang untuk memberikan pertimbangan, terkait perpanjangan kontrak PTT ataukah diberhentikan.

Tentunya kata Wawali, pertimbangan yang dilakukan sesuai dengan hasil tes yang ada, mulai dari penilaian kinerja, absensi, apakah PTT yang bersangkutan taat aturan atau tidak, datang dan pulang tepat waktu, hasil tes tertulis dan hasil tes wawancara.

“Dari beberapa aspek penilaian ini akan dinilai apakah PTT yang bersangkutan layak dipertahankan atau tidak. Selanjutnya akan diumumkan dan honor PTT pun akan dibayarkan,” ungkap Hermanus.

Terpisah, Sekretaris BKPPD Kota Kupang Paulce Amalo, mengatakan, hasil tes PTT sudah rampung dan hanya menunggu Wali Kota Kupang untuk diserahkan, dan hasilnya akan segera diumumkan.

“Kami sudah selesai merekap semua nilai. Semuanya dari beberapa aspek penilaian, mulai dari absensi, kinerja, tes tulis dan wawancara,” kata Paulce.

Dia mengaku, hasil yang akan diserahkan ke Wali Kota dalam bentuk rekapan nilai per item penilaian. Misalnya tes tulis skor berapa, tes wawancara berapa dan tes lainnya.

“Jadi dapat dipertimbangkan oleh Wali Kota karena nilainya per item. Misalnya jika tes tulisnya baik tetapi wawancaranya tidak baik, kinerja dan absensi baik, maka tentu ada pertimbangan tersendiri dari Wali Kota yang akan mengambil kebijakan,” ujarnya.

Dia mengaku, hasil tes akan diumumkan paling lambat pada Maret mendatang, agar honor PTT segera dibayarkan terhitung tiga bulan, mulai Januari, Februari dan Maret 2019. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LIFESTYLE & KESEHATAN

HUT Ke-4 Komunitas Kupang Max Owner, Gelar Mubes dan Donor Darah

Published

on

Pengurus Komunitas Kupang Max Owner berpose bersama setelah menggelar konferensi pers di Hotel Naka Kupang, Kamis (14/10/2021).
Continue Reading

EKONOMI

Bantu Ekonomi Masyarakat Saat Pandemi Covid-19, GMIT Hosana Sungkaen Gelar Pasar Rakyat

Published

on

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore didampingi Ketua Majelis Klasis Kota Kupang Timur, Pdt. Samuel Pandie, S.Th., dan Ketua Tim Penggerak Ekonomi Klasis Kota Kupang Timur, Absalom Sine, memantau stand pasar rakyat Loti K3T.
Continue Reading

HUKRIM

Mantan Karyawati Bank NTT Diamankan Polisi, Diduga Gelapkan Motor di Kupang

Published

on

Terlapor MYN alias Yolan (29) saat diperiksa penyidik Unit Reskrim Polsek Kelapa Lima.
Continue Reading
error: Content is protected !!