Connect with us

HUKRIM

Dosen dan Mahasiswinya Diduga Berzinah, Politani Beri Sanksi Tegas

Published

on

Thomas Lapenangga

Kupang, penatimor.com – Manajemen Politeknik Negeri Pertanian (Politani) Kupang bakal mengambil sikap tegas terhadap oknum dosennya Dr. Laurensius Lehar dan oknum mahasiswi Gratia Ngefak yang diduga melakukan perzinahan.

Direktur Politani Kupang Thomas Lapenangga yang dikonfirmasi wartawan, Senin (14/1), mengatakan, pihaknya hari ini telah melakukan rapat internal yang membahas khusus dugaan perzinahan oknum dosen dan mahasiswi Politani.

“Hari ini kita rapat internal. Keputusannya seperti apa, akan kami sampaikan,” kata Thomas.

Thomas Lapenangga, sebelumnya membenarkan bahwa Dr. Laurensius Lehar adalah salah satu dosen di lembaga perguruan tinggi yang sedang dipimpinnya.

Tidak hanya itu, Thomas juga membenarkan bahwa Gratia Ngefak yang diduga merupakan wanita idaman lain Laurensius Lehar adalah mahasiswinya.

“LL baru saja menyelesaikan studi S3 nya itu,” kata Thomas saat diwawancarai, Jumat (11/1).

Direktur Politani Kupang juga sampaikan bahwa Gratia Ngefak adalah mahasiswi nya yang kini berada di semester 1 Program Studi Penyuluhan Pertanian Lahan Kering (PPLK) Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering (MPLK) Politani Kupang. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Komplotan Pencuri Sapi di Kupang Segera Diadili di Pengadilan, Pimpinannya Pecatan Polisi

Published

on

Pelimpahan tahap kedua perkara dugaan tindak pidana pencurian ternak sapi di kantor Kejari Kabupaten Kupang, Jumat (24/9/2021). Tampak para tersangka diperiksa petugas Kejaksaan.
Continue Reading

EKONOMI

Pimpinan SMMF Cabang Sikka Apresiasi Putusan MK, Terkait Eksekusi Jaminan Fidusia

Published

on

Pimpinan Sinarmas Multifinance Cabang Sikka, Christ B.M. Johannis, SH.
Continue Reading

HUKRIM

Dugaan Malpraktek, Seorang Pria Asal TTU Diamankan Polisi

Published

on

Terduga pelaku malpraktek Antonius Elfridus Haikilo.
Continue Reading
error: Content is protected !!