Connect with us

POLKAM

Komisioner KPU NTT Periode 2019-2024 Gelar Apel dan Rapat Perdana

Published

on

Foto: IST

Kupang, Penatimor.com – Setelah pelantikan pada tanggal 8 Februari 2019 di Jakarta, hari ini 11 Februari 2019 para komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih untuk periode 2019-2023, menggelar rapat perdana.

Rapat perdana tersebut sebelumnya diawali dengan apel pagi di halaman kantor itu dan dipimpin Ketua KPU NTT, Thomas Dohu. Agenda rapat perdana ini adalah perkenalan komisioner dan sekretariat beserta jajarannya.

Ketua KPU NTT, Thomas Dohu dalam kata pembuka menyampaikan rasa syukurnya kepada Tuhan oleh karena kembali dipercaya menjadi komisioner di KPU NTT.

Selanjutnya, Thomas menyampaikan pembagian divisi, di mana Yosafat Koli membawahi Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Lodowyk Fredik membawahi Divisi Teknis Pemilu, Jefri Galla membidangi Divisi Hukum dan Fransiskus Vincent Diaz membidangi Divisi Program dan Data.

Pada kesempatan itu, Thomas juga menginformasikan terkait komposisi Tim Pemeriksa Daerah yang terdiri dari dua komisioner yakni Yosafat Koli dan Jefri Galla.

Selanjutnya, komposisi koordinator wilayah (korwil) yang bertanggung jawab untuk kabupaten/kota terdiri dari Thomas Dohu, menjadi korwil untuk Kabupaten Ende, Sumba Tengah, Kabupaten Kupang dan Belu.

Sedangkan, Yosafat Koli menjadi korwil untuk Kabupaten Lembata, Sikka, Manggarai Barat, Timor Tengah Selatan, Ngada. Fransiskus V. Diaz menjadi korwil untuk Manggarai, Rote Ndao, Flores Timur dan Alor.

Sementara Jefri Gala, sebagai korwil untuk Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Manggarai Timur dan Malaka. Dan Lodowyk Fredik menjadi korwil untuk Kota Kupang, Sabu Raijua, Sumba Timur dan Nagekeo.

Thomas menyampaikan, ada dua pola yang akan dibangun dalam melaksanakan tugas selama lima tahun ke depan yakni kolektif kolegial dan transparansi proses.

“Di samping dua pola utama tersebut aspek lain yang penting adalah soliditas dan koordinasi baik dengan mitra terdekat yakni sekretariat dan jajarannya, dengan hirarki di bawah yakni KPU Kabupaten/Kota, serta pihak eksternal seperti pemerintah dan media massa,” ujarnya.

Sekretaris KPU Provinsi NTT, Ubaldus Gogi berharap, tidak ada friksi antara komisioner dan sekretariat, para komisioner diminta memberi penghargaan yang layak bagi semua staf dan menjaga keharmonisan kerja.

“Ke depan, diharapkan semua tugas kelembagaan dapat berjalan secara terstandar dan terukur sehingga menghasilkan output atau hasil yang maksimal,” pungkas Ubaldus. (R2)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLKAM

Amankan Idul Fitri, 2.512 Personel Gabungan di NTT Disiagakan

Published

on

Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif dan Dandrem 161/ Wirasakti Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko dalam upacara gelar pasukan dilaksanakan di Lapangan Utama Mapolda NTT, Rabu (5/5/2021).
Continue Reading

POLKAM

5 Fraksi di DPRD Kota Kupang Nyatakan Mosi Tidak Percaya Terhadap Yeskiel Loudoe

Published

on

Sebanyak 21 anggota DPRD Kota Kupang menyatakan mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe.
Continue Reading

POLKAM

Anita Gah Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kupang

Published

on

Anggota Komisi X DPR RI asal Dapil NTT 2, Anita Jacoba Gah, melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada masyarakat Desa Kuenheum, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.
Continue Reading