Connect with us

HUKRIM

Penyimpangan Retribusi Parkir, Inspektorat Periksa Bendahara Penerimaan dan Kasubag Keuangan Dishub Kota Kupang

Published

on

Ilustrasi parkir (NET)

Kupang, penatimor.com – Empat pejabat dan seorang pegawai tidak tetap (PTT) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kupang menjalani pemeriksaan di Inspektorat Kota Kupang.

Pemeriksaan terkait dugaan penyimpangan retribusi parkir di Dishub Kota Kupang.

Empat pejabat tersebut dinonjobkan oleh Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, sementara seorang PTT dipecat.

Kepala Inspektorat Kota Kupang Alex Jewarus, menjelaskan, sudah ada delapan orang yang diperiksa, diantaranya lima orang mantan pegawai Dishub dan tiga orang saksi.

“Bendahara penerimaan dan Kasubag Keuangan kita sudah periksa juga,” kata Alex.

Inspektorat juga belum memastikan kasus tersebut merupakan tindak pidana korupsi atau pungutan liar.

“Kami belum bisa pastikan sebelum selesai pemeriksaan. Setelah pemeriksaan baru akan disampaikan apakah korupsi atau pungli,” ujar Alex.

Lebih lanjut dijelaskan, waktu pemeriksaan sesuai tugasnya selama sepuluh hari.

Namun karena kasus tersebut termasuk dalam kategori pemeriksaan khusus, maka tidak bisa berpatokan pada waktu yang ditentukan.

Apabila setelah waktu sepuluh hari belum selesai pemeriksaan maka pihaknya meminta penambahan waktu.

Alex Jewarus menambahkan terkait sanksi atau hukuman yang akan diberikan kepada kelima pegawai tersebut, bakal disesuaikan dengan jenis pelanggarannya.

“Ini pemeriksaan khusus sehingga tidak berpatokan pada waktu 10 hari itu. Kita lihat saja kalau setelah waktu yang ditentukan belum tuntas maka kita minta penambahan waktu,” ujarnya.

Terpisah, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang Elly Wairata, mengatakan,  waktu pertama pemeriksaan yang diminta Inspektorat selama sepuluh hari ternyata belum bisa menyelesaikan pemeriksaan.  Sehingga Inspektorat mengajukan permintaan penambahan waktu sampai 24 Februari mendatang.

“Ternyata dalam perjalanan pemeriksaan,  mereka membutuhkan waktu untuk menyelesaikan pemeriksaan dan sudah meminta waktu sampai 24 Februari mendatang. Jika hasil pemeriksaan sudah ada, maka akan langsung diserahkan ke Wali Kota untuk mengkaji dan mengambil keputusan,” kata Elly Wairata.

Untuk pendalaman, lanjut dia, pihaknya belum mengetahui apa saja yang didalami, tetapi diminta agar proses pemeriksaan bisa digelar lebih cepat agar keputusan juga bisa diambil.

“Memang ada beberapa saksi tambahan yang diperiksa. Saya juga sudah dengar hal ini. Prinsipnya semuanya kita serahkan ke Inspektorat agar semua proses bisa segera diselesaikan dan bisa mengambil keputusan nantinya,” ungkap sosok yang juga Asisten II Setda Kota Kupang ini.

Terpisah, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Kupang Nitanel Pandie, mengatakan, Dinas Perhubungan harus memperhatikan rekomendasi Komisi III,  yaitu tender parkir harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Maksudnya, tender harus berjalan sesuai dengan aturan. Jangan orang yang di luar tidak mengikuti tender namun mendapat tender. Saya sarankan agar Dinas Perhubungan menjalankannya sesuai dengan aturan,” harap Nitanel.

Untuk proses pemeriksaan di Inspektorat kata Nitanel, diharapkan berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Menurutnya masalah ini sudah viral sampai ke tingkat nasional sehingga harus ada kelanjutan dan jangan sampai berhenti atau hilang tanpa adanya akhir dari kasus ini.

“Yang paling penting adalah prinsip kehati-hatian dalam mengelola pemerintahan ini. Jangan sampai gegabah dan mengambil suatu langkah di luar aturan. Jangan sampai merugikan orang lain dan masyarakat,” tandas Nitanel.

Dia mengaku sangat mendukung pemerintah dalam memberikan sanksi jika memang nantinya terbukti ada yang menjadi tersangka dalam kasus ini.

“Jika perlu maka diambil jalur hukum,  tetapi tentunya harus sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada,” pungkas Nitanel Pandie. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Penemuan Mayat Gadis 18 Tahun di Kupang, Banyak Luka Tusuk

Published

on

Penemuan mayat gadis di Kelurahan Oenesu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.
Continue Reading

HUKRIM

Reses, Nining Basalamah Edukasi Warga Kelapa Lima Cegah Covid-19

Published

on

Anggota DPRD Kota Kupang Nining Basalamah menggelar reses di wilayah RT 06/RT 07, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Jumat (20/2/2021) petang.
Continue Reading

HUKRIM

Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan Gadis di Sumba Timur

Published

on

Aldy (24), pelaku yang membunuh korban ditangkap pada Kamis (18/2/2021) malam di  jalan  Trikora Swembak, RT 10/RW 03, kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.
Continue Reading