Connect with us

SOSBUD

Masak Daging Babi di Rumah, Tetangga Protes Bilang Aromanya Cemarkan Udara

Published

on

Dok. Ist

Kupang, Penatimor.com – Beredar video cekcok antar-tetangga ramai diperbincangkan di media sosial.

Mereka cekcok bukan karena kasus kriminal berat.

Video berdurasi 3 menit 45 detik itu beredar luas di media sosial facebook, dan ramai diperbincangkan netizen.

Keributan terjadi lantaran seorang pria sedang memasak daging babi (b2) namun diprotes warga yang merupakan tetangganya.

“Ini b2 (babi) gak bisa!” ucap pria bertubuh tambun.

Warga yang diprotes merasa kaget, ia berdalih tak ada undang-undang atau peraturan daerah (perda) yang melarang memasak babi di kediaman rumah tangga.

“Bapak tidak bisa seperti itu. Tidak ada undang-undang warga DKI boleh mengintervensi masakan tetangga,” tuturnya.

Aksi kedua pria ini menjadi tontonan warga lainnya, beberapa di antara mereka pun mencoba melerai agar tak terjadi kontak fisik.

“Sekarang saya tercemar. Saya di sini sejak kecil, dari umur 16 tahun,” ucap pria yang protes.

“Saya tahu. Tapi bapak gak punya hak,” jawab pria itu membela diri.

Situasi semakin memanas, bahkan pria bertubuh tambun itu mulai mengeluarkan kata-kata kasar.

“Saya punya hak. Itu babi!” ucapnya dengan kasar. (R2/tribunnews.com)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOSBUD

SALUT! Pemkab Kupang Respon Cepat Bantu Bocah Penderita Kanker Tulang

Published

on

Erwin Pantola, bocah 11 tahun penderita kanker tulang di jemput Pemkab Kabupaten Kupang untuk dirujuk ke rumah sakit.
Continue Reading

HUKRIM

Senyum Bahagia Korban Badai Seroja di Kupang Saat Terima Bantuan Kapolda NTT

Published

on

Korban badai Seroja, Ny Marthen Tafuli dan anak-anaknya tertawa bahagia saat berdialog dengan Kapolda NTT, belum lama ini.
Continue Reading

PENDIDIKAN

Peduli Pemulung, Petugas Kebersihan dan Loper Koran di Kupang, Siswa SMA Kolose Yogyakarta Bagi-bagi Makanan

Published

on

Tristan Caktiananta Binti (16) saat membagikan makan kepada pekerja pemulung.
Continue Reading
error: Content is protected !!