Connect with us

HUKRIM

Lakalantas di Gua Monyet, Pelajar Asal Alor Tewas

Published

on

Tim SAR saat mengevakuasi jenazah korban di Taman Wisata Gua Monyet, Selasa (19/1).

Kupang, penatimor.com – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal di Jl. M. Praja, Kelurahan Alak, persis nya di sekitar Taman Wisata Gua Monyet, berujung maut, Selasa (29/1) dinihari.

Korban tewas terindentifikasi adalah Veky Bura, siswa salah satu SMA di Kota Kupang.

Pelajar yang juga asal Kabupaten Alor itu berdomisili di Kelurahan Bonipoi.

Informasi yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP), menyebutkan, korban Veky Bura dan rekannya Anjar Mukolang awalnya berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi DH 5770 HL.

Keduanya kemudian mengalami kecelakaan sekitar pukul 02.00 dinihari.

Anjar Mukolang, penumpang sepeda motor nahas itu juga adalah salah satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) asal Kabupaten Alor.

Dia kini mendapat perawatan intensif di RSUD Prof. Dr. W.Z. Yohanes Kupang.

Kasat Lantas Polres Kupang Kota Iptu Rocky Junasmi melalui Kanit Laka Ipda Enos Bili, mengatakan, informasi lakalantas tersebut diperoleh dari laporan anggota polisi KP3 Laut Pelabuhan Tenau.

Sesuai laporan yang diterima kata Enos, pihaknya diinformasikan bahwa telah terjadi kecelakaan tunggal sekitar pukul 02.00 dinihari.

Atas informasi tersebut, lanjut dia, anggota nya langsung ke TKP, sedangkan korban Anjar Mukolang saat itu sudah dilarikan ke Rumah Sakit TNI Angkatan Laut oleh petugas KP3 Laut.

“Pagi nya korban Anjar sadar dan memberitahukan ke polisi bahwa dia mengalami kecelakaan bersama temannya. Kami langsung turun kembali ke TKP untuk mencari korban Veky Bura,” jelas Kanit Laka.

Korban Veky Bura diduga terpental hingga jatuh di dalam lubang yang kedalaman nya mencapi belasan meter, dan saat ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Untuk mengevakuasi jenazah korban, polisi dibantu oleh tim Basarnas,TNI dan warga sekitar. Jenazah baru dievakuasi keluar sekira pukul 11.30.

Jenazah korban sudah diambil oleh pihak keluarga, yaitu tanta korban, sedangkan orangtua nya berada di Kabupaten Alor. (R3)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

HBA Ke-61, Kejari TTU Hadiahi Tersangka Penganiayaan SKP2 dan Piagam Penghargaan kepada Korban

Published

on

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, S.H.,M.H.,menyerahkan piagam penghargaan kepada korban Natsimus Asionpah.
Continue Reading

HUKRIM

Gunakan Kapal Pinisi, Kejari Lembata Gelar Prosesi Tabur Bunga di Teluk Lewoleba

Published

on

Kajari Lembata, Ridwan Sujana Angsar, SH., dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharma Karini Daerah Lembata, Ny. Melani Angsar hendak melepaskan karangan bunga di Teluk Lewoleba, Rabu (21/7/2021) pagi.
Continue Reading

HUKRIM

Pimpinan RS Siloam Kupang Nyaris jadi Korban Penipuan-Pemerasan, Pelaku Mengaku Perwira Polisi

Published

on

Direktur RSU Siloam Kupang, dr. Hans Lie, MSc., dan Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P. Tarung Binti, SIK.
Continue Reading
error: Content is protected !!