Connect with us

EKONOMI

Jelang Natal dan Tahun Baru, Ketersediaan dan Harga Pangan di NTT Stabil

Published

on

Kupang, Penatimor.com – Dalam rangka pengendalian pasokan dan harga bahan kebutuhan pokok dan strategis menghadapi hari-hari besar keagamanaan nasional (HBKN) dan untuk mengantisipasi stabilitas harga pangan menjelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), selain melakukan pemantauan ke Pasar Kasih Naikoten Kota Kupang dan peternak ayam petelur lokal (17/12/2018), juga melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Selasa (18/12/2018).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTT, Yovita A. Mitak mengatakan, secara umum ketersediaan komoditas pangan pokok aman dan stabil. “Pasokan dan harga komoditas pangan secara umum aman dan masih terkendali,” ujar Yovita.

Yovita menjelaskan, untuk harga beras berada pada kisaran Rp. 9.000,-/Kg – Rp. 11.000,-/Kg, cabai merah keriting Rp. 30.000,-/Kg, cabai merah besar Rp. 30.000,-/Kg, cabai rawit merah Rp. 40.000,-/Kg, bawang merah Rp. 15.000,-/Kg – Rp. 20.000,-/Kg, bawang putih Rp. 22.000,-/Kg, minyak goreng curah Rp. 12.500,-/liter, gula pasir curah Rp. 12.000,-/Kg, dan daging sapi murni Rp. 90.000,-/Kg.

“Beberapa komoditas memang sedikit mengalami kenaikan, seperti daging ayam ras dari Rp 26.000,-/Kg menjadi Rp 37.500,-/Kg, dan telur ayam ras berkisar ras Rp 27.000,-/Kg – Rp 33.000,-/Kg,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTT, Hadji Husen menyampaikan, pihaknya terus melakukan pemantauan harga pangan di 22 kabupaten/kota di NTT, sehingga jika terjadi gejolak kenaikan harga, akan cepat terdeteksi.

“Setiap hari kami pantau harga bahan pangan pokok strategis di pasar dari seluruh kabupaten/kota. Selanjutnya disampaikan kepada gubernur dan bila diperlukan segera dilakukan intervensi pasar,” tuturnya.

Kepala Divre Bulog NTT, Eko Pranoto menyampaikan, pihaknya memiliki stok yang cukup untuk melakukan stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui operasi pasar.

“Stok beras Bulog saat ini sangat kuat, aman untuk empat bulan kedepan. Seperti pada saat ini, kami melaksanakan Bazar Pangan Murah di Polda yang sangat diminati oleh masyarakat antara lain yaitu beras, gula, minyak, bawang, ayam, dan telur,” ujar Eko.

Salah satu poin kesepakatan dalam
Rakor tersebut yakni akan mengadakan pertemuan dalam waktu dekat (21/12/2018) melakukan tindak lanjut dengan mengundang para distributor, operasi pasar, dan menambah pasokan dari Dinas Peternakan sebanyak 40 ribu ekor ayam khusus untuk HBKN dengan harga Rp. 35.000,-/Kg, maksimal Rp. 40.000/Kg. (R2)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKONOMI

Walau Pandemi Covid-19, Pertumbuhan Ekonomi NTT Cukup Baik

Published

on

Wakil Gubernur NTT Josep Nae Soi menyampaikan pidato dalam rangka memperingati HUT NTT Ke-62 di Aula Fernandez Lantai 4 Kantor Gubernur NTT, Jumat (18/12/2020) siang.
Continue Reading

EKONOMI

Panen Hadiah Simpedes, Nasabah BRI Unit Gunung Sirung Kalabahi Raih Hadiah Mobil

Published

on

Pemimpin Cabang BRI Kalabahi ,Vierdhy Yosua RB Simamora didampingi Asisten Manager Pemasar Mikro Sapto Sumargo saat memberikan hadiah kepada nasabah Ungge Garajang.
Continue Reading

EKONOMI

Sabtu, Sinarmas Maumere Gelar Bursa Mobil Bekas

Published

on

Branch Manager (BM) Sinarmas Multifinance Maumere, Christ BM Johannis, SH.
Continue Reading