Connect with us

UTAMA

Wakapolda Minta Dukungan Diaspora Alor di Kupang

Published

on

Wakapolda NTT Brigjen Pol Johanis Asadoma dan istri disambut dengan tarian Cakalele saat syukuran Natal IKKA di Aula Politani Kupang, Jumat (21/12).

Kupang, penatimor.com – Brigjen Pol Johanis Asadoma yang baru saja menjabat sebagai Wakapolda NTT meminta dukungan dari keluarga besar Alor yang berdomisili di Kota Kupang untuk membantu dan mendukung dirinya dalam menjaga kamtibmas di NTT.

Hal tersebut disampaikan dalam acara perayaan Natal dan silaturahmi bersama Ikatan Keluarga Kepulauan Alor (IKKA) di Auditorium Politani Kupang, Jumat (21/12).

Mantan Wakapolda Sulawesi Utara itu menambahkan, dukungan yang diharapkan agar pada masa jabatannya sebagai salah satu putra terbaik NTT di jajaran kepolisian Polda NTT mendapat penilaian yang baik dari pimpinannya.

“Dukungan yang diharapkan sangat mudah, keluarga besar Alor harus mentaati aturan yang ada, menjaga keamanan di lingkungan masing-masing, tidak membuat kerusuhan dan kekacauan. Itu sudah membantu saya dalam menjalankan tugas yang diemban,” kata mantan atlet tinju perwakilan Indonesia di Olimpiade Amerika itu.

Lanjut jenderal bintang satu yang akrab disapa Jhoni itu, ketertiban masyarakat bukan saja menjadi tanggungjawab dirinya atau hanya jajaran kepolisian atau pihak keamanan lainnya, melainkan menjadi tanggungjawab bersama.

“Ini merupakan tanggungjawab kita semua masyarakat. Situasi aman semua bekerja dengan tenang dan nyaman,” ujar Jhoni.

Langkah-kangkah untuk menjaga Kota Kupang yang aman, nyaman dan kondusif juga bagian dari dukungan terhadap pemerintah, baik Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT.

Selain meminta dukungan menjaga kamtibmas, sosok yang juga Ketua Umum PB Pertina itu juga mengharapkan kepada para pemuda Alor untuk merubah stigma buruk tentang pemuda Alor.

Hal tersebut diingatkan Jhoni, karena bagi dia pemuda Alor di mata masyarakat Kota Kupang, dianggap sebagai pengacau.

“Maka stigma ini kita harus melawan dan merubah untuk berkembang di setiap waktu dan berbagai bidang,” harap Wakapolda.

Sebelumnya, Jhoni Asadoma yang hadir dengan mengenakan pakaian adat Alor dan didampinggi istrinya itu tiba di Politani Kupang sekitar puku 06.00 itu disambut dengan tarian perang Cakalele.

Usai perayaan Natal dan Silaturahmi, para masyarakat asal Alor yang hadir saat dihipnotis oleh lagu-lagu yang dibawakan Andmesh Kamaleng, Evi Millu dan puluhan artis Alor di Kupang.

Ada juga fashion show, paduan suara, dan lego-lego. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Mantan Karyawati Bank NTT Diamankan Polisi, Diduga Gelapkan Motor di Kupang

Published

on

Terlapor MYN alias Yolan (29) saat diperiksa penyidik Unit Reskrim Polsek Kelapa Lima.
Continue Reading

HUKRIM

Polda NTT Bekuk 3 Pencuri Battrey Tower Telkomsel di Kupang

Published

on

Tiga pelaku pencuri battrey tower PT Telkomsel ketika dibekuk tim Resmob Subdit III Jatanras, Ditreskrimum, Polda NTT.
Continue Reading

EKONOMI

Grab Bersama Emtek Targetkan Percepatan Digitalisasi UMKM di Kupang Melalui Program Kota Masa Depan

Published

on

Director of East Indonesia, Grab Indonesia, Halim Wijaya (kanan) secara simbolis menyerahkan donasib erupa oxygen generator kepada Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man (kiri) di Kupang (14/10/2021).
Continue Reading
error: Content is protected !!