Connect with us

HUKRIM

Dugaan Aborsi oleh Mahasiswa di Kupang, Bayi Dikubur di Samping Asrama Pemda Alor

Published

on

Ilustrasi pembuangan bayi (NET)

Kupang, penatimor.com – Warga Kota Kupang kembali gempar dengan penemuan bayi yang diduga hasil aborsi, Senin (25/2).

Kasus ini sementara ditangani Unit Reskrim Polsek Kelapa Lima, Polres Kupang Kota.

Pelaku merupakan pasangan kekasih di luar nikah yang berdomisi di Jl. Alfa Omega, RT 13/RW 03, Kelurahan Lasiana.

Dugaan aborsi itu dilakukan di Asrama Pemda Alor, sekira pukul 17.00, Minggu (24/2).

Kapolsek Kelapa Lima AKP Didik Kurnianto yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan.

Menurut Didik, pelakunya adalah Hertini Djo Day (20) dan Kris Maaf Fanmabi (21). Keduanya mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Kupang.

Kapolsek Didik melanjutkan, sesuai pengakuan Kris Maaf Fanmabi, pada Sabtu (23/2), Hertini datang ke asramanya, mengatakan bahwa perut bagian bawah dekat pusar terasa sakit, lalu menginap di kamarnya.

Keesokan harinya sekira pukul 16.00, lanjut Kris, Herlina mengatakan ke dirinya sudah tidak tahan karena hendak melahirkan.

Dan sekira pukul 17.00, Herlina pun melahirkan sendiri di kamar, dan Kris mengaku membantu untuk membersihkan darah yang tercecer di kamar tersebut.

Kapolsek melanjutkan, setelah itu Kris membungkus bayi itu dengan kain dan diisi dalam kardus lalu dikuburkan sendiri di samping asrama mahasiswa Pemda Alor.

Setelah selesai melahirkan, Hertini mengeluh pusing dan kondisi nya semakin memburuk sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Mamami oleh teman-teman Kris di asrama tersebut.

“Setelah mendapat informasi dari masyarakat tentang kasus dugaan aborsi, pihak SPKT Polsek Kelapa Lima dan Raimas Polda NTT langsung ke RS Mamami untuk mengecek dan mendapatkan pasangan tersebut,” terang Kapolsek Didik.

Ditambahkan, dari hasil pengembangan dan keterangan dari pelaku, pihak kepolisian langsung ke TKP dimana bayi malang itu dikuburkan.

Hertini dan mayat bayi dibawa Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly Kupang. Sedangkan Kris sudah diamankan di Mapolsek Kelapa Lima. (R3)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Bupati Manggarai Barat Diperiksa Penyidik Kejati NTT Selama 8 Jam

Published

on

Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch. Dulla usai diperiksa penyidik Kejati NTT, Senin (18/1/2021).
Continue Reading

HUKRIM

Penyidik Kejati NTT Periksa Tambahan Andi Risky

Published

on

Tersangka Andi Riski Nur Cahya hendak dibawa ke Lapas Wanita Kupang usai menjalani pemeriksaan di kantor Kejati NTT, Senin (18/1/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kejati NTT Tangkap Mafia Tanah Labuan Bajo, Ajukan Izin Penahanan Bupati Mabar ke Mendagri

Published

on

Abrijal alias Unyil.
Continue Reading