Connect with us

HUKRIM

Dugaan Selingkuh, Istri Oknum Dosen Politani Minta Maaf ke Keluarga Ngefak

Published

on

Kuasa hukum GMTN, Alexander Frenklin Tungga dan Tommy Michael Dirgantara Jacob di kantornya, Kamis (7/1).

Kupang, penatimor.com – Kasus dugaan perselingkuhan yang sempat menggegerkan warga Kota Kupang belum lama ini, antara oknum dosen Politeknik Negeri Pertanian (Politani) Kupang dengan mahasiswinya berujung damai.

Kasus dosen Politani Kupang berinisial LL dengan mahasiswinya GMTN (18) ini telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Istri LL berinisial EO juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik, dan khususnya kepada keluarga besar Ngefak.

Permohonan maaf sekaligus mengklarifikasi atas informasi yang sempat menghebohkan warga Kota Kupang disampaikan kepada GTMN dan keluarga besarnya yakni keluarga besar Ngefak dan Ludji dihadapan kuasa hukum GTMN.

Permohonan maaf ini disampaikan EO didampingi suaminya LL di hadapan kuasa hukum GTMN di Kantor Hukum Jacob’s and Partners, yang beralamat di Jl. Ahmad Yani, Oeba, Kota Kupang, Kamis (7/2).

“Semua sudah selesai, sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Saya sebagai perempuan dan ibu meminta maaf kepada GTMN bersama keluarga besar Ngefak dan Ludji serta semua yang merasa dirugikan karena peristiwa tersebut,” ujar EO.

EO mengharapkan agar persoalan ini selesai dan tidak lagi ada masalah di kemudian hari.

“Dengan permohonan maaf melalui media dan juga sudah dilakukan upaya perdamaian secara kekeluargaan maka masalah ini sudah selesai,” katanya EO.

Terkait dengan informasi yang beredar bahwa dirinya didampingi anaknya melakukan penggerebekan terhadap suaminya di kamar kos Griya Oebufu, EO mengaku saat kejadian suaminya LL tidak berada bersama-sama dengan GTMN.

“Saat kejadian pak tidak ada di kos GTMN, setelah ada keributan baru pak datang. Saya minta maaf dari hati tanpa paksaan, karena kalau namanya minta maaf itu harus dari hati,” papar EO.

Alexander Frenklin Tungga dan Tommy Michael Dirgantara Jacob yang menjadi kuasa hukum GMTN, mengungkapkan kliennya bersama keluarga meminta agar isteri dosen LL meminta maaf melalui media karena kejadian tersebut, meski persoalan sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Keluarga GTMN meminta ibu EO untuk minta maaf, terlebih karena video yang beredar luas saat penggerebekan di kost Griya Oebufu,” katanya.

Tommy Jacob, menambahkan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan melibatkan pihaknya sebagai mediator.

Kliennya, lanjut Tommy, saat ini sedang beristirahat karena mengalami tekanan akibat peristiwa ini.

“Seperti yang telah dikatakan pak dosen, saat peristiwa itu pak dosen tidak berada di lokasi kostnya. Untuk seluruh persoalan telah diselesaikan secara kekeluargaan,” kata pengacara muda ini.

EO juga mengamini apa yang disampaikan oleh suaminya. Senada, ia menyampaikan bahwa persoalan telah diselesaikan.

“Persoalan sudah selesai, memang saat kejadian, suami (dosen LL) tidak ada di sana, dia datang untuk melerai,” imbuh EO.

Sementara, dosen LL yang dimintai tanggapanya terkait dengan penyelesaian masalah tersebut, enggan berkomentar. Bahkan diminta untuk difoto, dosen bergelar doktor itu dan istrinya meminta pengertian agar tidak difoto pada kesempatan tersebut. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Kejari Kota Kupang Musnahkan Barang Bukti 31 Perkara

Published

on

Sejumlah barang bukti dimusnahkan secara bersama-sama dengan cara dibakar pada dua buah wadah drum oleh Kajari Kota Kupang, perwakilan BNN, Polres Kupang Kota, Wakil Ketua PN Kelas IA Kupang dan Balai POM Kota Kupang.
Continue Reading

HUKRIM

Kapolda NTT Akan Proses Hukum Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19

Published

on

Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif.
Continue Reading

HUKRIM

SADIS! Bocah 4 Tahun di Sabu Raijua Tewas Tertimpa Batang Pohon Kelapa, Kepala Pecah

Published

on

Eksavator dan batang pohon kelapa dipasang police line sebagai barang bukti.
Continue Reading
error: Content is protected !!