Connect with us

POLKAM

Ima Blegur Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Manulai II

Published

on

Anggota DPR RI Dr. Immanuel Blegur saat memaparkan materinya dalam sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Jemaat GMIT Lopo Matakus, Kelurahan Manulai II, Kota Kupang, Selasa (20/1).

Kupang, penatimor.com – Dr. Immanuel E. Blegur, anggota DPR RI asal Fraksi Golkar, melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Jemaat GMIT Lopo Matakus, Kelurahan Manulai II, Kota Kupang, Selasa (20/1).

Immanuel Blegur dalam sambutannya mengharapkan kepada seluruh peserta menanamkan semangat kebangsaan dalam hati para peserta, sehingga akan memaksimalkan pelaksanaan sosialisasi ini dengan baik.

Immanuel katakan, 4 Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sudah dipelajari sejak masih di bangku pendidikan, hingga saat ini pihaknya tetap melakukan sosialisasi guna memperkuat semangat hidup berbangsa dan bernegara demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam kaitan kehidupan berbangsa dan bernegara, jelas Immanuel, salah satu sila menegaskan tentang Persatuan Indonesia, dimana semangat persatuan dan kesatuan dapat dipertahankan dan dijaga dengan menghargai pluralisme dan kepelbagaian hidup bersama secara rukun dan damai

“Dalam realitas sebagai masyarakat Indonesia dengan pemberian Tuhan atas keyakinan yang berbeda-beda tetapi kita diberikan kemampuan, kearifan untuk hidup bersatu secara damai dalam rumah yang kita sebut dengan Indonesia,” kata Immanuel Blegur.

“Sebagai generasi penerus bangsa kita bertanggung jawab tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” lanjut dia.

Immanuel sampaikan, Kebhinekaan
Negara Indonesia dibangun atas kesadaran adanya keanekaragaman.

Dan beberapa saat ini, menurut Immanuel, sebagai bangsa sering diperhadapkan pada gerakan yang ingin mencabik rasa kebhinekaan kita, separatisme di Papua, dan gerakan atas nama agama tertentu secara bergelombang demontrasi.

“Gerakan seperti ini ingin mengabaikan semangat hidup beraneka ragam secara bersama dan damai,” tandas Immanuel Blegur.

Lanjutnya, NKRI sebagai harga mati yang telah disepakati para pendiri bangsa ketika mendirikan Bangssa Indonesia.

Untuk itu, Immanuel berpesan kita sebagai generasi penerus harus mempertahankan dan memperjuangkan semangat, nilai-nilai keindonesiaan yang kita cintai agar negara Indonesia tetap bertahan sampai anak cucu kita.

Sementara, Ketua GMKI Cabang Kupang Hambandima yang juga menghadiri acara ini, mengapresiasi sosialisasi tersebut karena dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sudah seyogyanya menanamkan nilai nilai kehidupan berbangsa yakni 4 Pilar Kebangsaan.

“Agar Indonesia sebagai rumah bersama, tetap terjaga dan akan bertahan sampai 1.000 tahun lagi,” harap dia. (R3)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLKAM

Jelang Natal-Tahun Baru, Polda NTT Antisipasi Ancaman Terorisme

Published

on

Kapolda NTT Irjen Pol Hamidin
Continue Reading

POLKAM

Dukungan Golkar NTT untuk Airlangga Hartarto Sudah Harga Mati

Published

on

Melki Laka Lena
Continue Reading

POLKAM

Jasman Abdulah Siap Pimpin Alor Pasca Djobo

Published

on

Jasman Abdulah saat berdiskusi bersama sejumlah aktivis mahasiswa asal Alor di Kupang, Rabu (20/11).
Continue Reading
loading...